Jadwal JAFF 2025, Program, dan Lokasinya

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebelum musim festival film datang, informasi mengenai jadwal JAFF 2025 mulai dicari para pencinta film. Festival ini selalu menjadi ruang untuk bertemu dengan karya baru, pembuat film, serta energi kreatif yang tumbuh di industri perfilman independen.
Maka tidak heran jika kabar mengenai tanggal, susunan acara, dan rangkaian kegiatan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) selalu dinantikan untuk mempersiapkan pengalaman terbaik saat menghadirinya.
Jadwal JAFF 2025, Program, dan Lokasinya
Mengutip situs jaff-filmfest.org, jadwal JAFF 2025 akan berlangsung selama 8 hari dari tanggal 29 November hingga 6 Desember 2025 di Yogyakarta dengan tema "Transfiguration" untuk merayakan 20 tahun festival.
Program JAFF 2025
Program-program utama termasuk:
Opening dan closing film: Opera Jawa (Garin Nugroho, Indonesia–Austria, 2025) dan Suka Duka Tawa (Aco Tenriyagelli, Indonesia, 2025)
Main Competition: Kompetisi film panjang internasional untuk Golden dan Silver Hanoman Awards, berisi 11 film dari berbagai negara
Light of Asia: Kompetisi film pendek untuk sutradara baru dari Asia
Indonesian Screen Awards: Kompetisi film Indonesia berbagai kategori penghargaan
Panorama: Sajian film pilihan dari sutradara ternama Asia
Asian Perspectives Features & Shorts: Penayangan film panjang dan pendek terbaik Asia Pasifik
Nocturnal: Penayangan film pilihan tengah malam (panjang dan pendek)
Rewind: Film panjang klasik Asia dari tahun 1950-an hingga 2000-an
Emerging: Film pendek karya sutradara Indonesia baru
Cinematic Concert: Film dokumenter diiringi penampilan band White Shoes and the Couples Company
Indonesia Film Showcase: Film panjang Indonesia pilihan
Transcendence: Penayangan film bertema transformasi dan kontemplasi global
JAFF Kids: Program film anak-anak dan edukasi dengan psikolog
Inclusive Screening: Pemutaran khusus untuk difabel, terutama tuli dan tunanetra
Layar Komunitas: Sajian film karya komunitas lokal Indonesia
Jogja Showcase: Penayangan film karya sineas Jogja
Resonance & Soundies: Film pendek eksperimental dan musikal
Masterclass: Kelas khusus bersama Ann Hui
Hong Kong Film Gala Presentation Features & Shorts: Film pilihan dan pendek dari Hong Kong
Vidio: Rangkaian series original Vidio
Talks: Sesi diskusi kreatif, laboratorium ide, dan fokus pada Reza Rahadian
Layar Indonesiana & Special Screening: Penayangan film Indonesia multiprogram dan screening khusus undangan
JAFF 2025 menayangkan 227 film dari 43 negara dan berlangsung dari tanggal 29 November hingga 6 Desember 2025 di beberapa lokasi utama di Yogyakarta, termasuk Empire XXI dan Jogja Expo Center.
Lokasi JAFF 2025
Berikut lokasi kegiatan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF):
Empire XXI, Jl. Urip Sumoharjo No.104, Klitren, Yogyakarta
Artotel Suites Bianti, Jl. Urip Sumoharjo No.37, Klitren, Yogyakarta
Sender Coffee
KlikFilm
Opening film adalah Opera Jawa di Innovation and Creativity Campus (GIK) UGM Yogyakarta, dan festival ditutup dengan film "Suka Duka Tawa".
JAFF Market menjadi pusat pertemuan para pelaku industri film yang menghadirkan berbagai kegiatan seperti konferensi, lokakarya, dan pameran industri yang bertujuan memperkuat ekosistem perfilman Asia dan membuka peluang kolaborasi antarnegara.
Program JAFF juga memfasilitasi pengembangan bakat-bakat muda dengan Talent Day dan Film Lab yang memberikan bimbingan serta mentor profesional dalam proses pembuatan film.
Selama festival, para pengunjung tidak hanya dapat menikmati pemutaran film, tetapi juga mengikuti diskusi, workshop, dan seminar yang menghadirkan filmmaker, kritikus, dan praktisi film ternama.
Kegiatan-kegiatan ini memberikan wawasan mendalam mengenai tren dan isu terkini dalam perfilman Asia, serta tantangan yang dihadapi oleh industri kreatif, khususnya di tengah perubahan teknologi dan dinamika sosial budaya.
Bagi pencinta film, JAFF 2025 jelas acara yang sayang jika dilewatkan. Selama delapan hari, festival ini menghadirkan tayangan menarik, obrolan seru, kejutan kreatif, dan kesempatan ketemu para pelaku film.
Siap-siap, karena festival ini bukan sekadar menonton film, tapi merayakan cerita-cerita dan energi baru yang lahir dari layar lebar Jogja. Biarkan pengalaman festival ini membuka sudut pandang baru dan merayakan kreativitas yang terus tumbuh di dunia perfilman. (Fikah)
Baca juga: Jadwal West Java Festival 2025, Acara Tahunan Untuk Melestarikan Budaya
