Apa Itu Balpres? Ini Pengertian, Tujuan, dan Manfaatnya bagi Masyarakat

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ditengah maraknya pemberitaan tentang pemusnahan pakaian bekas impor ilegal oleh pemerintah, pertanyaan apa itu balpres muncul terutama bagi yang belum memahaminya.
Balpres merupakan singkatan dari balpres, yaitu pakaian bekas yang dikemas dalam bentuk bal atau karung besar dan biasanya berasal dari luar negeri.
Barang ini masuk ke Indonesia secara ilegal karena impor pakaian bekas dilarang oleh pemerintah. Balpres umumnya berupa pakaian layak pakai, sepatu, atau aksesori bekas yang banyak diperjualbelikan di pasar tradisional dengan harga murah.
Apa Itu Balpres Terkait Barang Ilegal?
Apa itu balpres dalam konteks kebijakan pemerintah tidak hanya dipahami sebagai pakaian bekas, tetapi juga sebagai barang ilegal yang melanggar aturan perdagangan.
Dikutip dari laman kumparan.com, balpres yang masuk secara ilegal sering disita oleh Bea Cukai karena tidak memenuhi ketentuan impor dan berpotensi merugikan industri tekstil dalam negeri.
Selama ini, balpres hasil sitaan tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar atau dihancurkan, namun proses ini menimbulkan biaya yang sangat besar bagi negara, bahkan mencapai belasan juta rupiah per kontainer.
Tujuan utama penindakan terhadap balpres adalah untuk melindungi industri tekstil dan garmen dalam negeri. Masuknya pakaian bekas impor secara ilegal dapat menekan produk lokal karena harganya jauh lebih murah, sehingga mengurangi daya saing pelaku usaha nasional.
Selain itu, balpres juga berisiko membawa masalah kesehatan dan kebersihan karena tidak melalui proses standar kelayakan seperti produk tekstil baru.
Namun, pemerintah mulai mengkaji pendekatan baru terkait penanganan balpres. Dalam pemberitaan Kumparan, disebutkan bahwa biaya pemusnahan balpres dinilai terlalu mahal dan tidak memberikan nilai tambah ekonomi.
Oleh karena itu, muncul usulan agar balpres tidak langsung dimusnahkan, melainkan dikelola melalui skema daur ulang. Pakaian bekas tersebut dapat dicacah dan dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku industri tekstil atau produk lain yang lebih aman dan bernilai guna.
Manfaat pengelolaan balpres melalui daur ulang cukup besar bagi masyarakat. Selain mengurangi beban biaya negara, skema ini juga dapat membuka peluang usaha baru, khususnya bagi pelaku UMKM yang bergerak di bidang daur ulang tekstil.
Limbah pakaian bekas dapat diolah menjadi produk baru yang memiliki nilai jual, sehingga menciptakan lapangan kerja dan mendukung ekonomi sirkular.
Dengan demikian, pemahaman tentang apa itu balpres menjadi penting bagi masyarakat. Balpres bukan sekadar pakaian bekas murah, tetapi juga persoalan hukum, ekonomi, dan lingkungan.
Penanganan yang tepat tidak hanya melindungi industri dalam negeri, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas jika dikelola secara bijak dan berkelanjutan. (Yolan)
Baca juga: Purbaya Ungkap Biaya Pemusnahan Balpres Mahal, Usul Pakai Skema Daur Ulang
