Konten dari Pengguna

Mengenal Mie Khas Wonosobo yang Punya Kuah dan Rasa Unik

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mie Khas Wonosobo. Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Pixabay/Rierosa222
zoom-in-whitePerbesar
Mie Khas Wonosobo. Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Pixabay/Rierosa222

Bicara tentang kuliner, setiap daerah tentu memiliki sajian khas masing-masing. Tidak terkecuali mie khas Wonosobo, yang memiliki cita rasa yang sangat unik.

Bagi penyuka kuliner, mencoba sajian ikonik Wonosobo tersebut adalah suatu keharusan. Sebab, tidak lengkap rasanya berkunjung ke Wonosobo tanpa merasakan langsung mie yang pastinya sulit ditemui di wilayah lain ini.

Mie Khas Wonosobo, Salah Satu Warisan Kuliner yang Sayang Dilewatkan

Mie Khas Wonosobo. Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber: Pixabay/kps7942

Mie khas Wonosobo, atau lebih populer dengan sebutan mi ongklok, menjadi kuliner yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Wonosobo. Dikutip dari buku Makanan Khas Jawa Tengah, Prasita Puspita Sari, Hanifah, Ani Novianti (2020:135), mi tersebut dinamai mi ongklok karena menggunakan ongklok, semacam keranjang kecil dari anyaman bambu.

Mi ini dibuat dengan menggunakan kol segar dan daun kucai potong. Sayuran dimasukkan ke dalam keranjang bambu dan direbus, disaring, dan direndam kembali berulang kali dalam air mendidih sampai matang.

Saat direbus, terdengar bunyi seperti “klok klok klok”, yang selanjutnya menjadi asal usul penamaan mi ongklok khas Wonosobo. Hal lain yang tidak menarik dari sajian mi ini yaitu kuah dan rasanya.

Kuah mi ongklok memiliki tekstur kental, yang biasa disebut “loh” oleh masyarakat lokal. Bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah tepung kanji yang dicampur dengan ebi dan gula jawa.

Agar rasa mi semakin kuat dan unik, ditambahkan bawang goreng dan taburan bumbu kacang di atasnya sebelum disajikan. Saat disantap, akan terasa ebi yang cukup kuat, berpadu dengan gula jawa dan bumbu kacang.

Biasanya, mi ongklok disantap bersama dengan kerupuk tahu, tempe kemul, atau satai sapi. Bisa juga ditambahkan kecap bagi yang senang dengan rasa manis. Meski begitu, bagi yang senang dengan pedas, tambahan sambal dan merica bubuk akan membuat rasanya semakin lezat.

Pembuatan mi ongklok juga tidak butuh waktu lama hingga bisa disantap. Tujuannya adalah mencegah kerusakan kandungan gizi, seperti vitamin C yang terkandung dalam sayuran. Sebab, vitamin C memang rentan rusak pada suhu yang tinggi.

Baca juga: 4 Rekomendasi Kuliner Wonosobo Selain Mie Ongklok

Mie khas Wonosobo menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda dari mi yang biasa dijumpai. Kuliner ini sangat pas disantap selagi hangat. (YD)