Arus Mudik Pelabuhan Merak Kapan Puncaknya? Ini Jawabannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap menjelang Idulfitri, informasi mengenai arus mudik Pelabuhan Merak menjadi perhatian masyarakat yang hendak menyeberang dari Pulau Jawa menuju Sumatra.
Hal ini terjadi karena Pelabuhan Merak merupakan salah satu jalur utama penyeberangan yang biasanya dipadati pemudik dalam jumlah besar.
Kapan Puncak Arus Mudik Pelabuhan Merak?
Kapan puncak arus mudik Pelabuhan Merak? PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi bahwa puncak arus mudik di pelabuhan Merak akan terjadi pada H-3 sebelum Lebaran.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa berbagai pihak perlu memperkuat koordinasi antarinstansi guna memastikan kelancaran pelayanan bagi para pemudik yang akan menyeberang ke Sumatra.
Sementara itu, mengutip situs https://www.komdigi.go.id, Badan Nasional Penanggulangan Bencana juga ikut memantau kesiapan arus mudik Idulfitri 2026 dalam kegiatan yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Kegiatan pemantauan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah menteri, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta perwakilan berbagai lembaga terkait.
Acara ini dilaksanakan di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Jumat, 13 Maret 2026. Pada kegiatan tersebut, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati hadir mewakili Kepala BNPB yang saat ini sedang melakukan kunjungan kerja di Provinsi Aceh.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan peninjauan langsung ke kapal yang akan melayani penyeberangan menuju Pelabuhan Bakauheni.
Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi antara pemerintah pusat dan para pemangku kepentingan untuk membahas kesiapan fasilitas, pelayanan, serta sarana prasarana di Pelabuhan Merak.
Dari hasil rapat tersebut disimpulkan bahwa Pelabuhan Merak dinilai telah siap melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik pada periode Lebaran 2026.
Berbagai persiapan telah dilakukan oleh pengelola pelabuhan, termasuk dukungan dari pemerintah pusat dan daerah dalam bentuk personel maupun peralatan guna memastikan perjalanan para pemudik berlangsung aman dan nyaman.
Selain itu, BNPB juga menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk meminimalkan risiko bencana selama masa mudik.
Salah satunya dengan menerbitkan surat edaran kepada para gubernur, bupati, dan wali kota terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama periode mudik dan Lebaran 2026.
BNPB juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menyiapkan personel serta peralatan di wilayah yang berpotensi mengalami bencana.
Di samping itu, BNPB berencana menempatkan tim di beberapa provinsi yang diprediksi mengalami mobilitas pemudik tinggi. Jika diperlukan, operasi modifikasi cuaca juga dapat dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan cuaca selama masa mudik.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala BNPB Suharyanto juga memberikan sejumlah tips agar perjalanan mudik tetap aman.
Beliau mengimbau masyarakat memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat sebelum berangkat, memeriksa kesiapan kendaraan yang digunakan, termasuk melakukan servis, bahan bakar cukup, serta memeriksa komponen keselamatan seperti rem dan ban.
Pemudik juga dianjurkan mengunduh aplikasi InaRISK untuk mengetahui potensi bencana di daerah yang akan dilalui maupun tujuan perjalanan.
Aplikasi tersebut juga menyediakan fitur peta jalur mudik aman bencana sehingga masyarakat dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik.
Selain itu, BNPB dan BPBD akan bersiaga di sejumlah posko mudik gabungan di sepanjang jalur perjalanan. Posko tersebut dapat dimanfaatkan oleh para pemudik untuk beristirahat maupun meminta bantuan jika mengalami kendala selama perjalanan.
Demikianlah informasi mengenai puncak arus mudik Pelabuhan Merak menjelang Idulfitri 2026 beserta berbagai kesiapan yang telah dilakukan oleh pemerintah dan instansi terkait.
Dengan adanya koordinasi lintas lembaga, dukungan fasilitas, serta imbauan keselamatan bagi pemudik, diharapkan perjalanan mudik dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman selama periode mudik Lebaran. (Fikah)
Baca juga: Kapan Arus Mudik Lebaran 2026 dan Apa Itu Rekayasa Lalu Lintas? Ini Jawabannya
