Konten dari Pengguna

7 Gejala Migrain dan Cara Mengatasinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami migrain. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seorang wanita yang mengalami migrain. Foto: iStock

Migrain merupakan sakit kepala yang terasa berdenyut dan biasanya terjadi pada satu sisi kepala saja. Gejala migrain umumnya ditandai dengan rasa nyeri berulang dengan frekuensi dan intensitas yang berbeda-beda di satu daerah kepala (sakit kepala sebelah).

Dikutip dari Neurosains: Menjiwai Sistem Saraf dan Otak oleh Muhammad Akil Musi dan Nurjannah, migrain merupakan penyakit saraf dengan rasa nyeri mengganggu yang dapat berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari.

Hingga kini, penyebab migrain belum dapat dipastikan. Namun, dalam banyak kasus, migran berhubungan dengan menurunnya zat kimia dalam otak yang disebut serotonin.

Kondisi ini diduga menyebabkan salah satu saraf otak melepaskan zat kimia menuju lapisan luar otak, sehingga menimbulkan nyeri. Simak penjelasan lengkap soal gejala sakit kepala migrain dan cara mengatasinya berikut ini.

Gejala Sakit Kepala Migrain

Ilustrasi salah satu gejala migrain adalah nyeri berdenyut pada kepala. Foto: iStock

Sakit kepala migrain dapat dipicu oleh banyak faktor, seperti kelelahan, kecemasan, efek samping konsumsi obat, kualitas tidur yang buruk, dan lainnya.

Serangan migrain juga dapat disebabkan oleh pola makan dan minum yang tidak sehat, serta terlalu banyak mengonsumsi makanan tertentu, seperti alpukat. Mengonsumsi alpukat terlalu banyak dapat menyebabkan migrain karena kandungan asam amino tirosin di dalamnya.

Pada umumnya, sakit kepala migrain meliputi separuh kepala yang ditandai dengan beberapa gejala pada tingkat sedang sampai parah. Lalu, apa saja gejala migrain dan cara mengatasinya? Berikut beberapa gejala migrain yang perlu diketahui.

1. Nyeri Berdenyut pada Satu atau Kedua Sisi Kepala

Nyeri berdenyut pada kepala merupakan tanda dan gejala migrain yang paling umum. Nyeri berdenyut tersebut sering kali dirasakan pada satu sisi kepala.

Dalam sebuah survei pada pasien migrain yang dilakukan oleh National Headache Foundation, ditemukan bahwa 50 persen pasien selalu mengalami sakit berdenyut pada satu sisi kepala.

2. Nyeri pada Mata

Sakit migrain sering kali menyebar hingga ke belakang mata. Biasanya, hal tersebut disebabkan oleh ketegangan pada mata.

3. Mual dan Muntah

Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Migraine Study II, diketahui 73 persen dari 3.700 orang yang sakit migrain mengalami mual dan 29 persen mengalami muntah. Orang yang mengalami gejala migrain dan mual diketahui memiliki rasa sakit yang lebih berat.

4. Vertigo atau Penglihatan Ganda

Sakit migrain dapat menyebabkan pusing, vertigo, atau penglihatan ganda. Beberapa orang yang mengalami migrain mungkin mengalami masalah keseimbangan juga.

Dalam sebuah penelitian terbaru, ditemukan hubungan antara intensitas gejala migrain dan vertigo. Semakin kuat migrain, penderita lebih mungkin mengalami gejala vertigo.

Vertigo merupakan kondisi yang membuat penderitanya mengalami pusing sampai merasa dirinya atau sekelilingnya berputar. Penderita dapat mengalami vertigo dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

5. Kelelahan

Orang yang mengalami migrain dapat merasakan beberapa gejala pada tubuhnya, seperti kelelahan, kesulitan berkonsentrasi, kelemahan, pusing, penglihatan kabur, dan kehilangan energi selama periode pascamigrain.

6. Kesulitan Berbicara

Tidak dapat mengungkapkan sesuatu dengan kata-kata atau yang diucapkan tidak sesuai dengan yang akan disampaikan merupakan gejala lain terjadinya migrain.

Namun, jika mengalami kesulitan berbicara untuk pertama kalinya, segera hubungi dokter untuk memastikan masalah tersebut tidak terkait dengan masalah yang lebih serius, seperti stroke.

7. Hidung Tersumbat atau Mata Berair

Beberapa orang yang mengalami migrain memiliki gejala sinus, seperti hidung tersumbat atau mata berair. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa di antara orang yang mengeluhkan sakit kepala karena gejala sinus, hampir 90 persen mengalami migrain.

Cara Mengatasi Sakit Kepala Migrain

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami migrain meminum obat. Foto: iStock

Dikutip dari Hijama or Oxidant Drainase Therapy (ODT) oleh Azib Susiyanto, berikut beberapa cara mengatasi sakit kepala migrain yang bisa dilakukan dari rumah.

1. Minum Obat

Menggunakan obat antinyeri yang dapat dibeli bebas tanpa resep, seperti parasetamol, atau obat antiinflamasi, seperti aspirin dan ibuprofen.

2. Mengenali Penyebab Migrain

Mengenali penyebab migrain dapat membantu mengurangi gejalanya. Misalnya, jika migrain disebabkan oleh stres, segera kelola kondisi tersebut agar gejala migrain tidak muncul kembali.

3. Latihan Relaksasi

Mengikuti latihan relaksasi untuk mengurangi ketegangan otot dapat membantu mengurangi gejala migrain.

4. Hindari Makanan Pemicu Migrain

Makan secara teratur dan menghindari makanan yang dapat menyebabkan migrain, seperti makanan yang terlalu asin dan memiliki kolesterol tinggi.

