Konten dari Pengguna

9 Manfaat Donor Darah untuk Kesehatan Tubuh

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manfaat donor darah bagi kesehatan tubuh pendonor. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Manfaat donor darah bagi kesehatan tubuh pendonor. Foto: Shutterstock

Donor darah ternyata tak hanya bermanfaat bagi penerima donor, tetapi juga untuk para pendonornya. Manfaat donor darah untuk kesehatan tubuh sangat beragam, mulai dari mengurangi stres hingga mencegah berbagai penyakit.

Mental Health Foundation menyebutkan bahwa donor darah dapat mengurangi stres, meningkatkan kepuasan dan kebahagiaan hidup, hingga membantu menyingkirkan perasaan negatif. Tak hanya itu, American Journal of Epidemology menyatakan bahwa pendonor memiliki risiko yang lebih kecil untuk mengalami serangan jantung.

Selain yang telah disebutkan, masih banyak manfaat donor darah untuk kesehatan yang perlu diketahui. Simak penjelasannya berikut ini.

Apa Manfaat Donor Darah?

Donor darah dapat dimanfaatkan untuk mencegah penyakit jantung. Foto: Pixabay

Donor darah merupakan kegiatan yang kurang diminati. Buktinya, dari sekitar 60% populasi berhasil memenuhi syarat untuk mendonorkan darah, hanya 4% populasi yang melakukannya.

Padahal, ada banyak manfaat donor darah bagi para pendonor untuk kesehatan tubuh. Berikut informasi lengkap soal manfaat donor darah, dikutip dari berbagai sumber.

1. Meningkatkan kesehatan jantung

Mengutip National Library of Medicine, donor darah dapat meningkatkan kesehatan jantung. Pasalnya, zat besi dalam darah yang tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti detak jantung tidak teratur, lemah otot, pengerasan pembuluh darah, penurunan libido hingga pembesaran hati.

Dengan melakukan donor darah, zat besi pada darah dapat berkurang hingga 225-259 mg. Kondisi ini memungkinkan darah mengalir lebih mudah melalui pembuluh darah dan mencapai jantung lebih cepat.

2. Menurunkan risiko kanker

Selain meningkatkan kesehatan jantung, melakukan donor darah dapat mengurangi risiko munculnya kanker di dalam tubuh. Potensi kanker dapat diakibatkan oleh kelebihan zat besi dalam tubuh yang menyebabkan radikal bebas.

Menurut penelitian yang diterbitkan di Journal of the National Cancer Institute melakukan pengujian terhadap dua kelompok pria selama empat setengah tahun. Hasilnya, pendonor mengalami penurunan tingkat zat besi dalam tubuh. Dengan begitu, risiko kanker dapat menurun.

3. Mendeteksi anemia

Sebelum melakukan donor darah, pendonor perlu melakukan tes hemoglobin untuk dapat memenuhi syarat atau tidak. Apabila calon pendonor tidak memenuhi syarat, kemungkinan besar calon tersebut menderita anemia.

4. Menurunkan berat badan

Jika ingin menurunkan berat badan, lakukanlah donor darah. Pasalnya, setiap mendonorkan darah, kalori yang ada di dalam tubuh dapat terbakar hingga 650 kalori.

Meski demikian, mendonorkan darah bukan cara utama yang direkomendasikan untuk membakar kalori. Pasalnya, kegiatan ini hanya bisa dilakukan setiap tiga bulan sekali.

Mencerahkan kulit jadi manfaat dari mendonorkan darah. Foto: Pixabay

5. Mencegah penuaan dini

Salah saat manfaat donor darah yang menguntungkan bagi para wanita adalah mencegah penuaan dini.

Melakukan donor darah dapat membantu menghilangkan tanda-tanda penuaan dini. Sama seperti penyakit-penyakit lainnya, penuaan dini disebabkan oleh radikal bebas yang dapat dipicu oleh kelebihan zat besi.

Donor darah disebut mampu mencegah penuaan dini. Ini karena regenerasi sel darah akan terjadi secara alami setelah melakukan donor darah.

6. Mencerahkan kulit

Memiliki kulit yang cerah merupakan impian banyak perempuan. Selain menggunakan krim, donor darah juga dapat membantu mencerahkan wajah.

Kelebihan zat besi dalam darah dapat dikurangi dengan donor darah. Akhirnya, zat besi dalam darah dapat terkontrol dengan baik, sehingga kulit wajah menjadi lebih bersih dan cerah.

