20 Contoh Teks Anekdot Singkat dan Lucu

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 17 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Materi seputar teks anekdot kerap diajarkan sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam pelajaran bahasa Indonesia. Teks anekdot biasanya membahas tentang layanan publik, politik, lingkungan, dan sosial.
Dulunya, teks ini banyak ditemukan di berbagai media cetak seperti koran, majalah, dan lainnya. Namun, seiring berjalannya waktu, teks anekdot mulai menjalar ke media sosial. Lantas, seperti apa contoh teks anekdot?
Sebelum membahas lebih jauh mengenai contoh teks anekdot, simak terlebih dahulu pengertian, struktur, hingga kaidah kebahasaan teks anekdot dalam uraian artikel di bawah ini.
Pengertian Teks Anekdot
Teks anekdot adalah teks yang berisi cerita lucu yang di dalamnya mengandung pesan berupa kritik dan sindiran sosial terhadap suatu fenomena sosial. Penjelasan ini dikutip dari buku Cermat Berbahasa Indonesia oleh Sutarno.
Anekdot biasanya berkisar pada orang-orang penting dan berdasarkan kejadian nyata. Tujuan dari teks anekdot sendiri adalah untuk memberikan kritikan serta sebuah pembelajaran bagi masyarakat, khususnya pelayan publik di bidang hukum, sosial, politik, dan lingkungan.
Mengutip buku Super Master Persiapan AKM & SK dan Pendalaman Materi US/USP SMA/MA Kelas X SAINTEK oleh Tim Quantum Research, teks anekdot terdiri dari tiga jenis, yakni artikel, cerpen, dan teks dialog.
Teks anekdot dapat dikenali dengan ciri-ciri sebagai berikut:
Bersifat humor atau lelucon.
Berisi kisah-kisah lucu atau bualan.
Bersifat menggelitik dan membuat pembaca merasa terhibur.
Bersifat menyindir, mengenai orang penting ataupun lembaga/organisasi.
Memiliki tujuan tertentu.
Kisah yang disajikan hampir menyerupai dongeng.
Struktur Teks Anekdot
Tidak semua cerita yang memiliki unsur lucu, jengkel, atau konyol tergolong ke dalam teks anekdot. Yang membedakan teks anekdot dengan teks humor yang lain adalah teks anekdot memiliki pesan moral dan berstruktur.
Menukil buku Teks Anekdot oleh Millah Af’idah dan Silvia Sri Asmarani, struktur teks anekdot adalah sebagai berikut:
Abstraksi, berupa cerita pembuka yang akan menggambarkan awal cerita.
Orientasi, yaitu peninjauan yang menggambarkan situasi awal cerita. Orientasi akan membangun konteks pembaca terhadap suatu cerita.
Krisis, yaitu bagian cerita yang menggambarkan keadaan yang genting atau terjadinya konflik yang dialami oleh tokoh.
Reaksi, yaitu tanggapan tokoh terhadap konflik yang muncul.
Koda, yaitu penutup cerita atau keadaan akhir cerita.
Kaidah Kebahasaan Teks Anekdot
Selain struktur di atas, teks humor dapat dikategorikan sebagai anekdot apabila memiliki kaidah kebahasaan teks anekdot. Merujuk buku Berbahasa Produktif oleh Linda Eka Pradipta dan Rani Jayanti, kaidah kebahasaan teks anekdot adalah:
Menggunakan dialog atau narasi;
Menggunakan kalimat retoris;
Menggunakan kalimat sindiran;
Menggunakan konjungsi temporal;
Menggunakan kata kerja aksi;
Menggunakan kalimat imperatif;
Menggunakan kalimat seru.
Contoh Teks Anekdot Singkat
Agar semakin paham, simak beberapa contoh teks anekdot singkat di bawah ini yang menarik untuk dipelajari.