Selain itu, hindari mengonsumsi alpukat terlalu banyak. Menurut National Headache Foundation, salah satu efek samping terlalu banyak makan alpukat adalah terserang migrain.

5. Mengonsumsi Jus Anggur

Minum jus anggur murni (tanpa campuran air) diketahui dapat membantu menyembuhkan sakit kepala migrain.

6. Memberikan Kompres Dingin

Memberikan kompres dingin di bagian belakang leher dapat membantu meredakan migrain.

7. Melakukan Terapi Akupuntur

Jika pengobatan dengan obat pereda nyeri tidak dapat membantu, lakukan terapi akupuntur untuk membantu mengurangi gejala dan frekuensi serangan migrain.

Konsultasikan ke dokter apabila mengalami gejala migrain yang tidak kunjung sembuh dan bertambah parah.

Gejala Migrain Kanan

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami salah satu gejala migrain, yaitu mual. Foto: iStock

Dikutip dari Healthline, gejala migrain sebelah kanan umumnya ditandai dengan sensasi berdenyut yang parah dan disertai dengan beberapa gejala lainnya, seperti:

  • Penglihatan kabur

  • Mual

  • Sensitif terhadap cahaya dan suara

  • Muntah

  • Sensasi kesemutan di wajah

Adapun beberapa cara mengatasi sakit kepala sebelah kanan adalah sebagai berikut.

  • Minum obat pereda nyeri, seperti parasetamol, ibuprofen, dan aspirin.

  • Memberikan kompres dingin ke bagian belakang leher.

  • Memperbaiki postur tubuh untuk meredakan ketegangan dari kepala, leher, dan bahu.

  • Minum lebih banyak air putih untuk menghindari dehidrasi.

Gejala Migrain Kiri

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami gejala migrain sebelah kiri, yaitu mual dan muntah. Foto: iStock

Gejala migrain sebelah kiri umumnya ditandai dengan rasa berdenyut hebat di sisi kepala kiri. Rasa sakit dimulai dari sekitar mata atau pelipis, kemudian menyebar ke bagian sisi kepala.

Adapun beberapa gejala migrain sebelah kiri lainnya adalah sebagai berikut.

  • Penglihatan kabur

  • Mual dan muntah

  • Pusing

  • Sensitif terhadap suara, cahaya, sentuhan, dan bau

  • Sensasi kesemutan di wajah

Berikut beberapa cara mengatasi sakit kepala migrain sebelah kiri.

  • Minum obat pereda nyeri, seperti parasetamol, ibuprofen, dan aspirin.

  • Mandi air hangat.

  • Menghindari makanan dan minuman pemicu migrain, seperti kafein, alkohol, dan keju.

  • Minum lebih banyak air putih untuk menghindari dehidrasi.

Gejala Migrain Kronis

Ilustrasi seorang wanita yang mengalami migrain kronis. Foto: iStock

Beberapa orang mungkin pernah mengalami sakit kepala migrain yang terlalu sering. Lantas, sering migrain gejala apa? Jika seseorang sering merasakan gejala migrain, kemungkinan orang tersebut mengalami migrain kronis.

Migrain kronis adalah sakit kepala sebelah yang terjadi lebih dari 15 hari dalam sebulan. Menurut Cleveland Clinic, sakit kepala ini dimulai dengan rasa sakit yang jarang lalu secara bertahap berubah menjadi rasa sakit yang lebih sering.

Ada beberapa gejala migrain kronis atau gejala sering migrain yang biasanya dialami oleh penderita, di antaranya:

  • Sakit kepala dengan intensitas sedang hingga berat, yang semakin memburuk jika melakukan aktivitas fisik tertentu

  • Nyeri pada satu atau kedua sisi kepala yang terjadi lebih dari 4 jam dalam satu waktu dan berlangsung lebih dari 15 hari sebulan

  • Sakit kepala berdenyut seperti adanya tekanan

  • Sensitif terhadap cahaya, suara, dan bau

  • Mual dan muntah

  • Pusing

Migrain kronis dapat diatasi dengan pengelolaan gaya hidup sehat dan menghindari pemicu sakit kepala. Beberapa cara mengatasi migrain kronis yang bisa dilakukan di antaranya:

  1. Mengobati serangan awal migrain dengan obat pereda nyeri, seperti parasetamol, aspirin, dan ibuprofen. Secara perlahan bisa meningkatkan dosis sesuai kebutuhan hingga dosis maksimal yang dapat ditoleransi.

  2. Menurunkan berat badan jika tubuh termasuk obesitas.

  3. Menerapkan pola makan plant-based untuk mengatasi gejala migrain, yakni pola makan yang terdiri dari makanan nabati berbasis sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

  4. Mengelola stres dengan melakukan beberapa latihan fisik, seperti meditasi, yoga, dan latihan relaksasi.

  5. Mengonsumsi air putih agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa saja pemicu sakit kepala migrain?

chevron-down

Sakit kepala migrain dapat dipicu oleh banyak faktor, seperti kelelahan, kecemasan, efek samping konsumsi obat, kualitas tidur yang buruk, dan lainnya.

Apa saja gejala migrain kanan?

chevron-down

Gejala migrain sebelah kanan umumnya ditandai dengan sensasi berdenyut yang parah dan disertai dengan beberapa gejala lainnya, seperti penglihatan kabur, mual, sensitif terhadap cahaya dan suara, muntah, dan sensasi kesemutan di wajah.

Apa itu migrain kronis?

chevron-down

Migrain kronis adalah sakit kepala sebelah yang terjadi lebih dari 15 hari dalam sebulan.