Konten dari Pengguna

5 Kultum 10 Hari Terakhir Ramadhan, Menggapai Ampunan Menjelang Lebaran

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi kultum 10 hari terakhir ramadhan. Unsplash/Raka Dwi Wicaksana
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi kultum 10 hari terakhir ramadhan. Unsplash/Raka Dwi Wicaksana

Kultum 10 hari terakhir Ramadhan sering menjadi tema ceramah singkat yang disampaikan di masjid maupun musala menjelang berakhirnya bulan suci.

Sepuluh hari terakhir Ramadan dikenal sebagai waktu yang sangat istimewa karena memiliki banyak keutamaan dan menjadi kesempatan besar bagi umat Islam untuk meraih ampunan dari Allah Swt.

Dalam ajaran Islam, fase terakhir Ramadan disebut sebagai waktu pembebasan dari api neraka. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memperbanyak doa dan sedekah.

Referensi Kultum 10 Hari Terakhir Ramadhan

ilustrasi kultum 10 hari terakhir ramadhan. Unsplash/masjidpogungraya

Kultum 10 hari terakhir Ramadhan dapat disampaikan dengan berbagai tema yang berkaitan dengan peningkatan ibadah serta persiapan menuju Idulfitri. Pada sepuluh malam terakhir Ramadan juga terdapat malam yang sangat mulia yaitu Lailatul Qadar.

Malam tersebut disebutkan dalam Al-Qur’an memiliki nilai ibadah yang lebih baik daripada seribu bulan. Karena keutamaannya yang sangat besar, banyak umat Islam yang berusaha memaksimalkan ibadah pada waktu ini.

Berdasarkan website kemenag.go.id, sepuluh hari terakhir Ramadan memiliki keutamaan besar sehingga Rasulullah saw semakin bersungguh-sungguh dalam beribadah.

Waktu ini menjadi penutup Ramadan yang penuh berkah, terdapat Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan, serta menjadi teladan agar umat Islam tidak lalai beribadah karena kesibukan menjelang hari raya. Berikut beberapa contoh tema kultum singkat yang dapat disampaikan pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

1. Kultum: Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah Swt yang masih memberikan kita kesempatan untuk berada di bulan Ramadan. Selawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad saw, kepada keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Jamaah yang dimuliakan Allah Swt, tidak terasa kita telah memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Bagian akhir Ramadan ini merupakan waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

“Rasulullah saw apabila memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan, beliau menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan bersungguh-sungguh dalam beribadah.”

Hadis ini menunjukkan bahwa Rasulullah meningkatkan ibadahnya secara khusus pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Beliau tidak hanya beribadah sendiri, tetapi juga membangunkan keluarganya agar ikut beribadah.

Hal ini menunjukkan betapa besarnya keutamaan waktu tersebut. Sepuluh hari terakhir Ramadan adalah kesempatan bagi kita untuk meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah Swt.

Jika pada awal Ramadan kita belum maksimal dalam beribadah, maka di akhir Ramadan inilah kesempatan kita untuk memperbaikinya. Perbanyaklah membaca Al-Qur’an, salat malam, berzikir, bersedekah, dan memperbanyak doa kepada Allah Swt.

Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang mendapatkan keberkahan Ramadan. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

2. Kultum: Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jamaah yang dirahmati Allah Swt, salah satu keistimewaan terbesar pada sepuluh hari terakhir Ramadan adalah adanya malam yang sangat mulia yaitu Lailatul Qadar.

Allah Swt berfirman dalam Al-Qur’an Surah Al-Qadr ayat 3:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya: Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. - QS. Al-Qadr: 3

Seribu bulan sama dengan lebih dari 83 tahun. Artinya, beribadah pada malam Lailatul Qadar pahalanya lebih baik daripada beribadah selama lebih dari delapan puluh tahun. Dalam Surah Al-Qadr juga dijelaskan bahwa pada malam tersebut para malaikat turun ke bumi dengan membawa berbagai rahmat dan keberkahan hingga terbit fajar.

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah pada malam-malam terakhir Ramadan. Jangan sampai kita melewatkan kesempatan yang sangat besar ini. Bayangkan jika kita mendapatkan Lailatul Qadar dan beribadah dengan sungguh-sungguh..

Semoga Allah mempertemukan kita dengan malam Lailatul Qadar dan menerima semua amal ibadah kita. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

3. Kultum: Mencari Lailatul Qadar

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jamaah yang dimuliakan Allah Swt, Lailatul Qadar adalah malam yang sangat mulia, tetapi kita tidak mengetahui secara pasti kapan malam tersebut terjadi. Rasulullah saw memberikan petunjuk kepada umatnya untuk mencari malam tersebut pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah saw bersabda:

“Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.”

Malam ganjil yang dimaksud adalah malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29. Hikmah tidak ditentukannya secara pasti malam Lailatul Qadar adalah agar umat Islam bersungguh-sungguh dalam beribadah pada seluruh malam di sepuluh hari terakhir Ramadan.

Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memperbanyak doa. Semoga dengan usaha tersebut Allah memberikan kita kesempatan untuk meraih kemuliaan Lailatul Qadar. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

4. Kultum: Doa di Malam Lailatul Qadar

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jamaah yang dimuliakan Allah Swt, selain memperbanyak ibadah, kita juga dianjurkan untuk memperbanyak doa pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Aisyah radhiyallahu ‘anha bertanya kepada Rasulullah saw:

“Wahai Rasulullah, jika aku mengetahui malam Lailatul Qadar, doa apa yang sebaiknya aku baca?”

Rasulullah saw menjawab:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca pada malam-malam terakhir Ramadan karena pada malam tersebut Allah membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya. Setiap manusia tentu memiliki dosa dan kesalahan.

Oleh karena itu, sepuluh hari terakhir Ramadan adalah kesempatan yang sangat baik untuk memohon ampun kepada Allah Swt. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dan menerima amal ibadah kita. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

5. Kultum: I’tikaf di Sepuluh Hari Terakhir Ramadan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jamaah yang dirahmati Allah Swt, salah satu amalan yang dianjurkan pada sepuluh hari terakhir Ramadan adalah i’tikaf.

I’tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat untuk beribadah kepada Allah Swt. Selama i’tikaf seseorang memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, dan melaksanakan shalat sunnah.

Disebutkan bahwa Rasulullah selalu melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan hingga beliau wafat. Hal ini menunjukkan bahwa i’tikaf merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Tujuan i’tikaf adalah agar seseorang dapat lebih fokus mendekatkan diri kepada Allah serta menjauhkan diri dari kesibukan dunia. Walaupun tidak semua orang dapat melakukan i’tikaf penuh di masjid, kita tetap dapat mengambil hikmahnya dengan memperbanyak ibadah di rumah atau di masjid.

Semoga kita dapat memanfaatkan sepuluh hari terakhir Ramadan ini dengan amal ibadah terbaik. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sepuluh hari terakhir Ramadan merupakan kesempatan besar untuk memperbanyak ibadah dan memohon ampunan kepada Allah Swt sebelum datangnya hari kemenangan Idulfitri.

Oleh karena itu, pesan yang disampaikan dalam kultum 10 hari terakhir ramadhan diharapkan dapat memberikan motivasi agar ibadah semakin meningkat menjelang berakhirnya bulan Ramadan. (Rahma)

Baca juga: Soal Cerdas Cermat Ramadhan untuk Kegiatan Pesantren Kilat