Contoh 1
Berikut contoh teks anekdot yang dikutip dari buku CMS Cara Menguasai Soal Bahasa Indonesia SMA dan MA Latihan Soal dan Pembahasan HOTS oleh Tomi Rianto:
Baju Tahanan KPK
Dua orang kader partai politik sebut saja namanya Dewi dan Hikmah. Mereka bermaksud untuk mencalonkan dirinya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Setelah menyerahkan berkas pencalonannya ke KPU di daerah, Dewi dan Nikmah mengobrol sambil minum teh di kantin gedung tersebut. Mereka berdua pun terlibat dalam percakapan seru.
Dewi: “Nik. Banyak politisi di negeri kita yang sudah kaya raya!”
Nikmah : “Kalau masalah itu, aku juga sudah tau, Wi!”
Dewi: “Saking kayanya mereka, mereka mampu mempunyai baju termahal di Indonesia.”
Nikmah: “Loh, maksudmu baju termahal itu apa?”
Dewi: “Yah, apalagi kalau bukan baju tahanan KPK.”
Nikmah: “Kok malah baju tahanan KPK?” (Bingung)
Dewi: “Iyalah, coba saja kamu piker, seorang politisi minimal harus mencuri uang negara 1 milyar terlebih dahulu baru bisa memakai baju tersebut.”
Nikmah: “Ooohh, begitu toh maksudmu, baru paham aku.”
Mereka kemudian memesan teh lagi sambil mengenang teman-teman mereka yang sudah bisa memakai baju termahal tersebut.
Contoh 2
Di bawah ini ada contoh teks anekdot yang dinukil dari buku Elemen-Elemen Multimedia untuk Pembelajaran terbitan Yayasan Kita Menulis:
Rokok
Dipagi hari, Andi berjalan menuju halte, di mana orang-orang ingin menunggu bus untuk pergi ke tempat kerjanya. Setelah sampai di halte, dia bertanya kepada seorang buruh pabrik yang sedang menunggu bus Kopaja sambil merokok.
Lalu Andi memulai percakapan, "haduh, tebal dan jorok sekali asap bus mayasari bakti." Lalu buruh pabrik itu merespon pernyataan Andi, "Iya nih... Asap kopaja juga tebal."
Lalu Andi membalas. "Bagaimana tanggapan anda jika melihat orang yang menyebabkan polusi lebih dari asap bus itu?" Buruh pabrik itu menjawab, "hajar aja tuh orang."
Lalu Andi menghajar Buruh pabrik itu. Setelah mengahajar orang tersebut, Andi memberikan brosur kepada buruh itu. Lalu Andi berjalan tidak jauh dari halte itu, dan menemukan seorang karyawan swasta yang sedang merokok dan sedang menunggu bus juga.
Maka Andi memulai percakapan dengan orang tersebut, "haduh, tebal sekali asap kendaraan di Jakarta ini, padahal kendaraan di Jakarta sudah diwajibkan melakukan uji emisi.
Lalu karyawan swasta tersebut merespon, "Iya nih.. Pantas saja terjadi Global Warming" Andi pun bertanya kembali pada orang tersebut, "Bagaimana respon anda terhadap orang yang menyebabkan polusi lebih dari asap kendaraan?"
Sang karyawan swasta pun menjawab, "Kalo penyebabnya itu pabrik, bakar aja. Kalau penyebabnya manusia, tampar aja biar dia sadar." Lalu Andi menampari orang tersebut, dan memberi brosur kepada orang tersebut.
Contoh 3
Ada pun contoh teks anekdot lainnya, seperti yang diambil dari buku Anekdot Superior oleh Miranti, yakni sebagai berikut:
Tikus
Alkisah, pada suatu hari terjadi migrasi tikus besar besaran dari seluruh dunia. Ketika mereka sampai pada satu gorong-gorong besar, mereka memperebutkan kekuasaan. Siapa yang berhak tinggal dan menjadi pemimpin di tempat itu.
