Konten dari Pengguna

100 Kosa Kata Bahasa Indonesia yang Jarang Didengar beserta Artinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi buku KBBI. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi buku KBBI. Foto: Shutter Stock

Seseorang kerap dibingungkan dengan kosa kata asing dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Asing di sini bukan merujuk pada kosa kata dalam bahasa Inggris, melainkan yang jarang atau bahkan belum pernah didengar.

Kosa kata tersebut sangat jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari. Bahkan, beberapa di antaranya juga hampir tidak pernah digunakan dalam bahasa akademis atau formal.

Sehingga, ketika mendengar kosa kata tersebut, seseorang akan merasa bingung untuk menerjemahkannya. Beberapa juga tidak bisa menempatkannya dalam konteks atau situasi apapun.

Oleh karena itu, sebaiknya perlu dipahami lebih lanjut tentang ragam kosa kata bahasa Indonesia. Simak beberapa contohnya dalam artikel berikut ini.

Kosa Kata dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi kosakata bahasa indonesia Foto: Shutter Stock

Mengutip buku CD Interaktif Berbudaya Sehat karya Swantyka Ilham (2021), kosa kata adalah komponen bahasa yang memuat informasi tentang makna dan pemakaian kata dalam bahasa. Biasanya, kosa kata ini digunakan oleh penutur dalam komunikasi kesehariannya.

Dirangkum dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), berikut ini rangkuman beberapa kosa kata beserta artinya yang bisa Anda simak:

A

  • Alih suara: mengalihkan suara

  • Alum: garam sulfat yg mengandung logam bervalensi satu dan tiga

  • Aluvial: tanah yg baru terjadi endapan air sungai

  • Alung: mata uang, bola kecil, keping logam yg dilemparkan kepada sasaran dalam permainan anak-anak

  • Alusio: majas perbandingan yg merujuk secara tidak langsung pada seorang tokoh atau peristiwa

B

  • Babut: permadani

  • Bacar: lancar dan banyak bicara; mulut yang suka berbicara (biasanya dalam arti yang kurang baik)

  • Bacin: berbau busuk (seperti bau ludah, ikan busuk)

  • Badam: merah-merah pada kulit (tanda penyakit kusta)

  • Badung: nakal, bandel, susah diajar

C

  • Cabak: cabik yg lebar, koyak

  • Cabir: robek panjang; koyak; cabik;

  • Cabuh: kacau; rusuh; heboh;

  • Cabau: cakar; garuk;

  • Cacah: gambar pada kulit; tato

D

  • Dacron: Cap dagang serat sintetik poliester

  • Dadih: air susu sapi, kerbau, dan sejenisnya yang pekat atau dikentalkan

  • Daga: berbagai perbuatan menentang perintah

  • Dagel: melucu (berjenaka, melawak, dsb) untuk membuat orang tertawa;

  • Dagi: botak (sedikit) kecil

E

  • Ecer: mengecer; menjual secara sedikit-sedikit; mengeteng;

  • Edan: tidak waras; gila

  • Ebi: udang yg sudah dikeringkan, biasanya dipakai untuk bumbu

  • Eja: melafalkan (menyebutkan) huruf-huruf satu demi satu

  • Ejan: mengejan atau mengadakan tekanan di dalam tubuh bagian bawah (perut) seperti ketika hendak buang air besar dan melahirkan

F

  • Faal: alamat yang meramalkan sesuatu (nasib dsb); tanda;

  • Fadilat: kemuliaan; keluhuran; keutamaan ibadah, amal, dsb

  • Fag: virus yang menyerang renik tertentu dan menyebabkan hancurnya dinding sel jasad renik

  • Falak: lengkung langit; lingkaran langit; cakrawala;

  • Fam: nama keluarga; nama marga

G

  • Gabir: kikuk; canggung; tidak tangkas; belum biasa

  • Gabruk: bunyi yg keras seperti barang jatuh dsb;

  • Gacoan: taruhan

  • Gaduk: congkak; sombong; angkuh:

  • Gagai: tidak kukuh sehingga mudah lepas dsb

H

  • Habituasi: proses pembiasaan pada, dengan, atau untuk sesuatu

  • Habuk: benda yg halus seperti tepung; debu

  • Hagio: bentuk terikat suci, kudus

  • Hajat: maksud; keinginan; kehendak; kebutuhan atau keperluan:

  • Hakaik: (segala) kebenaran

I

  • Intenat: asrama sekolah; sekolah dng tempat pemondokan bagi para pelajar

  • Insuler: Geo tentang atau berkenaan dng pulau

  • Inspektur: pejabat pemerintahan yg bertugas melakukan pemeriksaan; pemeriksa; penilik; pengawas

  • Insinyur: sarjana teknik (sipil, listrik, pertambangan, pertanian, mesin, dsb) lulusan perguruan tinggi

  • Instan: dapat dimakan atau diminum dgn cepat tanpa dimasak lama

J

  • Jabel: menjabel; merampas (milik orang); membegal

  • Jagal: pedagang kecil; pedagang eceran;

  • Jagat: bumi; dunia; alam;

  • Jahat: sangat jelek, buruk; sangat tidak baik

  • Jagur: besar tubuhnya (tidak sebanding dng usianya); bagur

Baca juga: 10 Perbedaan EYD dan PUEBI dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi buku puisi. Foto: Shutter Stock

