Konten dari Pengguna

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Fenomena Alam yang Menarik dan Unik

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Unsplash/Mathew Schwartz
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Unsplash/Mathew Schwartz

Gerhana matahari total 12 Agustus 2026 menjadi salah satu fenomena alam menarik dan unik yang akan terjadi pada tahun ini.

Dikutip dari situs science.nasa.gov, exploratorium.edu, dan rri.co.id, gerhana matahari total ini menjadi gerhana matahari total pertama bagi daratan Eropa sejak tahun 1999 lalu.

Fenomena alam ini terjadi setiap 18 tahun sekali tetapi untuk wilayah atau lokasi yang sama, gerhana matahari total terjadi setiap 400 tahun sekali.

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026

Ilustrasi Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Unsplash/Mark Basarab

Dikutip dari situs science.nasa.gov, exploratorium.edu, dan rri.co.id, sayangnya, untuk gerhana matahari total 12 Agustus 2026, Indonesia belum termasuk ke dalam wilayah pengamatan.

Fenomena alam ini akan melintasi belahan bumi bagian utara, yakni Portugal, Rusia bagian utara, Islandia, Greenland, dan Spanyol. Gerhana matahari total terjadi saat Bulan menutupi Matahari sepenuhnya.

Saat Bulan melintas di depan Matahari, yang berada di tengah bayangan Bulan tersebut akan mengalami fenomena alam yang disebut gerhana matahari total.

Untuk wilayah terpencil dan kecil di Rusia bagian utara, gerhana matahari total 12 Agustus 2026 akan terjadi pada tengah hari tanggal 12 Agustus 2026. Di ujung barat laut Portugal dan Spanyol, Matahari tidak akan sepenuhnya gerhana sampai dengan larut malam.

Sementara itu, Matahari akan menjadi gelap pada sore atau awal malam di Islandia atau Greenland. Untuk mayoritas wilayah yang berada di jalur gerhana matahari total, Matahari akan tertutupi sepenuhnya oleh Bulan selama sekitar 2 menit.

Gerhana matahari total akan berlangsung sedikit lebih lama untuk siapa saja yang berada di dekat pusat jalur gerhana matahari total di Rusia, Atlantik Utara, dan Greenland.

Para pengamat bisa melihat gerhana matahari total secara langsung tanpa pelindung mata hanya selama momen-momen singkat totalitas, yaitu saat Bulan menutupi permukaan Matahari yang terang sepenuhnya.

Untuk melihat fenomena alam yang menawan ini, pengamat perlu berada di dalam jalur totalitas selebar 180 mil. Berikut adalah jalurnya.

Siberia timur laut - lapisan es Greenland - tepi barat Islandia - Samudra Atlantik Utara - Spanyol utara - Laut Mediterania

Seluruh peristiwa gerhana matahari total akan berlangsung selama kurang lebih 2 jam tetapi fase totalitas akan berlangsung kurang lebih 2 menit saja.

Gerhana matahari total 12 Agustus 2026 merupakan fenomena alam langka yang membuat banyak orang tidak ingin tertinggal melihatnya. (Mey)

Baca juga: Kenapa Akhir-Akhir Ini Dingin di Jawa Timur? Cek Informasi dari BMKG di Sini