Tikus pejantan yang besar saling beradu argumen. Seekor tikus dari Amerika dengan sombongnya berkata, "Kami tikus Amerika sangatlah pintar. Buktinya kami bisa membuat perusahaan film yang terkenal di seluruh dunia." (Disney Film dengan ikon Mickey Mouse)
Tikus pejantan dari Perancis tidak mau kalah, "Kalian lupa ya, kalau tikus dari Perancis itu mahir memasak. Bahkan hasil masakannya dipuji oleh koki manusia yang terkenal." (Film Ratatouille)
Dari ujung terowongan, tikus pejantan dari Thailand dengan santainya berkata, "Mari kuceritakan satu hal, aku pernah jalan-jalan ke Indonesia. Ternyata di pemerintahan manusianya dipimpin oleh para sana, tikus (koruptor)." Akhirnya kekuasaan para tikus pun dipimpin oleh tikus dari Indonesia.
Contoh 4
Contoh teks anekdot selanjutnya diambil dari buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas X oleh Tim Ganesha Operation:
WC
Ada tiga orang siswa di angkot, mereka menceritakan keunggulan sekolahnya masing-masing. Saat mereka menceritakan WC yang ada di sekolahnya, tidak ada yang mau kalah. Siswa SMAN 1, "WC di sekolahku sangat wangi, karena ada pengharum ruangan, ada gantungan bajunya, serta ada toilet duduknya dong."
Siswa SMAN 2, "WC di sekolahku juga sangat bersih. Tersedia keran air tanpa disentuh, wadah sabun cuci tangan dengan sensor, juga pengering tangan elektrik. Tersedia tisu yang selalu penuh dan cermin yang selalu bersih."
Siswa SMAN 3 tidak mau kalah, dengan santainya dia berkata, "Heleh, WC kalian semua kalah dong sama WC di sekolahku. Serba ada dan serba komplit. Tempat sampah penuh dengan sampahnya, air keran tersumbat, toilet yang penuh dengan isinya yang sudah mengering dan tidak di siram, membuat WC di sekolahku sangat wangi dengan pewangi alami." Antara sedih dan miris, mereka bertiga akhirnya tertawa terbahak-bahak.
Contoh 5
Contoh teks anekdot lainnya juga ada dalam buku Bahasa Indonesia Kelas X oleh Suherli, Maman Suryaman, Aji Septiaji, dan Istiqomah:
Dosen yang juga Menjadi Pejabat
Di kantin sebuah universitas, Udin dan Tono dua orang mahasiswa sedang berbincang-bincang.
Tono: “Saya heran dengan dosen ilmu politik, kalau mengajar selalu duduk, tidak pernah mau berdiri.”
Udin : “Ah, begitu saja diperhatikan sih Ton.”
Tono: “Ya, Udin tahu sebabnya.”
Udin: "Barangkali saja, beliau capek atau kakinya tidak kuat berdiri."
Tono: Udin "Bukan itu sebabnya, Din. Sebab dia juga seorang pejabat."
Udin: "Loh, apa hubungannya."
Tono: "Ya, kalau dia berdiri, takut kursinya diduduki orang lain.”
Udin: “???”
Contoh 6
Berikut contoh teks anekdot singkat yang dikutip dari Buku Ajar Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Tingkat Dasar tulisan Deri Nasrullah dkk.
Kursi yang Membuat Lupa
Di suatu siang, ada dua bocah yang tengah bercanda di bawah pohon rindang.
Bagus: "Anton, kita main tebak-tebakan, yuk! Kursi apa yang membuat orang lupa
Anton: "Kursi goyang! Orang yang duduk di atas kursi goyang akan mengantuk dan tertidur. Saat tidur, orangkan lupa.?
Bagus: (Tertawa) "Meski lucu, tapi jawabanmu salah."
Anton: "Hmm ... kursi apa, ya?"
Bagus: "Jawabannya adalah kursi DPR!"
Anton: "Lho, kok begitu?"
Bagus: "Jelaslah! Coba kamu ingat, sebelum duduk di kursi DPR, banyak caleg yang berjanji macam-macam agar masyarakat memilih mereka. Tapi setelah merasakan kursi DPR, sekejap saja mereka hilang ingatan akan janji-janjinya."