K

  • kabu-kabu n 1 kapuk; segala sesuatu yg rupanya spt kapas; 2 pohon randu, Ceiba pentandra

  • Kabau: tumbuhan yg buahnya berbau tidak sedap, tetapi bisa dimakan; jering balau; jering hutan; kacang tupai, Pithecellobium ellipticum

  • kabinet / kabinét/ n 1 badan atau dewan pemerintahan yg terdiri dr para menteri; 2 kantor kerja (terutama bagi presiden, perdana menteri)

  • kabit n tukang copet

  • kaboi n kumbang

L

  • laas a hilang baunya atau khasiatnya krn sudah terlalu lama disimpan (minyak kayu putih, obat, dsb)

  • laas a hilang baunya atau khasiatnya krn sudah terlalu lama disimpan (minyak kayu putih, obat, dsb)

  • labiodental /labiodéntal/ a Ling bunyi yg terjadi krn penyempitan jarak antara bibir bawah dan gigi atas (msl bila kita mengucapkan bunyi /f/ atau /v/)

  • labrak memukuli; 2 mengata-ngatai (mencela dsb) dng keras; 3 menyerang; menghantam musuh dng hebatnya;

  • labudda adv tidak boleh tidak; tentu; mesti; harus

M

  • Macis: korek api

  • Mada: tidak berperasaan; tebal telinga: ia berbuat sebagai orang yang saja

  • Mabul: berhamburan;

  • Madi: (bersifat) kebendaan: mengenai benda: hukum --

  • Mafrusat: biaya yg dikeluarkan untuk membeli perlengkapan rumah tangga (untuk menikahi gadis Mesir)

N

  • Nadir: pengawas; inspektur

  • Nafsi: diri sendiri; sifat mementingkan diri sendiri;

  • Nafta: bensin yg mudah sekali terbakar, diperoleh dengan cara penyulingan bertingkat dari minyak tanah mentah

  • Naif: sederhana; sangat bersahaja

  • Nala: bernala-nala; berpikir-pikir; menimbang-nimbang

O

  • Oblak: lebar; luas

  • Obras: jahitan pada kelim atau tepi kain untuk mencegah supaya bahan tidak berserabut, dikerjakan dengan mesin obras

  • Obsidian: batu kaca berwarna hitam atau hitam keabu-abuan yang terjadi dr lahar yg terlalu lekas membeku

  • Oditur: penuntut umum (terutama dalam pengadilan militer)

  • Ofset: proses cetak (buku, koran, dsb) yg tinta cetaknya dari pelat dialihkan dulu ke kain karet, kemudian pd kertas atau bahan cetak lain

P

  • pacal kl n hamba raja; 2 saya (untuk merendahkan diri): - mohon beriburibu ampun;

  • pemacek n binatang jantan untuk membiakkan keturunan (bibit); pejantan

  • pa.dah n gelagat; alamat (yg memberi peringatan akan terjadinya sesuatu): tidak baik - nya

  • pa.das n lapisan tanah yg keras; cadas

  • pa.duk ark garis batas tempat memulai (melemparkan dsb dl permainan anakanak)

Q

  • Qariah: pembaca Quran (wanita)

  • Qasar: pemendekan (salat);

  • Qiraah: hal-hal yg berhubungan dng pembacaan Alquran; pembacaan ayatayat Alquran

  • Quran: kitab suci agama Islam Alquran qurani a bersifat atau bersangkut paut dng Alquran

R

  • Raban: tidak keruan; campur aduk

  • Rabik: sobek (di tepi); cabik-cabik; rabak; rabit; robe

  • Rabulizat: tuan segala kemuliaan

  • Radah: meradah; menebang sampai habis;

  • Radat: pemimpin atau pemberi nada irama pada bacaan salawat

  • Rades: lobak, umbinya merah atau putih, dimakan mentah atau dicampur dengan selada

S

  • Sablon: pola berdesain yg dapat dilukis, digunting, atau dipotong sesuai dengan contoh

  • Sabi: penganut agama yg berpedoman pada ajaran

  • Sabur: bercampur tidak menentu (sehingga tidak dapat dibedakan lagi)

  • Sadah: kapur sirih

  • Sabut: pohon besar, kayunya untuk bahan bangunan;

  • Sadak: miring; condong

T

  • Taban: pohon yg menghasilkan getah perca;

  • Tabela: peti mati; peti mayat

  • Tabik: pengikut; penganut

  • Tabir: tirai penyekat (pendinding) atau penutup dinding

  • Tadbir: perihal mengurus atau mengatur (memimpin, mengelola); pemerintahan; administrasi;

Baca juga: Penulisan Rp yang Benar Sesuai Kaidah Menurut PUEBI

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan kosa kata?
chevron-down

Kosa kata adalah komponen bahasa yang memuat informasi tentang makna dan pemakaian kata dalam bahasa.

Bagaimana penggunaan kosa kata?
chevron-down

Biasanya, kosa kata ini digunakan oleh penutur dalam komunikasi kesehariannya.

Apa contoh kosa kata bahasa Indonesia dari huruf B?
chevron-down

Babut, bacar, bacin, badam, dan badung.