Konten dari Pengguna

7 Contoh Soal Tekanan Osmotik Beserta Pembahasan Lengkap

Kabar Harian
Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
27 Juli 2022 18:59 WIB
·
waktu baca 6 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Contoh soal tekanan osmotik. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Contoh soal tekanan osmotik. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Dalam mata pelajaran kimia, tekanan osmotik adalah tekanan yang diperlukan untuk mempertahankan agar pelarut tidak berpindah dari larutan encer ke larutan pekat. Untuk menentukan jumlah tekanan tersebut, dibutuhkan rumus dan beberapa contoh soal tekanan osmotik yang mudah untuk dipahami.
ADVERTISEMENT
Sebagai informasi, adanya rumus tekanan osmotik ini sendiri penting untuk dipelajari. Pasalnya tanpa disadari, ada berbagai macam penerapan tekanan osmotik di kehidupan sehari-hari yang tidak disadari.
Penerapan-penerapan tekanan osmotik tersebut tentunya membutuhkan perhitungan untuk menemukan jumlah yang sesuai. Berikut beberapa penerapan tekanan osmotik, seperti yang dikutip dari buku Kimia Dasar Konsep-Konsep Inti karangan Raymond Chang, di antaranya:
Ingin tahu seperti apa rumus dan beberapa contoh soal tekanan osmotik dalam mata pelajaran kimia? Simak informasinya pada artikel di bawah ini.

Rumus Tekanan Osmotik

Sebelum membahas contoh-contoh soal tekanan osmotik, ketahui terlebih dahulu apa rumus dari tekanan osmotik. Menyadur laman Chemistry LibreTexts, berikut rumus tekanan osmotik, yaitu:
ADVERTISEMENT
Keterangan:
π = tekanan osmotik (Pa atau atm)
M = molaritas (mol zat terlarut perliter)
R = konstanta gas (0,082 L atm mol-1 k-1)
T = suhu (K)
Adapun kategori tekanan larutan dibagi menjadi tiga, yakni:
Sebagai informasi, rumus tekanan osmotik ini ditemukan oleh Jacobus Van't Hoff. Mengutip laman Google Arts & Culture, Jacobus Henricus "Henry" van 't Hoff, Jr. adalah kimiawan fisika dan organik Belanda dan pemenang Penghargaan Nobel dalam Kimia pada tahun 1901.
ADVERTISEMENT
Buku Tokoh Penerima Penghargaan Nobel karangan Muhammad Noor menyebutkan ada banyak buku-buku yang sudah diterbitkan oleh Jacobus Van't Hoff. Tidak hanya buku, Jacob juga membantu mengerjakan berbagai macam teknis, salah satunya yang berjudul Bridge tot de Kennis Van.
Hingga kini, ia dianggap sebagai salah satu kimiawan terbesar sepanjang masa bersama dengan kimiawan Prancis Antoine Lavoisier, Louis Pasteur, dan Jerman Friedrich Wohler. Pada 1885, Jacobus diangkat sebagai anggota Akademi Ilmiah Kerajaan Belanda.

Contoh Soal Tekanan Osmotik

Contoh soal tekanan osmotik dan pembahasan lengkapnya. Foto: Unsplash
Untuk memahami lebih jelas tentang rumus-rumus tekanan osmotik yang dijelaskan di atas, berikut beberapa contoh soal tekanan osmotik yang dikutip dari buku Mudah dan Aktif Belajar Kimia karya Yayan Sunarya dan Agus Setiabudi.

Soal 1

Tentukan tekanan osmotik larutan glukosa 0,03 M pada suhu 29°C!
ADVERTISEMENT
Jawaban:
π = M x R x T
= 0,03M x 0,082 Latm mol/K x (29+273) K
= 0,74 atm
Jadi, tekanan osmotik larutan glukosa tersebut yaitu 0,74 atm.

Soal 2

Terdapat larutan non elektrolit yang berada di suhu 27 °C dengan tekanan osmotik sebesar 0,738 atm. Hitunglah berapa besarnya molaritasnya!
Diketahui:
π = 0,738 atm
T = 27 °C = (27+273) °K = 300 °K
R = 0,082 L atm/mol K
Jawaban:
π = M x R x T
M = π/(R.T)
M = 0,738/(0,082*300)
= 0,738/24,6
= 0,03 M
Jadi, molaritas dari tekanan osmotik 0,738 atm adalah 0,03 M.

