Konten dari Pengguna

Wayang Wong: Pengertian dan Sejarahnya di Keraton Yogyakarta

J

Jejak Sejarah

Artikel yang membahas seputar ilmu sejarah dalam maupun luar negeri.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Wayang Wong. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Wayang Wong. Foto: Pixabay.

Wayang wong dikenal sebagai salah satu bentuk seni pertunjukan yang tumbuh di lingkungan keraton dan masyarakat Jawa. Kesenian ini memadukan drama, tari, dan musik dengan kisah-kisah klasik yang diambil dari cerita pewayangan. Keistimewaan wayang wong terletak pada kemampuannya menampilkan lakon wayang dalam bentuk pertunjukan manusia, bukan boneka.

Apa yang Dimaksud dengan Wayang Wong?

Menurut artikel Wayang Wong, Drama Tari Kenegaraan Keraton Yogyakarta oleh laman resmi Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Wayang wong adalah bentuk drama tari tradisional yang berkembang bersama wayang kulit sejak masa Mataram Kuno, di mana istilah aslinya “wayang wwang” menunjukkan pertunjukan wayang yang dimainkan oleh manusia, bukan boneka. Dalam tradisi Jawa klasik, wayang wong adalah pertunjukan drama tari yang dimainkan oleh manusia sebagai pemeran utama, mengangkat cerita-cerita wayang yang pernah dipentaskan dalam tradisi wayang kulit.

Ciri Khas Wayang Wong

Wayang wong di Keraton Yogyakarta merupakan drama tari tradisional yang dipentaskan secara akbar, melibatkan ratusan penari dan dipentaskan dalam rangka upacara resmi serta perayaan penting sebagai bagian dari budaya istana.

Sejarah Wayang Wong di Keraton Yogyakarta

Wayang wong di Keraton Yogyakarta mulai dipentaskan sejak pertengahan abad ke-18, dengan lakon Gandawardaya sebagai pertunjukan pertama, dan sejak itu dipakai dalam upacara ritual kenegaraan serta perayaan istana.

Awal Mula dan Peran Keraton

Keraton Yogyakarta mengambil alih, mengembangkan, dan menempatkan wayang wong dalam posisi terhormat sebagai kesenian istana yang dipentaskan dalam upacara ritual kenegaraan sejak masa Sri Sultan Hamengku Buwono I.

Perkembangan dan Fungsi Kenegaraan

Selain sebagai pertunjukan ritual kenegaraan, wayang wong juga berfungsi sebagai sarana pendidikan tata krama dan legitimasi budaya dalam tradisi Keraton Yogyakarta.

Unsur-Unsur dan Ciri Khas Wayang Wong

Wayang wong tidak hanya menawarkan cerita menarik, tetapi juga menampilkan berbagai unsur seni yang menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton.

Musik, Tari, dan Lakon

Wayang wong adalah drama tari tradisional yang menampilkan lakon dari epos Ramayana atau Mahabharata, dipentaskan melalui gerak tari dan drama oleh para pemain secara dramatik.

Kesimpulan

Wayang wong merupakan seni tradisional yang lahir dari lingkungan keraton dan berkembang menjadi warisan budaya Jawa yang bernilai tinggi. Dengan paduan drama, tari, dan musik, wayang wong tidak hanya mempertontonkan keindahan estetika, tetapi juga menyampaikan kearifan lokal dan filosofi kehidupan. Keberadaan wayang wong di Keraton Yogyakarta membuktikan peran penting seni tradisi dalam menjaga identitas budaya.

Reviewed by Melody Aria Putri, S.Hum., Gr.