12 Puisi Guru sebagai Bentuk Ungkapan yang Menyentuh Hati

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi adalah salah satu karya sastra yang berasal dari ungkapan atau curahan hati penyairnya. Itu sebabnya, terdapat tema puisi guru yang terkadang memberi kesan personal.
Menurut Agnes Pitaloka dan Amelia Sundari dalam bukunya berjudul Seni Mengenal Puisi, puisi bisa menjadi sarana untuk mengekspresikan keresahan, imajinasi, pengalaman, kesenangan, ataupun nasihat. Tak heran jika banyak orang yang mengutarakan perasaannya melalui puisi.
Murid-murid sendiri kerap mengekspresikan perasaannya dengan membuat sekaligus membacakan puisi tentang guru. Puisi ini merupakan wujud penghargaan dan penghormatan dari murid atas jasa guru yang tak ternilai.
Puisi tentang guru biasa dibacakan pada Hari Guru Nasional dan HUT PGRI yang jatuh setiap tanggal 25 November. Tak hanya itu, momen-momen tertentu seperti perpisahan maupun hari ulang tahun guru juga bisa menjadi saat yang tepat untuk menulis puisi tentang guru.
Sebagai referensi sebelum menulisnya, berikut puisi guru dengan berbagai sub-tema yang dirangkum dari beberapa sumber.
Puisi Untuk Guru SD
Bersumber dari buku Pembelajaran Puisi, Apresiasi dari Dalam Kelas oleh Supriyanto, berikut contoh-contoh puisi untuk guru SD.
1. Guru Pahlawan Masa Kini
Ciptaan: Ibnudin
Wahai guruku tercinta
Engkau adalah pahlawan masa kini
Juangmu untuk mendidik bangsa
Sungguh tak kira tak bernilai
Bukan lagi soal besar atau kecil
Apa-apa yang kau beri
Juga bukan seberapa luas dan sempit
Segala daya juangmu
Tapi samudra pengetahuanmu
Memberikan kami banyak pelajaran
Bak pahlawan yang menyelamatkan rakyatnya
Engkau guru adalah pahlawan masa kini
2. Untuk Guruku
Ciptaan: Ferry DP
Salam terhangat kuucap untuk sebuah kisah
Tentang dia yang hadir sejak mentari menyapa
Lalui detik dengan semangat terindah
Isi kosong dengan pengetahuan aneka rupa
Kami datang untuk tahu
Dia memberi kami ilmu
Kami datang dengan angan
Dia memberi kami masa depan
Dari saat ini dan seterusnya
Doa tulus kami panjatkan
Tuhan berikan segala kebaikan
Untuk dia
Dia adalah Guruku
3. Ingat Nasehatmu
Tutur katamu banyak nasihat
Begitu indah selalu kuingat
Baktimu begitu terlihat
Agar negeri menjadi hebat
Bertemu denganmu kami semangat
Waktu yang panjang terasa sesaat
Hari-hari cepat berlalu
Tak terasa kan terpisah denganmu
Puisi Untuk Guru Tercinta
Sebab guru merupakan sosok pahlawan tanpa tanda jasa, banyak murid-murid yang amat mencintainya dengan cara membuat sebuah puisi. Inilah contoh puisi untuk guru tercinta yang diambil dari buku Hanya Untukmu karangan Yanie Muriani.
4. Pesan untuk Guruku
Ciptaan: Lisa Ardhian Widhia Sari
Dalam lirih keluh di bibirku
Aku benar tak maksud membencimu, wahai guruku
Ego kami masih bangkitkan ragu
Kesal dan bosan terus menipu, hati ini larut membisu
Di relung terdalam, aku juga pernah sadar
Kelabunya di mataku, kau tetaplah pengajar
Mengalirkan bakti tanpa ingkar
Demi negeri agar tidak buyar
5. Terimakasih Untukmu
Terima kasih guru-guruku
Atas waktumu mendidik diriku.
Engkau adalah orang tua kedua bagiku
yang selalu aku temui kecuali hari minggu
Terima kasih guru-guruku
kau telah menjadi motivator hidupku
terima kasih guruku
kau telah menjadi motivasi bangun pagiku.
Terima kasih guru-guruku
Pekerjaan rumah yang kau berikan kepadaku
mengajarkanku menghargai waktu
agar tak lupa tanggung jawabku
Terima kasih guru-guruku
tak akan pernah kulupa jasa-jasamu
tak akan pernah ku abaikan nasehat-nasehatmu
Agar aku bisa mencapai cita-cita besarku
6. Malaikat Pendidikan
Guruku..
Dahulu engkau mengajarku dengan kasih sayang
Engkau selalu menatapku ketika aku berbuat salah
Engkau tidak pernah membentak atau mengatakiku
Aku tak menyangka,
Sikapmu ini dengan sendirinya bisa tumbuh dalam diriku
Aku bersyukur bisa bertemu dan belajar kepadamu.
Tanpamu,
Mungkin aku bukan orang siapa-siapa.
Guruku..