Soal 3

Dr. Vegapunk mempunyai 46,8 gram NaCl di dalam 2 liter pelarut. Apabila Dr. Vegapunk mengukurnya di suhu 77 °C, berapa atm tekanan osmotiknya? (Mr NaCl = 58,5)
ADVERTISEMENT
Diketahui:
m = 46,8 gram
Mr = 58,5
V = 2 liter = 2000 mL
T = 77 °C = 350 °K
i = 2
Jawaban:
π = M x R x T x i
= [(m/Mr) x (1000/V)] x R x T x i
= (46,8/58,5) x (1000/2000) x 0,082 x 350 x 2
= 0,8 x 0,5 x 0,082 x 350 x 2
= 22,96 atm
Jadi, tekanan osmotiknya adalah 22,96 atm.

Soal 4

Budi membuat larutan pupuk menggunakan bahan urea sebanyak 12 gram yang kemudian dilarutkan dalam air sebanyak 1 liter. Jika suhu larutannya menjadi 37 °C, hitunglah tekanan osmotik pupuk Budi!
Diketahui:
m = 12 gram
Mr = 60
ADVERTISEMENT
V = 1 liter = 1000 mL
T = 37 °C = 310 °K
Jawaban:
π = M.R.T
= [(m/Mr) x (1000/V)] x R x T
= (12/60) x (1000/1000) x 0,082 x 310
= (1/5) x 0,082 x 310
= 5,048 atm
Jadi, tekanan osmotiknya adalah 5,048 atm.

Soal 5

Seorang pasien di rumah sakit desa Sukamaju membutuhkan infus sebanyak 500 mL yang harus sesuai dengan tekanan darah yakni 6,56 pada suhu 47 °C. Berapa massa glukosa (C6H12O6) yang dibutuhkan untuk membuat infus tersebut? (Mr C6H12O6 = 180)
Diketahui:
π = 6,56 atm
T = 47 °C = 320 °K
R = 0,082 L atm/mol K
Kemudian, cari molaritas dengan menggunakan rumus berikut ini, yakni:
ADVERTISEMENT
π = M x R x T
M = π/RT
= 6,56/(0,082 x 320)
= 0,25 M
Lalu, hitung massa berdasarkan rumus berikut ini,
M = (m/Mr) x (1000/V)
m = (M x Mr x V)/1000
m = (0,25 x 180 x 500)/1000
= 22,5 gram
Jadi, massa glukosa yang dibutuhkan adalah 22,5 gram.

Soal 6

Adi melarutkan senyawa garam BaCl2 sebanyak 52 gram ke dalam pelarut berupa air sebanyak 5 liter. Jika suhu hasil pelarutannya adalah 27 °C, berapakah tekanan osmotiknya? (Mr BaCl2 = 208)
Diketahui:
m = 52 gram
Mr = 208
V = 5 liter = 5000 mL
T = 27 °C = 300 °K
i = 3
ADVERTISEMENT
Jawaban:
π = M x R x T x i
π = [(m/Mr) x (1000/V)] x R x T x i
π = (52/208) x (1000/5000) x 0,082 x 350 x 3
π = 0,25 x 0,2 x 0,082 x 300 x 3
= 3,69 atm
Jadi, tekanan osmotiknya adalah 3,69 atm.

Soal 7

Coba hitunglah tekanan osmotik larutan 3.6 gram glukosa yang terlarut dalam 500 mL larutan pada suhu 27 derajat celsius! (Mr = 180, R = 0,082 L atm/mol K)
Jawaban:
Sebelum menghitung tekanan osmotik, ubah terlebih dahulu derajat celsius menjadi kelvin, seperti contoh di bawah ini:
T = 27°C
= 27°C + 273
= 300 K
Kemudian, cari terlebih dahulu molaritasnya, yakni:
ADVERTISEMENT
M = (gram/Mr) x (1.000/V)
= (3,6/180) x (1.000/500)
= 0,02 x 2
= 0,04 mol/L
Lalu, masukkan komponen tersebut untuk mencari tekanan osmotiknya, yakni:
π = M x R x T
= 0,04 x 0,082 x 300
= 0,984 atm
Jadi, tekanan osmotiknya adalah 0,984 atm.
(JA)