Konten dari Pengguna

Biaya Haji 2027 Resmi Ditetapkan, Ini Besaran yang Dibayar Jemaah

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Biaya Haji 2027 Resmi Ditetapkan, Foto: Unsplash/Jubair Hossain
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Biaya Haji 2027 Resmi Ditetapkan, Foto: Unsplash/Jubair Hossain

Membicarakan biaya haji 2027 berarti membicarakan persiapan yang tidak sebentar bagi calon jemaah. Selain menabung, calon jemaah perlu memahami bagaimana pembiayaan ibadah haji disusun dan bagian mana yang menjadi tanggungan pribadi.

Rincian resmi terdiri dari beberapa komponen, termasuk kebutuhan perjalanan dan layanan selama penyelenggaraan ibadah.

Kementerian Haji Resmi Tetapkan Biaya Haji 2027

Ilustrasi Ibadah Haji, Foto: Unsplash/ekrem osmanoglu

Mengutip situs https://haji.go.id, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 resmi ditetapkan dengan rata-rata sebesar Rp98.466.351,35 per jemaah.

Meski demikian, biaya yang ditanggung langsung oleh jemaah mengalami penurunan sekitar Rp3,4 juta dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan hasil pembahasan Panitia Kerja (Panja), rata-rata Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang harus dibayar jemaah ditetapkan sebesar Rp54.648.825, sedangkan sisanya bersumber dari Nilai Manfaat.

Rincian Biaya Haji 2027

Struktur pembiayaan haji 1448 H/2027 M dibagi menjadi dua bagian, yakni biaya yang dibayarkan jemaah dan biaya yang berasal dari Nilai Manfaat. Berikut rinciannya:

  • Rata-rata BPIH: Rp98.466.351,35 per jemaah.

  • Bipih atau biaya yang ditanggung jemaah: Rp54.648.825 atau 55,50% dari total BPIH.

  • Nilai Manfaat: Rp43.817.526,35 atau 44,50% dari total BPIH.

  • Penurunan beban jemaah: Rp3.384.981,58 dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari total Bipih tersebut, calon jemaah tidak perlu membayar seluruhnya saat pelunasan. Ada beberapa komponen yang diperhitungkan untuk mengurangi jumlah pembayaran akhir.

Rincian Pelunasan Biaya Haji 2027

Berikut perhitungan rata-rata sisa biaya yang perlu dilunasi oleh jemaah:

  • Total Bipih: Rp54.648.825

  • Setoran awal jemaah: Rp25.000.000

  • Perolehan Virtual Account (VA): Rp3.400.000

  • Subsidi pemerintah: Rp3.200.000

  • Sisa pelunasan: Rp23.048.825

Dengan perhitungan tersebut, rata-rata pelunasan yang perlu disiapkan jemaah adalah Rp23.048.825. Skema ini diterapkan untuk meringankan biaya yang dibayarkan langsung oleh calon jemaah.

Penjelasan Pemerintah Mengenai Penetapan Biaya Haji

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa penyusunan biaya haji dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip keadilan, akuntabilitas, serta keberlanjutan pengelolaan dana haji.

Perhitungan tersebut juga memperhatikan asumsi nilai tukar mata uang, yaitu 1 dolar AS sebesar Rp17.500 dan 1 riyal Arab Saudi sebesar Rp4.666,67.

Pemerintah bersama Panja Komisi VIII DPR RI berupaya menjaga keseimbangan antara biaya yang dibayarkan jemaah dan pemanfaatan dana haji.

Di saat yang sama, kualitas layanan selama berada di Tanah Suci tetap menjadi perhatian, termasuk akomodasi, konsumsi, transportasi, dan pembinaan jemaah.

Pengelolaan dana juga diarahkan agar berlangsung secara transparan. Pemerintah menyatakan akan terus mengupayakan efisiensi pada setiap tahapan pelayanan, baik ketika jemaah masih berada di Indonesia maupun setelah tiba di Arab Saudi.

BPIH mencakup berbagai kebutuhan jemaah selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji. Komponen pembiayaannya dibagi berdasarkan lokasi pelayanan, yakni di Indonesia dan Arab Saudi.

1. Biaya pelayanan di Indonesia

Komponen yang termasuk dalam pembiayaan di dalam negeri meliputi:

  • Akomodasi dan konsumsi.

  • Perlindungan jemaah.

  • Pelayanan di embarkasi dan debarkasi.

  • Dokumen perjalanan.

  • Perlengkapan jemaah haji.

  • Biaya hidup atau living cost.

  • Pembinaan jemaah.

  • Pelayanan umum.

  • Pengelolaan BPIH.

2. Biaya pelayanan di Arab Saudi

Selama berada di Arab Saudi, pembiayaan mencakup sejumlah kebutuhan berikut:

  • Akomodasi dan konsumsi.

  • Transportasi fullboard syarikah.

  • Pelayanan di Armuzna.

  • Perlindungan jemaah.

  • Pelayanan umum.

  • Pengelolaan BPIH.

Selain komponen tersebut, terdapat biaya penerbangan yang besarannya disesuaikan dengan embarkasi keberangkatan masing-masing.

Pemerintah juga mengantisipasi kemungkinan kenaikan biaya operasional akibat perubahan harga bahan bakar pesawat atau avtur.

Kekurangan dana akibat kenaikan tersebut diusulkan menjadi tanggung jawab pemerintah demi menjaga kelancaran penyelenggaraan haji. Besaran Bipih setiap jemaah juga dapat berbeda sesuai embarkasi keberangkatan.

Perbedaan ini berkaitan dengan komponen biaya penerbangan serta kebutuhan layanan selama berada di Arab Saudi. Berdasarkan informasi yang disampaikan, Embarkasi Aceh memiliki Bipih terendah.

Sementara itu, besaran biaya untuk embarkasi lainnya menyesuaikan dengan komponen pembiayaan masing-masing. Namun, nominal Bipih setiap embarkasi tidak dirinci dalam informasi yang tersedia.

Bagi calon jemaah yang masuk dalam alokasi kuota haji 1448 H/2027 M diimbau untuk mempersiapkan kebutuhan pelunasan dan mengikuti perkembangan informasi resmi.

Tahapan pembayaran serta ketentuan lainnya perlu dipantau melalui kanal komunikasi resmi Kementerian Haji dan Umrah RI agar jemaah memperoleh informasi yang tepat.

Demikian informasi rinci biaya haji 2027 yang telah ditetapkan, mulai dari rata-rata BPIH, rincian pelunasan, hingga komponen pelayanan di Indonesia dan Arab Saudi. (Fikah)

Baca juga: Khutbah Jumat 9 Oktober 2026 dengan Tema dan Pesan Terbaik untuk Jemaah