Konten dari Pengguna

11 Dzikir Menjelang Buka Puasa Bulan Ramadan beserta Artinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 8 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Dzikir Menjelang Buka Puasa. Foto: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Dzikir Menjelang Buka Puasa. Foto: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia menunggu waktu berbuka adalah dengan melakukan ngabuburit. Namun, ada alternatif kegiatan lain yang lebih bermanfaat yang bisa diamalkan sembari menunggu azan Maghrib yaitu dengan melakukan zikir menjelang buka puasa.

Zikir merupakan satu di antara kegiatan menambah pahala yang dapat dilakukan umat Islam. Apalagi jika zikir dilakukan saat puasa Ramadan, pasti pahala yang diterima akan berlipat ganda.

Daftar isi

Sekilas tentang Zikir

Ilustrasi Zikir Menjelang Buka Puasa. Foto: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Zikir merupakan kegiatan yang sangat lumrah, terutama saat bulan Ramadan. Adapun maknanya, zikir merupakan salah satu bentuk ibadah yang dapat dilakukan oleh seorang muslim kapanpun dan dimanapun.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, zikir adalah puji-pujian kepada Allah yang diucapkan berulang-ulang.

Tentu saja hal ini tidak berlaku di tempat-tempat yang dilarang menyebut nama Allah, seperti kamar mandi dan tempat-tempat lain yang tidak pantas.

Telah dijelaskan di atas, zikir dapat dilakukan kapan saja, baik setelah salat, saat membaca Al-Qur'an, di tempat kerja, atau bahkan saat bepergian. Oleh karena itu, zikir dianggap sebagai ibadah yang mudah untuk dipraktikkan dan sayang sekali jika ditinggalkan.

Alasannya, seperti diketahui, tidak semua ibadah bisa dilakukan kapan saja.

Salat hanya dapat dilakukan pada waktu-waktu tertentu dan di tempat-tempat yang bebas dari hadas dan najis. Puasa juga bisa dilakukan pada waktu yang dibatasi Imsak hingga Maghrib tiba.

Karena zikir merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt., maka amalan ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang berpuasa.

Zikir Menjelang Buka Puasa Bulan Ramadan

Ilustrasi Dzikir Menjelang Buka Puasa. Foto: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan

Dzikir menjelang buka puasa bulan Ramadan tidak ada bedanya dengan bacaan zikir petang pada umumnya. Zikir ini bisa dibaca setelah salat Asar hingga Magrib.

1. Memulai dengan Membaca Ta'awudz

A'udzu billahi minas-syaitanir-rajim.

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk."

2. Membaca Ayat Kursi

Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.

Artinya: "Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar." (QS. Al-Baqarah, [2]:255).

3. Membaca Surat Al-Ikhlas

Qul huwallāhu aḥad, allāhuṣ-ṣamad, lam yalid wa lam yụlad, wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad.

Artinya: "Katakanlah, 'Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.'"

4. Membaca Surat Al-Falaq

Qul a'ụżu birabbil-falaq, min syarri mā khalaq, wa min syarri gāsiqin iżā waqab, wa min syarrin-naffāṡāti fil-'uqad, wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad.

Artinya: "Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai Subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.'"

5. Membaca Surat An-Naas

Qul a'ụżu birabbin-nās, malikin-nās, ilāhin-nās, min syarril-waswāsil-khannās, allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās, minal-jinnati wan-nās.

Artinya: "Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."

6. Membaca Doa

  1. Amsaynaa wa amsal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodir. Robbi as-aluka khoiro maa fii hadzihil lailah wa khoiro maa ba'dahaa, wa a'udzu bika min syarri maa fii hadzihil lailah wa syarri maa ba'dahaa. Robbi a'udzu bika minal kasali wa suu-il kibar. Robbi a'udzu bika min 'adzabin fin naari wa 'adzabin fil qobri. Artinya: "Kami telah memasuki waktu sore, kerajaan milik Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan Yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Tuhanku, aku mohon kepada-Mu kebaikan hari mi dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di kubur."

  2. Allahumma bika amsaynaa wa bika ash-bahnaa wa bika nahyaa wa bika namuutu wa ilaikal mashiir. Artinya: "Ya Allah, dengan nikmat-Mu kami memasuki waktu sore ini, dengan nikmat-Mu kami memasuki waktu pagi, nikmat-Mu kami hidup, nikmat-Mu kami mati, dan kepada-Mulah kami kembali."

7. Membaca Istighfar

Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'ala 'ahdika wa wa'dika mas-tatho'tu. A'udzu bika min syarri maa shona'tu. Abu-u laka bi ni'matika 'alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tiada Tuhan yang berhak disembah, kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakan aku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah dosaku. Sesungguhnya tiada yang dapat mengampuni dosa, kecuali Engkau."

