Konten dari Pengguna

Contoh Kalimat Majas Litotes, Pengertian, dan Cara Membuatnya

Inspirasi Kata

Inspirasi Kata

Menyajikan artikel berisi kata-kata, kutipan, dan kalimat yang menginspirasi pembaca.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Inspirasi Kata tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kalimat majas litotes. Unsplash.com/James-Bold
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kalimat majas litotes. Unsplash.com/James-Bold

Contoh kalimat majas litotes adalah salah satu jenis majas yang digunakan untuk merendahkan diri atau sesuatu yang sebenarnya lebih dari apa yang diungkapkan. Tujuan majas ini untuk menunjukkan kerendahan hati atau kesopanan.

Dikutip dari Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, Analisis Gaya Bahasa pada Kumpulan Puisi Chairil Anwar, Stefanus Tinambunan, 2022, 24, majas litotes sering digunakan dalam percakapan sehari-hari sebagai bentuk sopan santun atau agar tidak terdengar sombong.

Daftar isi

Cara Membuat Kalimat Majas Litotes

Ilustrasi contoh kalimat majas litotes. Unsplash.com/Mel-Poole

Berikut ini penjelasan tentang cara membuat kalimat majas litotes, diantaranya:

  • Pilih subjek yang ingin dijelaskan, misalnya pencapaian atau kemampuan.

  • Gunakan kata-kata yang bersifat merendahkan, meskipun kenyataannya jauh lebih baik.

  • Pastikan konteksnya tetap mengisyaratkan kebaikan atau kelebihan, meskipun dikatakan sebaliknya.

  • Hindari penggunaan majas litotes untuk situasi yang tidak sesuai atau dapat mengaburkan pesan.

Contoh Kalimat Majas Litotes

Ilustrasi contoh kalimat majas litotes. Unsplash.com/Maxim-Hopman

Setelah memahami cara membuatnya di atas, berikut ini terdapat deretan contoh kalimat majas litotes:

  1. “Saya hanya orang biasa yang tak banyak tahu soal bisnis ini.” (Padahal orang tersebut sebenarnya ahli dalam bisnis.)

  2. “Rumah kami sangat sederhana, hanya gubuk kecil yang bisa ditempati.” (Padahal rumahnya sebenarnya besar dan nyaman.)

  3. “Hasil karya saya ini hanya coretan tidak berarti.” (Padahal karya tersebut sangat bagus dan bernilai seni tinggi.)

  4. “Makanan yang saya masak ini sangat sederhana, tidak seberapa.” (Padahal makanannya sangat enak dan bergizi.)

  5. “Prestasi saya di sekolah ini hanya sedikit dibanding teman-teman lain.” (Padahal prestasinya sangat menonjol di sekolah.)

  6. “Saya hanya pegawai kecil yang tidak punya pengaruh apa-apa.” (Padahal ia sebenarnya memiliki posisi yang penting dalam perusahaan.)

  7. “Terima kasih sudah mampir di rumah kami yang kecil dan tidak seberapa.” (Padahal rumah tersebut besar dan nyaman.)

  8. “Hadiah ini tidak seberapa, hanya sedikit untuk menunjukkan rasa terima kasih.” (Padahal hadiahnya sangat mahal dan berharga.)

  9. “Saya hanya anak kampung yang tidak tahu banyak soal kota besar.” (Padahal ia sudah lama tinggal di kota dan sangat paham seluk-beluknya.)

  10. “Tugas ini mudah saja, mungkin Anda bisa membuatnya lebih baik.” (Padahal tugas tersebut sangat sulit dan dikerjakan dengan sempurna.)

  11. “Mobil saya hanya kendaraan tua yang sudah sering mogok.” (Padahal mobilnya masih baru dan dalam kondisi baik.)

  12. “Anak saya hanya mendapat nilai kecil di ujian kemarin.” (Padahal anaknya mendapat nilai tertinggi.)

  13. “Acara ini sederhana sekali, mohon maaf jika tidak sesuai harapan.” (Padahal acaranya sangat meriah dan tertata rapi.)

  14. “Pekerjaan saya ini sepele, tidak ada yang spesial.” (Padahal pekerjaannya sangat penting dan berpengaruh.)