Anton: "Oh, iya. Betul juga."
Contoh 7
Aksi Maling Tertangkap CCTV
Seorang warga melapor kemalingan kepada polisi.
"Pak, saya kemalingan," lapornya.
"Kemalingan apa?" tanya polisi.
"Mobil, Pak. Tapi saya beruntung, Pak," jawab pelapor sambil tersenyum. Polisi
bingung mendengar cerita pelapor.
"Tya, Pak. Saya beruntung karena CCTV merekam dengan jelas. Saya bisa melihat jelas wajah malingnya."
"Sudah minta izin malingnya untuk merekam?" tanya polisi.
"Belum," jawab pelapor sambil menatap polisi dengan penuh keheranan.
"Itu ilegal. Anda saya tangkap!" kata polisi
Pelapor bengong dan hanya bisa pasrah menerima kenyataan.
Contoh 8
Kisah Pengadilan Tindak Pidana Korupsi
Pada puncak pengadilan korupsi politik, Jaksa penuntut umum menyerang saksi.
Jaksa: "Apakah benar, bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?"
Saksi: (menatap keluar jendela seolah-olah tidak mendengar pertanyaan)
Jaksa: "Apakah benar, bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?"
Saksi: (tidak menanggapi)
Hakim: "Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa."
Jaksa: (kaget) "Oh, maaf. Saya pikir, dia tadi berbicara dengan Anda."
Contoh 9
Rayuan Gombal
Suatu hari, ada sepasang kekasih yang sedang duduk di taman. Di sana, mereka memperbincangkan hal-hal yang dialami mereka sehari-hari. Hingga suatu ketika, si wanita pun iseng memberi rayuan gombal kepada kekasihnya.
Wanita: "Sayang, bapak kamu politikus ya?"
Pria: "Ih, kamu kok tahu?"
Wanita: "Oh, pantas saja kamu sering ingkar janji."
Dan sang wanita pun pergi meninggalkan sang pria yang termangu dan memerah pipinya.
Contoh 10
Berikut contoh teks anekdot yang dikutip dari buku CCM: Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA/MA Kelas X, XI, XII tulisan Tomi Rianto.
Mencuri Sandal
Pada suatu pagi, Arya sedang asik makan soto di warung makan kesukaannya. Setelah kenyang, Arya bergegas untuk pulang.
Di tengah perjalanan pulang, Arya terserempet sepeda motor yang ugal-ugalan. Kecelakaan tersebut mengakibatkan sandalnya putus.
Dengan terpaksa, Arya berjalan kaki tanpa menggunakan sandal. Karena rumahnya jauh, ia memutuskan untuk pergi ke toko terdekat untuk membeli sandal. Akan tetapi, uangnya tidak mencukupi.
Karena uangnya tidak mencukupi, Arya pun mempunyai niat untuk mencuri sandal di masjid yang letaknya hanya beberapa meter dari toko tersebut. Arya hendak mengambil sandal terbaik yang ada di masjid itu.
Sambil duduk di teras masjid, ia memperhatikan setiap orang yang akan masuk ke masjid. Jadi, ketika targetnya sibuk beribadah, ia segera mengambil sandal tersebut.
Aksinya berjalan lancar, Arya berhasil mendapatkan sandal berwarna hitam yang merupakan sandal terbagus di masjid tersebut. Tidak diduga, sang pemilik sandal menyadari bahwa Arya telah mencuri sandalnya.
Pemilik sandal langsung teriak dan mengejar Arya. Perutnya yang buncit, membuat ia tidak bisa berlari kencang. Arya pun tertangkap dan dibawa ke kantor polisi.
Setelah dilakukan penyelidikan, Arya divonis dengan pasal pencurian. Kasusnya pun akan disidangkan satu minggu lagi. Sial sekali Arya, hal sepele ini membuatnya harus terseret ke meja hijau.
Hari persidangan telah tiba, Arya duduk di kursi tersangka dengan wajah tertunduk.
