Konten dari Pengguna

Operasi Zebra Mulai Jam Berapa dan sampai Jam Berapa?

Jendela Dunia

Jendela Dunia

Menyajikan informasi untuk menginspirasi dan menambah wawasan pembaca

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jendela Dunia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Operasi Zebra Mulai Jam Berapa dan sampai Jam Berapa, Foto:Unsplash/Cristina Gottardi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Operasi Zebra Mulai Jam Berapa dan sampai Jam Berapa, Foto:Unsplash/Cristina Gottardi

Operasi Zebra mulai jam berapa dan sampai jam berapa? Pertanyaan ini sering muncul di benak para pengendara setiap kali mendekati periode pelaksanaan operasi rutin kepolisian lalu lintas.

Operasi Zebra merupakan agenda penegakan hukum yang dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat di jalan raya, menekan angka pelanggaran, serta mencegah kecelakaan lalu lintas.

Mengetahui jam mulai dan berakhirnya operasi sangat penting, tidak hanya bagi pengendara kendaraan pribadi, tetapi juga bagi angkutan umum agar bisa menyesuaikan jadwal perjalanan.

Info Lengkap Operasi Zebra Mulai Jam Berapa dan Sampai Jam Berapa

Ilustrasi Jalan, Foto:Unsplash/Diego Jimenez

Operasi Zebra mulai jam berapa dan sampai jam berapa? Dikutip dari laman pendidikan-sains.fmipa.unesa.ac.id, mengungkapkan bahwa Operasi Zebra 2025 resmi dilaksanakan setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 24.00 selama periode operasi, yaitu dari 17 hingga 30 November 2025.

Kegiatan ini digelar oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas, menekan angka pelanggaran, dan mengurangi risiko kecelakaan, khususnya menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Operasi ini bukan sekadar razia rutin, melainkan bagian dari strategi nasional untuk membangun budaya berlalu lintas yang aman, disiplin, dan bertanggung jawab.

Data dari Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat bahwa sepanjang Januari hingga Oktober 2025 terjadi 11.604 kecelakaan lalu lintas di wilayah Jakarta, dengan korban jiwa mencapai 659 orang.

Angka ini menjadi pengingat bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sangat penting demi keselamatan bersama.

Dengan pendekatan hunting system, yaitu patroli aktif di ruas-ruas jalan yang rawan pelanggaran, polisi menargetkan pelanggaran yang berisiko tinggi sehingga upaya pencegahan dapat lebih efektif.

Bagi mahasiswa, pengemudi muda, dan masyarakat luas, operasi ini menekankan bahwa keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab penegak hukum, tetapi juga bagian dari etika sosial.

Penggunaan helm, sabuk pengaman, dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas menjadi cerminan kedewasaan dan solidaritas terhadap sesama pengguna jalan. Dengan disiplin yang konsisten, keselamatan diri sendiri dan orang lain dapat lebih terjaga.

Selama periode operasi, masyarakat dapat menyesuaikan pergerakan kendaraan berdasarkan pola jam kerja kepolisian, yang terbagi dalam tiga shift: pagi (06.00–12.00), siang (18.00–24.00), dan dini hari (03.00–05.00).

Setiap pengendara dapat merencanakan perjalanan dengan lebih aman, mematuhi aturan, dan turut menciptakan lalu lintas yang tertib serta nyaman bagi semua. (KIKI)

Baca juga: Lokasi Operasi Zebra 2025 Bandung yang Harus Diwaspadai