Seberapa lelah engkau mengajar
Sebesar apa pun beban yang kau emban
Kau tak pernah membawanya ke ruang kelas
Wajahmu tetap ceria
Demi suasana belajar mengajar tetap enak
Keprofesionalanmu,
Membuatku semakin percaya
Bahwa engkau adalah malaikat pendidikan di bumi ini
Puisi Cita-citaku Menjadi Guru
Guru menjadi salah satu profesi paling mulia. Oleh sebab itu, banyak anak-anak yang memiliki cita-cita sebagai guru.
Adapun contoh puisi dengan sub-tema cita-cita menjadi guru yang bisa menjadi referensi untuk membuatnya. Contoh ini dikutip dari buku Analogi Puisi: Cita-Cita milik Estu Pitarto.
7. Guru Cita-citaku
Anganku melayang ke masa depan
Aku ingin menjadi seorang guru
Guru adalah pejuang ilmu di garis depan
Guru tanpa pamrih berbagi ilmu
Aku akan berusaha mencapai cita-cita
Takkan lelah aku mencari ilmu
Tak akan aku berpangku tangan saja
Demi tercapainya cita-citaku
Semoga semua tercapai
Agar hatiku pun bisa damai
Kepada Tuhan aku berdoa
Semoga tercapai cita-cita mulia ini
8. Impianku
Kaulah yang mendidikku
Membekali aku dengan ilmu
Mengajarkan ketulusan
Mengajarkan makna kesabaran
Senyumanmu membuatku bersemangat
Hatiku ini terasa hangat
'Tuk masa depan kami nanti
Engkaulah pejuang tiada henti
Engkaulah jembatan
Mampu menghantarkan
Murid-murid mau ke masa depan
Masa depan yang gilang gemilang
Terima kasih, wahai guru
Perjuanganmu begitu berarti bagiku
Tanpamu siapalah diriku
Hanya seseorang yang tak paham ilmu
9. Jasa Guru
Semenjak aku masih kecil
Tak mengerti apa-apa
Lalu engkau mengajarkan
Bagaimana berhitung dan membaca
Engkau sabar ketika mendidik
Sehingga kami bisa mengerti
Berbagai ilmu yang bermanfaat
Baik di dunia maupun di akhirat
Kuucapkan beribu terima kasih
Kepadamu guruku yang tercinta
Engkaulah pahlawan tanpa tanda jasa
Pejuang terdepan pembangun bangsa
Perjuanganmu akan ku lanjutkan
Aku pun ingin menjadi seorang guru
Selalu membagi ilmu
Setiap hari tanpa rasa jemu
Puisi Hari Guru yang Menyentuh Hati
Masih dengan sumber yang sama dengan contoh sebelumnya, simak contoh puisi Hari Guru yang menyentuh hati berikut ini.
10. Puisi Hari Guru
Ciptaan: Dini TR
Ku tahu kata-kata ini tidaklah lebih berharga dari mutiara di laut sana
Kata-kata ini tidaklah seindah bintang yang menghiasi langit malam
Namun lewat kata-kata ini aku ingin berterima kasih dan meminta maaf
Kutahu sebanyak apapun terima kasihku
Tak mungkin dapat membalas kesetiaanmu dalam mengabdi
Kesabaranmu dalam mengajarku dan keikhlasanmu dalam mendidikku
Serta maafkanlah atas segala sengaja dan ketidaksengajaanku
yang sering membuatmu marah dan kecewa
Sikap dan perilaku yang tidak sesuai harapanmu
Kuingin tetap menjadi pelita bagiku
Agar duniaku tetap bersinar terang karena ada cahaya ilmu darimu
11. Guruku
Ciptaan: Ramty
Guru…
Engkau bagaikan pelita di tengah kegelapan
Engkau bagaikan cahaya pagi
Engkau berikan penerangan dalam hidupku
Guru…
Jasamu takkan kulupakan
Sabarmu mengajariku tanpa henti
Hingga aku mengerti
Tanpamu aku buta…
Guruku…
Semoga jasamu terbalaskan
Suksesku adalah hadiahmu
Kuraih mimpiku…
Semua karenamu Guruku…
12. Menghimne Asa (Guruku)
Ciptaan: Hayati
Sebelum engkau terpuji
Hampir rata turut menguji
Kesabaran seolah dalam jeruji
Padahal yang belum mereka kaji
Menjadi tauladan sulit
Menjadi mediator pelik
Menjadi motivator rumit
Janganlah berandai
Bahkan mereka pun harus pandai
Menilai dengan piawai
Agar kelak ada yang mereka tuai
Guru tidak haus citra
Guru hanya ingin membaikkan citra
Disangka gila harta
Mendidik sekedar bisa
Bukan, itu bukan guru
Guru harus membaca
Agar mampu mengaca
Guru wajib menulis
Agar tidak dipandang miris
Guru kena berkarya
Agar tetap dicinta
Tepikan ragu, engkau bukan benalu
Tempat terhormat tidak pada pangkat
Ukuran harga tidak tentu pada harta
Melainkan pada jasa nan mulia
Maka, himne kan asa
Himne kan karsa
Jangan menyalah
Sebab, karamah Sang Teladan slalu nyata
Hingga pun t'lah tiada
Tetap tinggal ilmu dan nama
Menjelma dalam kenang yang mulia
Terpujilah Wahai Ibu Bapak Guru
(VIO)