Hakim : "Baiklah, Arya, usia 24 tahun, telah terbukti mencuri sandal seharga Rp30.000,00. Dengan ini, pengadilan memutuskan bahwa Anda bersalah dan Anda dihukum selama 5 tahun penjara."
Arya : "Loh?! Pak, ini tidak adil, mengapa hukuman saya jauh lebih berat dibandingkan dengan para koruptor?"
Kemudian hakim memberikan penjelasan kepada Arya bahwa ia mencuri sandal sehingga merugikan seseorang 30.000 rupiah. Adapun para koruptor mencuri uang 2 miliar sehingga merugikan 200 juta rakyat Indonesia.
Nah, kalau dihitung dengan saksama, koruptor hanya merugikan 10 rupiah saja setiap orang. Jadi, kerugian akibat tindakan yang dilakukan oleh Arya lebih besar daripada tindakan yang dilakukan oleh para koruptor.
Contoh 11
Berikut contoh teks anekdot yang dikutip dari Buku Siswa Buku Siswa Bahasa Indonesia SMA/MA Kelas 10 oleh Drs. Subadiyana.
Kerajaan dan Seteguk Air
Suatu hari, Raja Harun Al Rasyid mencari sahabatnya yang bernama Bahlul. la ingin meminta nasihat kepada Bahlul hal yang sangat penting bagi dirinya sebagai seorang raja. Setelah bertemu dengan Bahlul, katanya, "Hai Bahlul, berilah aku sebuah nasihat yang sangat penting bagiku sebagai seorang raja!"
Bahlul berkata, "Katakan padaku, wahai Raja, kalau Tuan Raja kebetulan berada di padang pasir dan hampir mati karena kehausan, tuan akan membayar berapa untuk seteguk air?"
"Kalau orang yang punya air itu tidak mau uang, maukah Tuan Raja menyerahkan setengah dari kerajaan Tuan itu kepadanya?" tanya Bahlul lagi.
"Tentu," jawab sang Raja.
"Jika setelah minum air itu, ternyata Tuan terkena penyakit yang mengancam jiwa Tuan Raja, Tuan mau memberikan apa untuk memulihkan kesehatan Tuan?" tanya Bahlul melanjutkan.
"Ya, setengahnya lagi," jawab sang Raja.
"Oh, kalau begitu, Tuan Raja jangan terlalu sombong dengan kerajaan Tuan. Sebab, harga kerajaan Tuan itu sama dengan seteguk air.
Contoh 12
Keadilan Para Penguasa
Suatu hari, Raja Harun sedang makan malam. Bahlul juga hadir ke resepsi itu. Dengan tidak sengaja Bahlul menumpahkan setetes kuah daging ke pakaian Raja Harun. Dengan wajah murka, Raja Harun berpaling ke arah pembantu-pembantunya. Pada saat itulah secara sengaja Bahlul menumpahkan semua kuah yang ada di mangkok ke pakaian raja.
"Wahai Raja," Bahlul menjelaskan, "dari sorot mata Tuan Raja, hamba melihat Tuan Raja pasti akan menghukum mati hamba. Aku khawatir nanti Tuan Raja akan dituduh sebagai raja yang tidak adil karena menghukum orang hanya karena menumpahkan setetes kuah ke pakaian Tuan Raja. Karena itu hamba berbuat kesalahan yang lebih besar agar di mata rakyat Tuan Raja tidak dipandang sebagai raja yang zalim."
Contoh 13
Jangan Dimakan, Jual Saja!
Pedro, orang miskin di suatu negeri tak kehabisan akal untuk menarik perhatian presidennya. Dia memakan rumput di depan istana presiden. Sang presiden pun menyaksikannya lantas berteriak, "Astaga! Apa yang kamu lakukan? Mengapa kamu makan rumput?!"
Pedro lantas menjawab, "Saya lapar. Saya tidak punya uang." Mendengar itu sang presiden lantas membawanya masuk dan mengajaknya makan dan setelah itu dicarikannya pekerjaan.
"Terima kasih banyak," ucap Pedro yang berbahagia.
