Konten dari Pengguna

15 Cara Mengendalikan Emosi Negatif dalam Diri

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mengendalikan emosi. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengendalikan emosi. Foto: Pexels.com

Cara mengendalikan emosi negatif dalam diri sendiri bisa dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Contohnya selalu berpikir positif karena dapat memengaruhi emosi yang akan dihasilkan oleh setiap orang.

Menurut ilmu psikologi, emosi dapat memengaruhi pemikiran dan perilaku orang. Emosionalitas juga kerap dikaitkan dengan berbagai fenomena psikologis, termasuk temperamen, kepribadian, suasana hati, dan motivasi.

Emosi Negatif dan Positif

Melansir situs resmi RSUD Taman Husada Bontang, emosi merupakan suatu perasaan seseorang yang dipengaruhi oleh situasi tertentu. Ada dua emosi dalam diri manusia, yaitu emosi negatif dan positif.

Emosi positif akan terbentuk apabila suatu situasi membuat dirinya bahagia dan semangat. Contohnya, seorang anak SMA yang diterima di salah satu universitas negeri di Indonesia.

Begitu juga dengan emosi negatif, emosi ini akan dipengaruhi oleh situasi yang membuat seseorang merasa sedih, kecewa, takut, dan marah. Misalnya ketika seseorang mengalami musibah.

Pada emosi negatif, seseorang akan cenderung berperilaku menarik diri dari lingkungan, menyalahkan diri sendiri, melakukan kekerasan terhadap diri sendiri, dan perilaku negatif lainnya.

Emosi negatif yang terjadi secara berulang pada setiap manusia akan menghasilkan perilaku yang negatif. Berlaku juga sebaliknya, emosi positif yang menetap akan menghasilkan perilaku positif dalam diri seseorang.

Cara Mengendalikan Emosi Marah

Ilustrasi cara mengendalikan emosi marah. Foto: Pexels.com

Setelah membaca penjelasan mengenai emosi negatif di atas, lalu bagaimana cara mengatasi emosi saat marah? Berikut penjabarannya yang dikutip dari situs Heathline:

1. Meditasi

Cara mengendalikan emosi menurut psikologi ialah melakukan meditasi. Dengan bermeditasi, kamu bisa merasakan emosi negatif yang ada di dalam diri sendiri. Cara ini bisa membantu kamu untuk mengenali emosi negatif yang dirasakan.

Kamu bisa memulai meditasi ringan di tempat yang nyaman dan aman. Kemudian, posisikan diri dengan nyaman dan pejamkan mata selama proses ini berlangsung.

Setelah itu, kamu dapat menarik napas, menahannya selama beberapa detik, dan embuskan melalui mulut. Lakukan meditasi ringan ini ketika kamu sedang merasakan emosi negatif di dalam diri sendiri.

2. Menulis jurnal

Menulis jurnal diketahui bisa membantu seseorang untuk mengatasi emosi marah yang ada dalam dirinya sendiri. Cara mengendalikan emosi menurut para ahli ini juga bisa membantu kamu menemukan penyebab emosi negatif yang terjadi.

3. Menenangkan diri

Apabila merasakan emosi marah di dalam diri sendiri, kamu bisa berdiam untuk menenangkan diri sendiri. Cara ini biasa dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam mengendalikan emosinya.

4. Membicarakannya dengan baik

Setelah merasa lebih tenang dan lebih baik dalam berpikir, kamu bisa membicarakan perasaan atau emosi yang dirasakan ke orang lain. Hal tersebut dapat membantu kamu menemukan solusi dan memperbaiki keadaan.

5. Memaafkan

Cara mengendalikan emosi menurut Islam yang dapat diterapkan oleh setiap manusia adalah memaafkan. Nabi Muhammad SAW selalu mengajarkan tiap pengikutnya untuk selalu memaafkan antarsesama manusia supaya hidup menjadi lebih tenang.

Cara Mengendalikan Emosi Seseorang

Ilustrasi cara mengendalikan emosi seseorang. Foto: Pexels.com

Melansir laman Heathline, berikut ini cara terbaik mengendalikan emosi pada seseorang yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Melihat kejadian dari perspektif lain

Cara mengendalikan emosi wanita dan pria yang dapat dilakukan adalah dengan melihat suatu kejadian dari perspektif lain. Cara ini dapat membantu kamu mempertimbangkan kemungkinan positif lainnya yang bisa menjadi solusi dari setiap permasalahan.