  15. “Saya hanya petani kecil yang tidak tahu apa-apa tentang politik.” (Padahal ia sangat paham dan terlibat aktif dalam politik lokal.)

  16. “Silakan coba masakan ini, meski rasanya mungkin kurang enak.” (Padahal masakannya sangat lezat.)

  17. “Saya hanya lulusan sekolah biasa, tidak banyak yang bisa dibanggakan.” (Padahal ia lulusan universitas ternama.)

  18. “Kantor kami ini kecil dan tidak seberapa.” (Padahal kantornya luas dan modern.)

  19. “Saya tidak banyak tahu soal seni, hanya seorang pemula.” (Padahal ia adalah seniman yang diakui.)

  20. “Ini cuma karya kecil saya, mungkin kurang layak dipajang.” (Padahal karyanya sangat indah dan berkualitas tinggi.)

  21. “Tolong terima bingkisan ini, meskipun nilainya tidak seberapa.” (Padahal bingkisannya sangat berharga.)

  22. “Maaf kalau presentasi saya kurang jelas, saya bukan pembicara yang baik.” (Padahal presentasinya sangat informatif dan menarik.)

  23. “Kami hidup dengan sangat sederhana di rumah kecil ini.” (Padahal rumahnya besar dan nyaman.)

  24. “Saya cuma orang biasa yang tidak paham soal ilmu tinggi.” (Padahal ia sangat cerdas dan berpendidikan tinggi.)

  25. “Buku ini hanya tulisan sederhana, tidak seberapa dibanding karya lainnya.” (Padahal bukunya sangat mendalam dan populer.)

  26. “Saya hanya orang tua yang tidak tahu banyak soal teknologi.” (Padahal ia sangat menguasai teknologi.)

  27. “Mohon maaf jika layanan kami tidak maksimal, kami hanya usaha kecil-kecilan.” (Padahal layanan mereka sangat baik dan profesional.)

  28. “Hadiah ini hanya cenderamata kecil dari kami.” (Padahal hadiahnya sangat berharga dan mewah.)

  29. “Kebun kami ini kecil, hanya cukup untuk keluarga.” (Padahal kebunnya luas dan produktif.)

  30. “Saya hanya guru biasa, tidak banyak ilmu yang bisa dibagi.” (Padahal ia guru yang sangat berpengalaman dan dihormati.)

  31. “Maaf kalau rumah kami sempit dan kurang nyaman.” (Padahal rumahnya sangat luas dan nyaman.)

  32. “Saya hanya memiliki sedikit uang, tidak banyak yang bisa saya berikan.” (Padahal ia sangat kaya dan dermawan.)

  33. “Baju ini biasa saja, tidak layak dikenakan di acara besar.” (Padahal bajunya sangat elegan dan mahal.)

  34. “Cuma mainan kecil ini yang bisa saya berikan.” (Padahal mainannya sangat istimewa dan unik.)

  35. “Pengalaman saya di bidang ini sangat sedikit, masih harus banyak belajar.” (Padahal pengalamannya sangat luas dan mendalam.)

  36. “Usaha kami ini sangat kecil, mungkin tidak sebanding dengan perusahaan besar.” (Padahal usahanya sudah berkembang pesat dan sukses.)

  37. “Maaf jika pidato saya terlalu singkat dan tidak menyentuh.” (Padahal pidatonya sangat mendalam dan berkesan.)

  38. “Jangan berharap banyak dari saya, saya hanya orang kecil yang tidak punya kemampuan apa-apa.” (Padahal ia sangat berbakat dan berpengaruh.)

  39. “Saya hanya mahasiswa biasa, prestasi saya tidak seberapa.” (Padahal ia sangat berprestasi di kampus.)

  40. “Silakan terima kue ini, meskipun rasanya mungkin tidak enak.” (Padahal kue tersebut sangat enak dan populer.)

  41. “Jangan berharap lebih dari hasil karya saya, hanya coretan sederhana.” (Padahal hasil karyanya sangat indah dan bernilai tinggi.)

  42. “Maaf kalau pelayanan kami kurang maksimal, kami hanya toko kecil.” (Padahal toko mereka cukup besar dan pelayanannya sangat baik.)

  43. “Terima kasih sudah mampir, rumah ini hanya gubuk kecil saja.” (Padahal rumahnya besar dan sangat nyaman.)

