Bangsring Underwater Banyuwangi, Destinasi Ekowisata di Ujung Timur Pulau Jawa

Jendela Dunia
Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
Konten dari Pengguna
21 April 2024 14:23 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Bangsring Underwater Banyuwangi. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Bangsring Underwater Banyuwangi. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash.com
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Banyuwangi memiliki banyak sekali tempat wisata yang bisa dikunjungi. Salah satu tempat tersebut adalah Bangsring Underwater Banyuwangi yang kental dengan pesona alamnya.
ADVERTISEMENT
Tempat ini merupakan destinasi ekowisata berbasis konservasi ikan dan terumbu karang. Lebih menariknya lagi, destinasi ini diinisiasi dan dikelola sendiri oleh kelompok nelayan lokal.

Daya tarik Bangsring Underwater Banyuwangi

Bangsring Underwater Banyuwangi. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: unsplash.com
Keindahan taman bawah laut di Bangsring Underwater Banyuwangi masih benar-benar terjaga. Di sini pengunjung dapat melihat banyak sekali ikan hias seperti Nemo dan yang lainnya.
Namun untuk bisa melihatnya pengunjung perlu snorkeling atau diving terlebih dahulu. Bagi pemula yang belum pernah snorkeling atau diving tidak perlu khawatir karena pihak pengelola menyediakan pemandu yang akan memberi arahan.
Tempat wisata ini diinisasi dan dikelola oleh nelayan lokal sejak tahun 2008. Namun tempat ini sendiri baru resmi dibuka pada tahun 2014.
Dikutip dari banyuwangitourism.com, tempat ini juga dikenal dengan sebutan Rumah Apung yang berfungsi sebagai klinik ikan dan tempat penangkaran hiu. Rumah Apung adalah rumah kayu berukuran 27 x 7 meter, serta berada sekitar 20 meter dari bibir pantai.
ADVERTISEMENT
Selain itu pengunjung juga bisa berenang dengan Ikan Hiu Sirip Hitam yang berada di karamba (sangkar). Pengalaman ini akan menjadi pengalaman yang berkesan sekaligus menguji nyali bagi pengunjung yang ingin mencobanya.
Sebagai wilayah konservasi, pengunjung juga bisa melakukan penanaman terumbu karang sebagai bagian dari program Marine Education. Program tersebut bertujuan untuk mengajak generasi penerus untuk mencintai dan menjaga pentingnya ekosistem laut.
Destinasi wisata ini berada di Jl. Raya Banyuwangi Situbondo, Bangsring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Buka setiap hari mulai pukul 08.30 - 18.30 WIB.
Untuk harga tiketnya masuknya pengunjung perlu menyiapkan uang sebesar Rp5.000 per orang. Namun apabila wisatawan ingin menikmati fasilitas lainnya seperti snorkeling dan diving, tentunya akan dikenakan tarif tambahan.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari web resminya, www.bangsringunderwater.com, apabila ada pertanyaan lebih lanjut mengenai kawasan wisata ini, dapat menghubungi nomor 08123351548.
Demikian informasi mengenai Bangsring Underwater Banyuwangi yang menjadi destinasi ekowisata di ujung timur Pulau Jawa. Setelah berkunjung dari tempat ini diharapkan pengunjung dapat menjaga kelestarian ekosistem laut. (SAN)