5 Usaha yang Cocok untuk Pemula di Perdesaan, Berikut Penjelasannya!

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat begitu banyak usaha yang cocok untuk pemula di perdesaan. Mulai dari usaha perdagangan, peternakan, perikanan, dan pertanian.
Bagi pemula yang ingin memulai bisnis, kamu perlu memperhatikan potensi bisnis yang ada di lingkungan kamu. Potensi bisnis di daerah perdesaan umumnya ialah agrobisnis dan perdagangan.
Usaha yang Cocok untuk Pemula di Perdesaan
Mengutip Jurnal Masepi berjudul Keragaan dan Potensi Agribisnis Salak di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta oleh Lutfi Isnaini, agrobisnis merupakan salah satu potensi usaha yang bisa dikembangkan.
Agrobisnis juga menjadi salah satu usaha yang cocok untuk pemula di perdesaan. Usaha yang berhubungan dengan tanah ini merupakan kegiatan yang berkaitan dengan produksi pertanian. Usaha ini juga sesuai dengan potensi sumber daya alam dan manusia di perdesaan.
Cakupan usaha di bidang agrobisnis meliputi salah satu ataupun seluruh kegiatan pertanian. Misalnya, produksi pengadaan, pengolahan hasil produksi, penyaluran, hingga pemasaran.
Para pemula di perdesaan yang ingin memulai usaha, dapat mencoba salah satu kegiatan dalam sektor agribisnis tersebut.
Jenis-jenis Usaha untuk Pemula di Perdesaan
Berdasarkan buku Benda-benda di Sekitar Kita oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, berikut ini adalah jenis-jenis usaha yang cocok untuk pemula di perdesaan:
1. Industri
Industri adalah usaha atau kegiatan untuk mengubah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau barang jadi. Bahan mentah berasal dari sumber daya alam.
Usaha industri dapat dilakukan oleh perorangan, kelompok, atau suatu perusahaan, baik pemerintah maupun swasta. Contoh hasil industri adalah benang menjadi pakaian, pengolahan ikan menjadi ikan kaleng, dan karet menjadi ban.
2. Perdagangan
Perdagangan adalah kegiatan yang bertujuan menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Produk yang diperdagangkan merupakan hasil-hasil pertanian, peternakan, perikanan, hutan, dan barang-barang hasil industri.
Perdagangan yang dilakukan antarnegara disebut ekspor impor. Ekspor adalah usaha mengirim dan menjual barang keluar negeri. Sedangkan impor adalah usaha memasukkan dan membeli barang dari luar negeri.
3. Peternakan
Peternakan adalah usaha memelihara binatang peliharaan yang diambil manfaatnya. Usaha peternakan dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu peternakan hewan besar (sapi, kerbau, dan kuda), hewan kecil (kambing, domba, kelinci, dan babi), serta unggas (ayam, itik, entok, dan burung).
4. Perikanan
Usaha perikanan dalam hal ini adalah usaha perikanan darat, yaitu usaha memelihara ikan di perairan darat dengan cara membuat kolam.
Perikanan darat meliputi perikanan air tawar dan perikanan air payau. Contoh hasil perikanan air tawar, misalnya, ikan gurami, nila, bawal, dan lele. Hasil perikanan air payau contohnya ikan bandeng.
5. Pertanian
Usaha pertanian merupakan usaha yang paling banyak ditemukan dalam masyarakat Indonesia. Hal ini sesuai dengan keadaan alam Indonesia sebagai negara agraris. Hasil pertanian Indonesia antara lain padi, jagung, ubi, dan palawija.
(FNS)