"Sudahlah. Tidak perlu. Ini kewajiban saya kepadamu, kawan. Kan, orang-orang seperti kamu yang memilih saya. Malah seharusnya saya dipecat kalau kamu tetap kelaparan. Nah, sekarang apa lagi yang kamu perlukan? Bilang saja," tanya sang presiden.
Dengan segan Pedro berkata, "Sebenarnya saya ingin mengunjungi saudara tiri saya, Asween, di luar negeri."
"Oh, boleh-boleh. Mari saya pesankan tiket pulang pergi untukmu, kawan."
Besok lusanya, Pedro kembali bertemu dengan Asween. Dengan senyum lebar dan mata berseri-seri Pedro bercerita tentang kebahagiannya. Mendengar itu Asween menjadi terinspirasi. Dengan taktik yang sama ia berusaha mengubah nasibnya. Siang hari berikutnya Asween pergi ke depan istana presiden. la duduk di atas jalanan dengan mengunyah rumput. Begitu mobil rombongan presiden lewat, sang presiden terperanjat dan menyuruh sopirnya berhenti. Seluruh aparat protokol, pejabat, dan pengawal heboh. Presiden kemudian turun dan mendekati Asween.
"Astaga! Apa yang kamu lakukan?! Mengapa kamu makan rumput?!"
Asween lantas menjawab, "Saya lapar. Saya tidak punya uang."
Mendengar itu Presiden lantas menjawab, "Dasar bodoh! Rumput itu mestinya kamu jual untuk pakan ternak! Seharusnya, kamu makan tiwu!"
Contoh 14
Seorang ibu yang meskipun kondisi kesehatannya sudah kurang bagus karena menderita asam urat, tetap saja tidak mau berhenti makan makanan kesukaannya padahal berpotensi menaikkan asam uratnya. Anaknya mengingatkannya, “Ibu makan jerohan? Awas asam uratnya!”
“Kan, cuma sedikit,” sahut ibunya.
Keponakannya yang seorang dokter, kebetulan berada di rumah itu bilang, “Jerohan itu dapat menurunkan asam urat.”
Sang anak terkejut, “Lho, kamu itu gimana, to? Kok, bisa begitu? Jerohan itu menaikkan asam urat!”
“Kalau naik malah tiba apa-apa. Tapi jerohan itu dapat menurunkan asam urat, dari mulut turun ke kaki.
Contoh 15
Berikut contoh teks anekdot yang dikutip dari buku Ringkasan Materi Bahasa Indonesia untuk SMK/SMA oleh Rahmat Saleh, M.Pd.
Ada seorang peternak sapi yang cukup berhasil dan punya beratus-ratus ekor sapi. Pada suatu hari datanglah seorang petugas peternakan yang menyamar dan bertanya "Setiap hari sapi-sapi ini Bapak beri makan apa?" "Oh saya beri makan rumput-rumput saja." "Kalo begitu Bapak saya denda karena telah memberi makan sapi-sapi ini secara tidak layak, Bapak saya denda 2 juta." kata si petugas.
Beberapa minggu kemudian petugas tadi datang kembali dan menanyakan hal yang sama kepada si peternak. "Bapak beri makan apa sapi-sapi ini?" kata si petugas. "Saya beri makan keju, hamburger dan susu." Jawab si peternak sapi. "Kalo begitu Bapak saya denda 3 juta rupiah karena memberi makan di luar batas sewajarnya!!" kata si petugas.
Akhirnya seminggu kemudian datang lagi si petugas menanyakan hal sama kepada si peternak. "Bapak beri makan apa sapi-sapi ini ...?" tanya si petugas. "Begini Pak, setiap hari semua sapi-sapi ini saya beri uang masing-masing tiga ribu rupiah, terserah mereka mau makan di mana!" jawab si peternak.
Contoh 16
Seorang perempuan sangat ingin memiliki sepatu dari kulit buaya. Dia pun pergi ke toko sepatu dan kecewa karena mahalnya.
"Mahal amat sih," tanya si perempuan.
