Bagaimana Cahaya Berperan terhadap Penglihatan Kita? Simak Penjelasannya di Sini

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana cahaya berperan terhadap penglihatan kita merupakan salah satu konsep dasar yang dipelajari dalam ilmu sains. Proses melihat ternyata tidak hanya melibatkan mata, tetapi juga cahaya, saraf optik, dan otak yang bekerja secara bersamaan.
Tanpa adanya cahaya, mata tidak dapat menangkap bayangan suatu benda sehingga manusia tidak bisa melihat lingkungan di sekitarnya. Seluruh proses ini berlangsung sangat cepat, bahkan dalam waktu kurang dari satu detik.
Mata merupakan alat indra yang mampu menyesuaikan jumlah cahaya yang masuk secara otomatis. Penglihatan manusia bekerja dengan mendeteksi gelombang cahaya yang memiliki panjang gelombang sekitar 400 hingga 750 nanometer (nm).
Bagaimana Cahaya Berperan terhadap Penglihatan Kita dalam Cara Kerjanya?
Bagaimana cahaya berperan terhadap penglihatan kita dapat dipahami dengan melihat cara kerja setiap bagian mata saat menerima cahaya. Setiap bagian memiliki fungsi yang saling melengkapi sehingga proses melihat dapat berlangsung dengan baik.
Berdasarkan penjelasan keslan.kemkes.go.id, lapisan bening paling depan pada mata disebut kornea. Cahaya pertama kali masuk melalui kornea sebelum menuju pupil. Di belakang kornea terdapat iris yang berfungsi mengatur besar kecilnya pupil sesuai intensitas cahaya.
Saat berada di tempat yang gelap, iris akan memperbesar pupil agar lebih banyak cahaya masuk. Sebaliknya, ketika cahaya sangat terang, iris akan mengecilkan pupil sehingga jumlah cahaya yang masuk tetap terkendali. Proses ini berlangsung otomatis melalui kerja otot dan sinyal saraf yang dikendalikan otak.
Selanjutnya, cahaya diteruskan menuju lensa mata. Lensa berfungsi memfokuskan cahaya agar tepat jatuh pada retina di bagian belakang mata. Otot di sekitar lensa membantu mengubah bentuk lensa sehingga objek yang berada dekat maupun jauh tetap terlihat jelas.
Ketika cahaya mencapai retina, sel-sel fotoreseptor akan menangkap partikel cahaya atau foton dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Pada tahap inilah bagaimana cahaya berperan terhadap penglihatan mulai terlihat, karena cahaya yang semula berupa energi akan diubah menjadi impuls saraf yang dapat diproses oleh otak. Secara sederhana, proses melihat berlangsung melalui beberapa tahapan berikut.
Benda memantulkan cahaya ke arah mata.
Cahaya masuk melalui kornea, kemudian melewati pupil.
Lensa membiaskan cahaya agar terfokus pada retina.
Retina menangkap bayangan benda yang masih dalam posisi terbalik.
Sel fotoreseptor mengubah cahaya menjadi sinyal listrik yang diteruskan melalui saraf optik.
Otak mengolah sinyal tersebut, membandingkannya dengan informasi yang tersimpan di memori, lalu membalikkan bayangan sehingga objek dapat dikenali dengan benar.
Melalui penjelasan di atas, dapat dipahami bagaimana cahaya berperan terhadap penglihatan kita. Cahaya menjadi komponen utama yang memungkinkan mata menangkap objek, sementara kornea, iris, lensa, retina, saraf optik, dan otak bekerja secara terpadu agar manusia dapat melihat dunia dengan jelas.
Tanpa adanya cahaya dan koordinasi sempurna antar bagian tersebut, proses penglihatan tidak akan dapat berlangsung sebagaimana mestinya. (Rahma)
Baca juga: Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Fenomena Alam yang Menarik dan Unik