  44. “Saya hanya pedagang kecil yang tidak tahu banyak soal bisnis.” (Padahal ia adalah pengusaha sukses.)

  45. “Hasil ujian saya hanya sekadar cukup untuk lulus.” (Padahal ia mendapat nilai tertinggi di kelasnya.)

  46. “Silakan mencicipi, masakan saya ini hanya masakan biasa.” (Padahal masakannya sangat lezat dan kompleks.)

  47. “Terima kasih atas bantuannya, meskipun ini hanya bantuan kecil.” (Padahal bantuan tersebut sangat berarti dan bernilai besar.)

  48. “Hasil kerja saya ini mungkin jauh dari sempurna.” (Padahal hasil kerjanya sangat bagus dan memuaskan.)

  49. “Saya cuma bisa berkontribusi sedikit untuk proyek ini.” (Padahal kontribusinya sangat besar dan penting.)

  50. “Kado ini tidak ada apa-apanya dibanding perhatianmu.” (Padahal kadonya sangat berharga.)

  51. “Saya tidak ahli dalam bidang ini, hanya mencoba saja.” (Padahal ia sangat menguasai bidang tersebut.)

  52. “Ini hanya usaha kecil yang baru mulai berkembang.” (Padahal usahanya sudah cukup besar dan sukses.)

  53. “Rumah kami ini sangat sederhana dan kecil.” (Padahal rumahnya besar dan megah.)

  54. “Terima kasih, meskipun ini hanya karya kecil saya.” (Padahal karyanya sangat bernilai.)

  55. “Saya hanya sekadar beruntung, tidak ada yang istimewa.” (Padahal pencapaiannya hasil kerja keras dan sangat istimewa.)

  56. “Maaf jika saya belum bisa banyak membantu, saya hanya orang biasa.” (Padahal ia sangat banyak membantu.)

  57. “Baju yang saya kenakan ini hanya pakaian biasa, tidak layak di acara besar.” (Padahal bajunya sangat indah dan mewah.)

  58. “Saya hanya seorang karyawan biasa yang tidak punya banyak pengaruh.” (Padahal posisinya cukup penting di perusahaan.)

  59. “Ini hanya sedikit uang, semoga bisa membantu.” (Padahal jumlah uangnya sangat besar dan signifikan.)

  60. “Mohon maaf kalau rumah kami ini sempit dan tidak nyaman.” (Padahal rumahnya sangat luas dan nyaman.)

  61. “Saya hanya bisa memberikan sedikit informasi, tidak seberapa dibanding yang lain.” (Padahal informasi yang diberikan sangat berharga dan lengkap.)

  62. “Terima kasih sudah mau menerima hadiah sederhana ini.” (Padahal hadiahnya sangat istimewa dan bernilai tinggi.)

  63. “Saya hanya punya sedikit pengalaman di bidang ini.” (Padahal pengalamannya sangat luas dan mendalam.)

  64. “Tolong abaikan tulisan saya, mungkin tidak begitu penting.” (Padahal tulisannya sangat penting dan bermakna.)

  65. “Maaf jika pidato saya ini tidak bagus, saya bukan pembicara yang baik.” (Padahal pidatonya sangat berkesan dan memotivasi.)

  66. “Cuma ini yang bisa saya lakukan, maaf kalau tidak seberapa.” (Padahal yang ia lakukan sangat membantu.)

  67. “Saya hanya mahasiswa biasa, belum banyak ilmu yang saya miliki.” (Padahal ia sangat berprestasi dan cerdas.)

  68. “Silakan mencoba, meskipun ini hanya hidangan sederhana.” (Padahal hidangannya sangat mewah dan enak.)

  69. “Prestasi saya di bidang olahraga tidak ada apa-apanya dibanding orang lain.” (Padahal ia adalah atlet berprestasi di banyak kejuaraan.)

  70. “Saya hanya orang kecil yang tidak punya kemampuan apa-apa.” (Padahal ia sangat berbakat dan berpengaruh.)

Contoh-contoh kalimat majas litotes ini mengekspresikan kerendahan hati seseorang yang berbicara. Hal ini diekspresikan dengan cara merendahkan sesuatu yang sebenarnya lebih dari apa yang dikatakan.(Win)

Baca juga: 80 Contoh Kalimat Majas Sindiran beserta Artinya