Apa Itu CNG Pengganti LPG? Cari Tahu Penjelasan Paling Lengkap di Sini

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu CNG pengganti LPG? Mendadak pemerintah mulai membahas rencana transisi energi untuk rumah tangga. Isu ini membuat penasaran karena menyangkut kebutuhan sehari-hari yang hampir ada di setiap dapur di Indonesia.
Di media sosial, ramai dibicarakan. Ada yang penasaran soal cara penerapan CNG, ada yang membahas aspek keamanannya, sementara yang lain ingin tahu bagaimana proses transisi tersebut akan dilakukan ke depannya?
Apa itu CNG pengganti LPG Energi untuk Rumah Tangga?
Apa itu CNG pengganti LPG? Mengutip situs https://kominfo.kuburaya.go.id/, CNG atau Compressed Natural Gas merupakan gas alam yang dimampatkan hingga memiliki tekanan sangat tinggi sehingga lebih mudah disimpan dan didistribusikan.
Berbeda dengan LPG yang berbentuk gas cair, CNG tetap berbentuk gas dan sebagian besar mengandung metana yang berasal dari gas bumi.
Selama ini CNG lebih banyak dikenal sebagai bahan bakar kendaraan, namun kini pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang mengkaji pemanfaatannya sebagai alternatif pengganti LPG 3 kilogram.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG yang nilainya terus membebani subsidi energi negara.
Dengan memanfaatkan cadangan gas alam dalam negeri, pemerintah menilai penggunaan CNG berpotensi menjadi solusi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menghemat devisa.
Mengutip situs https://kumparan.com/kumparanbisnis, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa CNG disimpan dalam tabung bertekanan hingga 250 bar.
Pemerintah bahkan menyebut Indonesia berpotensi menjadi negara pertama di dunia yang menggunakan tabung CNG ukuran 3 kilogram untuk kebutuhan rumah tangga dengan memanfaatkan tabung tipe 4 berbahan komposit serat (fiber) yang lebih ringan dan kuat.
Pemerintah juga menyebut bahan baku CNG dapat dipenuhi dari lapangan migas yang sudah ada di Indonesia. Berdasarkan simulasi yang dilakukan, konversi dari LPG ke CNG diperkirakan mampu menekan beban subsidi energi sekitar 20-30 persen.
Apabila skema penerapannya berjalan sesuai rencana, harga penggunaan CNG juga dinilai berpotensi lebih murah dibanding LPG. Meski demikian, penggunaan CNG sebagai pengganti LPG 3 kg masih berada pada tahap uji coba dan pengkajian.
Pemerintah masih mempersiapkan berbagai aspek teknis, mulai dari desain tabung, regulator, sistem distribusi, hingga standar keamanan sebelum diterapkan secara luas.
Selain itu, pemerintah memastikan tabung CNG nantinya dirancang agar tetap kompatibel dengan kompor yang saat ini digunakan masyarakat, sehingga pengguna tidak perlu mengganti kompor dan cukup memasang CNG dengan sistem yang telah disesuaikan.
Apabila program ini nantinya direalisasikan, pemerintah juga perlu menyiapkan infrastruktur distribusi serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara penggunaan CNG yang benar dan aman.
Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi mengenai penggantian penuh LPG 3 kilogram dengan CNG, sehingga masyarakat diimbau menunggu informasi lanjutan dari pemerintah terkait perkembangan program tersebut. (Fikah)
Baca juga: Harga B50 Solar, BBM Baru yang Hadir pada Bulan Juli 2026