"Kalau ingin murah, ya menangkap sendiri sana." Kata si pemilik toko.
Terinspirasi oleh perkataan si pemilik toko, perempuan tersebut pergi ke sungai besar di daerah itu sambil membawa senjata api. Beberapa saat kemudian, si pemilik toko datang dan terkagum-kagum ketika melihat tiga ekor buaya mati ditumpuk di pinggir sungai.
Sementara itu, si perempuan terlihat di tengah sungai sedang membidikkan senjatanya ke seekor buaya lainnya. Suara tembakan terdengar. Kemudian, si perempuan menyeret buaya yang baru ditembaknya ke pinggir sungai, kemudian berkata, "Yang ini juga tidak memakai sepatu.
Contoh 17
Berikut contoh teks anekdot singkat yang dikutip dari buku Super Master Pelajaran SMA/MA Kelas X Semester 1 & 2 Saintek oleh Tim Quantum Research.
Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya kepada dosen, "Apa kepanjangan dari KUHP, Pak?"
Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. "Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!" pinta beliau.
Dengan tegas si Ahmad menjawab, "Kasih Uang Habis Perkara, Pak!" tegasnya.
Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan kepada si Ahmad, "Saudara Ahmad, dari mana Saudara tahu jawaban itu?"
Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, "Peribahasa Inggris mengatakan Pengalaman adalah guru yang terbaik' begitu, Pak!" Seisi kelas tertawa.
Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.
Contoh 18
Seorang laki-laki masuk bank dan berkata ia ingin pinjam $200 selama enam bulan. Ia menjaminkan Rolls Royce miliknya dan meminta bank menahan mobilnya itu sampai utangnya lunas.
Enam bulan kemudian orang itu kembali ke bank membayar $200 ditambah $10 untuk bunga dan mengambil kembali Roll Royce-nya.
Petugas pinjaman bertanya kepadanya mengapa orang yang mengendarai Roll Royce perlu pinjaman $200.
Ia menjawab, “Saya harus ke Eropa selama enam bulan dan dimana lagi saya dapat menitipkan Roll Royce selama itu hanya $10?”
Si petugas melongo dan kemudian tertawa mengakui kecerdikan si pemilik Roll Royce.
Contoh 19
Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas.
“Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir,” jelasnya.
“Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi.”
Tiba-tiba seorang anak berkomentar, “Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir.”
Mendengar itu semua anak dan bu guru tertawa.
Contoh 20
Holmes dan Watson sedang mengikuti perkemahan musim semi. Di tengah malam, Holmes terbangun dan membangunkan Watson.
“Watson,” katanya. “Lihat ke langit dan katakan apa yang kamu lihat.”
“Saya melihat bintang, Holmes,” kata Watson.
“Dan apa kesimpulannya, Watson?”
Watson berpikir sejenak. “Baik,” katanya. “Berdasarkan astronomi, ada jutaan galaksi dan mungkin miliaran planet. Menurut astrologi, saya mengamati bahwa Saturnus berada di dalam Leo. Menurut horologi, saya menyimpulkan bahwa waktu mendekati tiga seperempat pagi. Menurut meteorologi, saya kira besok harinya bagus. Menurut teologi, saya lihat bahwa Tuhan Mahakuasa dan kita begitu kecil tak berarti. Menurutmu sendiri apa, Holmes?”
“Watson, tenda kita dicuri orang!”
(NDA & ADS)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan anekdot?

Apa yang dimaksud dengan anekdot?
Teks anekdot adalah teks yang berisi cerita lucu yang di dalamnya mengandung pesan berupa kritik dan sindiran sosial terhadap suatu fenomena sosial.
Apa saja struktur teks anekdot?

Apa saja struktur teks anekdot?
Struktur teks anekdot adalah abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda.
Apa kaidah kebahasaan teks anekdot?

Apa kaidah kebahasaan teks anekdot?
Menggunakan dialog atau narasi, kalimat retoris, kalimat sindiran, konjungsi temporal, kata kerja aksi, kalimat imperatif, dan kalimat seru.
