Apa yang Terjadi dengan Meksiko di FIFA World Cup 2022? Cek di Sini

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang terjadi dengan Meksiko di FIFA World Cup 2022 untuk pertama kalinya sejak tahun 1978 menjadi sorotan penting dalam perjalanan panjang tim tersebut.
Rekam jejak yang konsisten di turnamen dunia membuat perubahan hasil pada edisi tertentu memiliki makna besar bagi evaluasi performa secara menyeluruh.
Perjalanan panjang di panggung internasional menunjukkan kombinasi kekuatan regional dan tantangan saat menghadapi kompetisi tingkat global yang lebih ketat.
Fakta Apa yang Terjadi dengan Meksiko di FIFA World Cup 2022
Dikutip dari fifa.com, apa yang terjadi dengan Meksiko di FIFA World Cup 2022 untuk pertama kalinya sejak tahun 1978 adalah kegagalan lolos dari fase grup setelah finis di peringkat ketiga Grup C dengan empat poin.
Tim nasional Meksiko memasuki FIFA World Cup 2022 dengan status sebagai salah satu peserta paling konsisten dari kawasan CONCACAF.
Sejak tahun 1994 hingga 2018, langkah menuju babak 16 besar selalu berhasil dicapai, meskipun perjalanan sering terhenti di fase tersebut.
Pada pertandingan pertama, Meksiko bermain imbang 0-0 melawan Polandia. Hasil ini sebenarnya memberi peluang awal yang cukup baik, tetapi kegagalan memaksimalkan peluang membuat posisi di klasemen belum menguntungkan. Ketajaman lini depan menjadi perhatian sejak laga pembuka.
Pertandingan kedua menghadirkan tantangan besar saat menghadapi Argentina. Kekalahan 2-0 membuat situasi semakin sulit karena selisih gol menjadi faktor krusial.
Tekanan meningkat karena peluang lolos semakin bergantung pada hasil pertandingan terakhir.
Laga penentuan melawan Arab Saudi berakhir dengan kemenangan 2-1. Hasil tersebut memberi tambahan tiga poin, tetapi belum cukup untuk membawa Meksiko melaju ke fase gugur.
Polandia memiliki keunggulan selisih gol, sehingga Meksiko harus puas berada di posisi ketiga.
Kegagalan ini menjadi momen yang cukup bersejarah. Sejak Piala Dunia 1978, Meksiko selalu mampu melewati fase grup setiap kali tampil di turnamen ini.
Catatan panjang tersebut akhirnya terhenti di Qatar, menandai perubahan signifikan dalam konsistensi performa. Secara keseluruhan, Meksiko telah tampil sebanyak 18 kali di Piala Dunia, termasuk edisi 2026 sebagai tuan rumah bersama.
Jumlah ini bahkan melampaui beberapa negara besar seperti Prancis dan Inggris dalam hal partisipasi. Namun, keberhasilan melangkah jauh di turnamen belum sebanding dengan frekuensi keikutsertaan.
Prestasi terbaik Meksiko terjadi saat menjadi tuan rumah pada tahun 1970 dan 1986, ketika mampu mencapai perempat final.
Dukungan publik dan keuntungan bermain di kandang memberikan pengaruh besar terhadap pencapaian tersebut. Di luar itu, perjalanan sering terhenti sebelum fase akhir.
Konsistensi di level regional menjadi kekuatan utama. Dominasi di zona CONCACAF membuat Meksiko hampir selalu lolos ke putaran final.
Akan tetapi, tantangan muncul saat menghadapi tim dari kawasan lain yang memiliki kedalaman skuad dan pengalaman berbeda.
Evaluasi terhadap performa 2022 menyoroti beberapa aspek penting. Produktivitas gol yang rendah menjadi salah satu penyebab utama kegagalan. Selain itu, efektivitas strategi saat menghadapi tim kuat juga belum memberikan hasil maksimal.
Perubahan arah kemudian dilakukan untuk menyambut turnamen berikutnya. Meksiko akan menjadi tuan rumah bersama pada Piala Dunia 2026, menjadikannya negara pertama yang menjadi tuan rumah atau co-host sebanyak tiga kali.
Kesempatan ini membuka peluang untuk memperbaiki catatan dan kembali menunjukkan performa kompetitif.
Apa yang terjadi dengan Meksiko di FIFA World Cup 2022 untuk pertama kalinya sejak tahun 1978 mencerminkan titik balik dalam perjalanan tim yang sebelumnya dikenal stabil di fase grup.
Hasil tersebut menjadi dasar evaluasi menyeluruh guna membangun kembali performa yang lebih konsisten pada turnamen internasional selanjutnya. (Khoirul)
Baca Juga: Rekor yang Meksiko Capai Antara 1994 dan 2018