2. Melakukan aktivitas positif

Cara mengendalikan emosi bagi remaja saat mengalami masa pubertas adalah melakukan aktivitas positif. Salah satunya dengan mengembangkan hobi yang bermanfaat. Selain itu, kamu juga bisa mencoba aktivitas baru yang belum pernah dicoba sebelumnya.

3. Berkonsultasi dengan psikolog

Selanjutnya, cara mengendalikan emosi pria dan wanita yang bisa dilakukan ialah berkonsultasi dengan psikolog. Cara ini dapat kamu lakukan jika kamu masih kesulitan setelah mencoba berbagai cara untuk mengendalikan emosi.

Cara Mengendalikan Emosi pada Anak

Ilustrasi cara mengendalikan emosi pada anak. Foto: Pexels.com

Mengurus anak menjadi tanggung jawab terbesar bagi orang tua semasa hidupnya. Tidak jarang dalam prosesnya, orang tua menjadi kelelahan dan marah ketika anak tak menuruti keinginan orang tua.

Menurut buku Mengelola Emosi Orang Tua dalam Proses Pengasuhan oleh Kementerian Kesehatan, berikut ini cara mengendalikan emosi orang tua pada anak:

1. Mengubah pola pikir

Cara mengendalikan emosi ibu pada anak ialah mengubah pola pikir yang mengatakan bahwa menjadi seorang ibu harus sempurna di depan anak-anaknya. Kamu dapat mengubah pikiran tersebut menjadi seorang ibu hanya manusia biasa yang selalu berusaha menjadi lebih baik untuk anak-anaknya.

2. Memahami kemampuan mengelola emosi

Seorang ibu juga perlu memahami kemampuan mengelola emosi dirinya sendiri dan sang anak dengan baik. Dengan cara tersebut dapat membantu kamu mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi emosi negatif dalam diri.

Cara Mengendalikan Emosi Diri

Ilustrasi cara mengendalikan emosi diri. Foto: Pexels.com

Mengutip dari laman resmi RSUD Taman Husada Bontang, berikut ini cara mengendalikan nafsu dan emosi dalam diri sendiri yang bisa dilakukan:

1. Mengenali emosi yang dialami

Cara mengendalikan emosi negatif dalam diri sendiri ialah mengenali emosi yang dialami. Ketika merasakan emosi negatif pada diri sendiri, kamu perlu mengetahui apakah emosi tersebut berbentuk rasa sedih, kecewa, takut, atau marah.

2. Memahami penyebab emosi

Setelah mengenali emosi dalam diri, kamu juga perlu mengetahui penyebab emosi itu terjadi. Misalnya, kamu merasakan emosi takut dan sedih karena kondisi orang tua yang sedang sakit.

3. Memahami perilaku yang dihasilkan dari emosi negatif

Kemudian cara mengendalikan emosi takut dan sedih yang dapat kamu lakukan ialah memahami perilaku yang dihasilkan dari emosi tersebut. Contohnya, kamu akan menangis dan ingin bercerita ke orang lain ketika sedang merasa sedih dan takut.

4. Memahami dampak negatif dari suatu perilaku

Selanjutnya, kamu juga perlu memahami dampak negatif dari perilaku yang dilakukan. Hal ini menjadi salah satu cara mengendalikan emosi agar tidak merugikan diri sendiri.

5. Berpikir positif

Perasaan takut dan sedih dapat terjadi karena seseorang selalu berpikir negatif terhadap suatu hal yang akan datang. Sebab itu, cara mengendalikan emosi sedih dan takut yang bisa kamu lakukan ialah selalu berpikir positif terhadap semua hal.

Pikiran positif ini dapat membantu kamu menenangkan diri dan menjadi pribadi yang lebih percaya diri.

(FNS)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana cara mengatasi emosi saat marah?

chevron-down

Melakukan meditasi, menulis jurnal, menenangkan diri, membicarakannya dengan baik, dan memaafkan orang atau masalah yang terjadi.

Bagaimana cara mengendalikan emosi orang tua pada anak?

chevron-down

Mengubah pola pikir dan memahami kemampuan mengelola emosi.

Bagaimana cara mengendalikan nafsu dan emosi dalam diri sendiri?

chevron-down

Mengenali emosi yang dialami, memahami penyebab emosi, memahami perilaku yang dihasilkan dari emosi negatif, memahami dampak negatif dari suatu perilaku, dan berpikir positif.