7. Menurunkan kolesterol

Kolesterol berlebih yang ada di dalam darah dapat menimbulkan penyakit berbahaya. Donor darah bisa dimanfaatkan untuk menjaga kolesterol agar tetap dalam kadar yang normal.

8. Mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis

Sebelum mendonorkan darah, para petugas akan melakukan tes kesehatan untuk mengetahui kemungkinan penyakit yang ada dalam tubuh.

Artinya, donor darah juga bisa jadi tempat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Pemeriksaan kesehatan sebelum donor darah dapat mendeteksi berbagai penyakit, seperti hepatitis, demam berdarah, HIV, dan lainnya.

9. Memperpanjang usia

Memiliki umur yang panjang merupakan hal yang diinginkan oleh semua orang. Oleh karena itu, menjaga kesehatan tubuh jadi hal penting agar terhindar dari berbagai penyakit kronis.

Dengan rutin mendonorkan darah, pria dan wanita dapat mencegah penyakit berbahaya, sehingga mampu memperpanjang usia.

Apa Efek Samping Setelah Donor Darah?

Efek samping setelah donor darah yakni tangan terasa nyeri hingga pingsan. Foto: Unsplash

Setelah mendonorkan darah, ada efek samping yang akan dirasakan oleh para pendonor. Menurut laman HDFC Ergo, efek samping donor darah yang umum terjadi adalah memar di daerah bekas suntikan yang menimbulkan rasa nyeri.

Tidak hanya itu, beberapa orang juga mengalami efek samping berupa hilang kesadaran atau pingsan. Biasanya, kondisi tersebut karena pengambilan darah yang cukup banyak, sehingga tubuh merasa lemas.

Untuk mencegah efek samping yang tak diinginkan, ketahui syarat-syarat donor darah yang perlu dipenuhi. Dikutip dari laman Ayo Donor PMI, berikut syarat donor darah:

  1. Sehat jasmani dan rohani

  2. Usia 17-65 tahun

  3. Tekanan darah sistole di angka 100-170 dan diastole di angka 70-100

  4. Kadar hemoglobin 12,5 gram untuk pria dan 12 gram untuk perempuan

  5. Interval donor minimal 12 minggu atau setiap 3 bulan

Berapa Lama Darah Kembali Normal Setelah Donor?

Laman PMI DKI Jakarta menyebutkan bahwa volume darah pendonor akan terganti secara alami pada 48 jam setelah donor. Semua sel darah merah yang hilang pun akan tergantikan dalam waktu 4-8 minggu dengan sel-sel darah yang baru.

Apa Hukum Donor Darah dalam Islam?

Apa hukum donor darah dalam islam yang perlu untuk diketahui? Foto: Unsplash

Dalam Islam, donor darah dapat dilakukan jika tidak ada pilihan lain untuk menyelamatkan atau membantu orang yang memerlukan darah tersebut. Kaidah fiqhiyah menerangkan,

"Sesuatu yang diperbolehkan dalam keadaan darurat, (hanya diberlakukan) untuk mengatasi kesulitan tertentu."

Jadi, bila dilihat dari urgensinya, donor darah dalam Islam tidak terlepas dari unsur kemaslahatan yang bersifat dharury, yaitu menolong sesama dalam keadaan darurat.

Donor darah sendiri bermanfaat bagi kesehatan orang yang menerimanya, sehingga kegiatan ini dapat menjadi bentuk amal yang paling mulia.

(JA)

Baca Juga: 9 Syarat Donor Darah yang Perlu Diketahui Calon Pendonor

Frequently Asked Question Section

Apa efek samping setelah donor darah?

chevron-down

Efek samping donor darah yang umum terjadi adalah memar di daerah bekas suntikan yang menimbulkan rasa nyeri.Beberapa orang juga mengalami efek samping berupa hilang kesadaran atau pingsan.

Apa manfaat donor darah menurut Islam?

chevron-down

Donor darah sendiri bermanfaat bagi kesehatan orang yang menerimanya, sehingga kegiatan ini dapat menjadi bentuk amal yang paling mulia.

Berapa lama darah kembali normal setelah donor?

chevron-down

Laman PMI DKI Jakarta menyebutkan bahwa volume darah pendonor akan terganti secara alami pada 48 jam setelah donor. Semua sel darah merah yang hilang pun akan tergantikan dalam waktu 4-8 minggu dengan sel-sel darah yang baru.