8. Membaca Doa

  1. Allahumma inni amsaytu usy-hiduka wa usy-hidu hamalata 'arsyika wa malaa-ikatak wa jami'a kholqik, annaka antallahu laa ilaha illa anta wahdaka laa syariika lak, wa anna Muhammadan 'abduka wa rosuuluk. Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku di waktu petang bersaksi kepada-Mu, malaikat yang memikul Arsy-Mu, malaikat-malaikat, dan seluruh makhluk-Mu, bahwasanya Engkau adalah Allah, tiada Tuhan yang berhak disembah, kecuali Engkau yang berhak disembah, Engkau Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Mu dan bahwasanya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu."

  2. Allahumma 'aa-finii fii badanii, Allahumma 'aa-finii fii sam-'ii, Allahumma 'aa-finii fii bashorii, laa ilaha illa anta, Allahumma inii a'uudzu bika minal-kufri walfaqri, wa-a'uudzu bika min 'adzaa bil-qabri, laa ilaha illaa anta. Artinya: "Ya Allah, selamatkan tubuhku. Ya Allah, selamatkan pendengaranku dan penglihatanku. Tiada Tuhan (yang berhak disembah), kecuali Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, tiada Tuhan (yang berhak disembah), kecuali Engkau."

  3. Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal 'afwa wal 'aafiyah fii diinii wa dun-yaaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur 'awrootii wa aamin row'aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa 'an yamiinii wa 'an syimaalii wa min fawqii wa a'udzu bi 'azhomatik an ugh-taala min tahtii. Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, hartaku. Ya Allah, tutuplah auratku dan berilah ketenteraman di hatiku. Ya Allah, peliharalah aku dan arah depan, belakang, kanan, kiri, dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu agar aku tidak terjebak dari bawahku."

  4. Allahumma 'aalimal ghoybi wasy-syahaadah faathiros samaawaati wal ardh. Robba kulli syai-in wa maliikah. Asyhadu alla ilaha illa anta. A'udzu bika min syarri nafsii wa min syarrisy-syaythooni wa syirkihi, wa an aqtarifa 'alaa nafsii suu-an aw ajurrohu ilaa muslim. Artinya: "Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang gaib dan yang nyata. Wahai Tuhan Pencipta langit dan bumi, Tuhan segala sesuatu yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan Yang berhak disembah, kecuali Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku, setan, dan bala tentaranya, atau aku menjalankan kejelekan terhadap diriku atau mendorong orang Islam padanya."

  5. Bismillahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa' wa huwas samii'ul 'aliim. Artinya: "Dengan nama Allah yang bila disebut segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya. Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

  6. Rodhiitu billaahi robbaa wa bil-islaami diinaa, wa bi-muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallama nabiyyaa. Artinya: "Aku rela Allah sebagai Tuhan(ku), Islam sebagai agama(ku), dan Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam sebagai nabi(ku)."

  7. Yaa Hayyu Yaa Qoyyum, bi-rohmatika as-taghiits, wa ash-lih lii sya'nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata 'ainin abadan. Artinya: "Wahai Yang Hidup Kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku. Dan janganlah Engkau limpahkan (semua urusan) terhadap diriku walau sekejap mata."

  8. Amsaynaa 'alaa fithrotil-islaami wa 'alaa kalimatil-ikhlaash, wa 'alaa diini nabiyyinaa muhammdin shollallahu 'alaihi wa sallam, wa 'alaa millati abiinaa ibraahiim, haniifam-muslimaw-wa maa kaa na minal-musyrikiin. Artinya: "Kami telah memasuki sore ini dengan semua kerajaan menjadi milik Allah Rabb seluruh alam semesta. Ya Allah, aku memohon kepada Engkau kebaikan malam ini, pembukaannya, per-tolongannya, cahayanya, berkahnya, petunjuknya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa-apa di dalamnya dan dari apa-apa setelahnya.

9. Membaca Tasbih

Subhanallah wa bi-hamdih.

Artinya: "Maha Suci Allah dan segala puji (bagi-Nya)."

10. Membaca Tahlil

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodiir.

Artinya: "Tiada Tuhan Yang berhak disembah, kecuali Allah Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

11. Membaca Doa

A'udzu bikalimaatillahit-taammaati min syarri maa kholaq.

Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan apa-apa yang Dia ciptakan."

Baca Juga: Bacaan Dzikir Sebelum Sholat Jumat dan Keutamaannya

Membaca dzikir menjelang buka puasa bulan Ramadan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta menambah pahala. (glg)