Konten dari Pengguna

Apakah Indonesia Termasuk Latina? Ini Penjelasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah Indonesia Termasuk Latina, Foto: Unsplash/Nick Agus Arya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Indonesia Termasuk Latina, Foto: Unsplash/Nick Agus Arya

Apakah Indonesia termasuk latina? Pertanyaan ini kerap muncul dalam berbagai diskusi mengenai identitas budaya dan klasifikasi kawasan di dunia, terutama ketika membandingkan latar belakang sejarah, bahasa, dan warisan kolonial suatu negara.

Istilah Latina atau Amerika Latin merujuk pada negara-negara di kawasan Amerika yang menggunakan bahasa turunan Latin, seperti Spanyol dan Portugis, sebagai bahasa utama.

Negara-negara seperti Brasil, Meksiko, dan Argentina termasuk dalam kategori tersebut karena memiliki akar bahasa dan sejarah kolonial yang serupa.

Apakah Indonesia Termasuk Latina?

Ilustrasi Apakah Indonesia Termasuk Latina, Foto: Unsplash/Bisma Mahendra

Apakah Indonesia termasuk latina? Indonesia tidak termasuk dalam kategori Latina atau negara-negara Amerika Latin.

Latina/Latino merujuk pada orang yang berasal dari negara-negara Amerika Latin (seperti Argentina, Brasil, Meksiko, dan lain-lain) yang umumnya berbahasa Spanyol atau Portugis.

Dikutip dari Mengenali Suku Austronesia, Mengenali Nenek Moyang Indonesia, oleh wildan azky (2018), dalam situs news.unair.ac.id, salah satu leluhur utama yang memberi pengaruh besar terhadap komposisi penduduk Indonesia adalah bangsa Austronesia.

Kepulauan Indonesia termasuk wilayah yang mereka datangi dalam proses migrasi panjang, yang diawali dari Taiwan.

Lalu, kemudian menyusuri kawasan pesisir Asia Tenggara seperti daerah Champa, hingga akhirnya menetap di Nusantara, bahkan melanjutkan perjalanan sampai ke Madagaskar.

Kelompok penutur Austronesia diyakini sebagai nenek moyang yang meletakkan dasar perkembangan bahasa serta kebudayaan di Indonesia.

Mereka memperkenalkan pola hidup menetap yang bercirikan kebudayaan Neolitikum, dengan mengembangkan kegiatan pertanian seperti menanam padi, talas, dan ubi-ubian.

Suku Austronesia ini juga mengajarkan memelihara hewan ternak seperti babi dan ayam, menghasilkan kerajinan gerabah, serta mendirikan hunian berbentuk rumah panggung.

Mereka juga berperan besar dalam pengembangan sistem pertanian di kepulauan Nusantara pada masa awal, termasuk melalui penerapan teknik pengairan yang relatif maju, seperti sistem sawah bertingkat dan pembuatan teras pada lereng perbukitan.

Persebaran masyarakat Austronesia mencakup hampir seluruh wilayah Indonesia bagian barat dan tengah, sementara kawasan timur seperti Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku tidak sepenuhnya berada dalam lingkup dominasi tersebut.

Kondisi ini kemudian memunculkan perbedaan latar belakang etnis dan ciri fisik antardaerah.

Oleh sebab itu, penduduk di Indonesia bagian barat umumnya memiliki kemiripan dengan masyarakat Asia Tenggara lainnya, sedangkan masyarakat di wilayah timur menunjukkan karakteristik yang berbeda.

Itulah penjelasan tentang Apakah Indonesia termasuk latina atau bukan. Indonesia ini bukan termasuk latina, dan salah satu gen/DNA paling banyak di Indonesia ini berasal dari Austronesia. (IF)

Baca juga: Macam-Macam Suku di Indonesia dan Penyebarannya