Arti Desil 1-10 pada Tingkat Kesejahteraan Masyarakat di Indonesia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti desil 1-10 menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Semakin tinggi angka desil, maka semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan masyarakat di kelompok tersebut.
Adanya desil yang mengukur sekaligus mengelompokkan tingkat kesejahteraan bertujuan untuk mengetahui taraf hidup masyarakat. Dengan begitu pemerintah dapat menyusun kebijakan yang tepat untuk seluruh lapisan masyarakat, khususnya dalam pemberian bantuan sosial yang tepat sasaran.
Arti Desil 1-10 Tingkat Ekonomi
Dikutip dari situs desatepus.gunungkidulkab.go.id, desil merupakan pembagian kelompok masyarakat sesuai tingkat kesejahteraan yang dimulai dari desil 1 hingga 10. Arti desil 1-10 diurutkan dari yang paling miskin hingga paling sejahtera, yakni sebagai berikut.
Desil 1: sangat miskin
Desil 2: miskin
Desil 3: hampir miskin
Desil 4: menengah bawah atau rentan miskin
Desil 5: menengah bawah yang stabil atau pas-pasan
Desil 6-10: menengah ke atas dan tidak diprioritaskan untuk mendapatkan bansos
Berdasarkan informasi dari situs desakepatihan.gresikkab.go.id, sistem desil menjadi acuan untuk pemberian program bantuan sosial pemerintah kepada masyarakat. Hal ini agar bantuan dapat dipastikan tepat sasaran untuk masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, desil digunakan untuk menentukan pemberian bantuan sosial yang tepat sesuai kondisi ekonomi masyarakat di setiap desil. Adapun perkiraan bantuan sosial yang bisa diterima adalah sebagai berikut, sesuai informasi dari situs desakepatihan.gresikkab.go.id.
Program Keluarga Harapan (PKH): desil 1-4.
Program Sembako (BPNT): desil 1-5.
Program Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK): desil 1-5 atau dengan asesmen.
Atensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI): desil 1-5 atau dengan asesmen.
Bansos lain dari Kemensos: desil 1-5 atau dengan asesmen.
Dengan adanya desil maka pemerintah memiliki kriteria dalam menentukan siapa yang berhak menjadi penerima bantuan. Pemerintah juga akan memprioritaskan bantuan sosial untuk kelompok desil paling rentan, yakni desil 1-4.
Data untuk kelompok desil ini berasal dari Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial dan data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) dari Badan Pusat Statistik (BPS). Masyarakat dapat mengecek kelompok desil masing-masing melalui situs atau aplikasi Kemensos.
Setelah mengetahui arti desil 1-10, masyarakat dapat memahami kelompok kesejahteraan masing-masing. Dengan begitu bisa mengetahui tingkat kesejahteraan sesuai standar yang berlaku di Indonesia. (PRI)
Baca juga: Cara Cek Desil Kemensos 2026 dan Data yang Diperlukan
