Konten dari Pengguna

1 Dzulhijjah 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa? Ini Penjelasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 1 Dzulhijjah 2026 jatuh pada tanggal berapa. Foto: Unsplash.com/wd toro 🇲🇨
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 1 Dzulhijjah 2026 jatuh pada tanggal berapa. Foto: Unsplash.com/wd toro 🇲🇨

1 Dzulhijjah 2026 jatuh pada tanggal berapa? Hal ini perlu diketahui menjelang pelaksanaan puasa sunnah serta persiapan menyambut Hari Raya Iduladha.

Penanggalan Hijriah memiliki perbedaan sistem perhitungan dengan kalender Masehi sehingga perubahan tanggal sering diperhatikan umat Islam setiap tahunnya.

Momentum awal bulan Zulhijjah juga berkaitan erat dengan rangkaian ibadah sunnah yang berlangsung selama sembilan hari sebelum Iduladha tiba.

1 Dzulhijjah 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa di Kalender Masehi?

Ilustrasi 1 Dzulhijjah 2026 jatuh pada tanggal berapa. Foto: Unsplash.com/Towfiqu barbhuiya

1 Dzulhijjah 2026 jatuh pada tanggal berapa? Mengutip dari kotasemarang.baznas.go.id, 1 Zulhijjah 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026 sesuai dengan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Tanggal tersebut menjadi awal dimulainya berbagai amalan sunnah yang dianjurkan selama bulan Zulhijjah, terutama puasa sunnah sebelum Iduladha.

Bulan Zulhijjah termasuk salah satu bulan istimewa dalam kalender Islam karena di dalamnya terdapat pelaksanaan ibadah haji dan Hari Raya Kurban.

Awal Zulhijjah selalu mendapatkan perhatian besar karena menjadi penanda dimulainya puasa sunnah Zulhijjah. Puasa tersebut dilakukan sejak tanggal 1 hingga 7 Zulhijjah.

Setelah itu, umat Islam melanjutkan puasa Tarwiyah pada 8 Zulhijjah dan puasa Arafah pada 9 Zulhijjah.

Perhitungan kalender Hijriah menggunakan sistem peredaran bulan sehingga berbeda dengan kalender Masehi yang memakai peredaran matahari.

Perbedaan metode tersebut membuat tanggal Hijriah terus bergeser setiap tahun jika dibandingkan kalender umum sehari-hari.

Kementerian Agama Republik Indonesia memperkirakan 9 Zulhijjah 1447 H jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan pelaksanaan puasa Arafah yang memiliki kedudukan penting menjelang Iduladha.

Jika mengikuti perkiraan tersebut, rangkaian puasa sunnah sebelum Iduladha berlangsung mulai Senin, 18 Mei 2026 hingga Selasa, 26 Mei 2026.

Jadwal tersebut mencakup sembilan hari ibadah sunnah yang biasa dijalankan umat Islam pada awal Zulhijjah.

Berikut adalah rincian jadwal puasa sunnah Zulhijjah 1447 Hijriah berdasarkan kalender perkiraan pemerintah:

  • Senin, 18 Mei 2026 bertepatan dengan 1 Zulhijjah 1447 H sekaligus menjadi hari pertama puasa Zulhijjah.

  • Selasa, 19 Mei 2026 bertepatan dengan 2 Zulhijjah 1447 H untuk puasa hari kedua.

  • Rabu, 20 Mei 2026 menjadi 3 Zulhijjah 1447 H.

  • Kamis, 21 Mei 2026 bertepatan dengan 4 Zulhijjah 1447 H.

  • Jumat, 22 Mei 2026 menjadi 5 Zulhijjah 1447 H.

  • Sabtu, 23 Mei 2026 bertepatan dengan 6 Zulhijjah 1447 H.

  • Minggu, 24 Mei 2026 menjadi 7 Zulhijjah 1447 H.

  • Senin, 25 Mei 2026 bertepatan dengan 8 Zulhijjah 1447 H atau puasa Tarwiyah.

  • Selasa, 26 Mei 2026 menjadi 9 Zulhijjah 1447 H atau puasa Arafah.

Kalender Hijriah Global Tunggal juga menetapkan rentang tanggal yang sama untuk awal Zulhijjah 1447 H. Kesamaan tersebut membuat perkiraan jadwal puasa sunnah tahun 2026 relatif seragam dalam berbagai acuan kalender Islam.

Namun, penetapan resmi awal Zulhijjah tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah. Sidang tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026 untuk menentukan posisi hilal dan memastikan awal bulan secara resmi.

Sidang isbat memiliki fungsi penting karena penanggalan Hijriah tidak hanya bergantung pada perhitungan astronomi, tetapi juga pengamatan hilal. Hasil sidang itulah yang nantinya menjadi dasar resmi pelaksanaan ibadah terkait Zulhijjah di Indonesia.

Penentuan awal Zulhijjah sangat berkaitan dengan jadwal puasa sunnah, hari wukuf di Arafah, hingga perayaan Idulaha. Ketepatan tanggal membantu pelaksanaan ibadah berlangsung sesuai ketentuan kalender Islam yang berlaku.

1 Dzulhijjah 2026 jatuh pada tanggal berapa akhirnya dapat diperkirakan bertepatan dengan Senin, 18 Mei 2026 berdasarkan kalender Hijriah Kementerian Agama.

Penetapan final awal bulan tetap menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat menjelang masuknya bulan Zulhijjah. (Shofia)

Baca Juga: Hadits Menyambut Ramadhan sebagai Pengingat untuk Bersiap Memasuki Bulan Suci