Can This Love Be Translated Happy atau Sad Ending? Intip Akhirnya di Sini

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Can This Love Be Translated happy atau sad ending? Pertanyaan ini banyak membuat penggemar drama Korea penasaran. Can This Love Be Translated adalah drama romantis yang mengangkat tema seputar bahasa, komunikasi, dan luka batin manusia.
Cerita dalam drama ini berpusat pada Joo Ho-jin (Kim Seon-ho), seorang penerjemah profesional (interpreter) yang menguasai berbagai bahasa. Hidupnya sangat penuh ketelitian dan ia sengaja menutup diri dari hubungan emosional.
Drama Korea Can This Love Be Translated Happy atau Sad Ending?
Sebelum mengetahui akhir cerita Can This Love Be Translated happy atau sad ending, berikut adalah penggalan cerita dari drama ini yang dikutip dari www.netflix.com dan perlu disimak.
Kehidupan Ho-jin berubah pada saat ia menerima pekerjaan sebagai seorang interpreter dalam sebuah acara realitas berjudul Romantic Trip. Acara ini memasangkan dua aktor dari negara berbeda, yaitu Korea dan Jepang.
Kemudian mengajak pasangan aktor berkeliling dunia untuk melihat apakah cinta dapat tumbuh melalui terjemahan secara langsung.
Di lokasi syuting, Ho-jin kembali bertemu dengan Cha Mu-hee (Go Youn-jung), seorang aktris yang pernah ditemuinya secara tidak sengaja di Jepang beberapa bulan sebelumnya.
Saat pertama kali bertemu Ho-jin di Jepang, Mu-hee adalah aktris yang belum terkenal. Namun hidupnya berubah drastis setelah ia membintangi film horor The Quiet Woman sebagai zombie pembunuh bernama Do Ra-mi.
Film tersebut sukses besar, akan tetapi sebuah kecelakaan di lokasi syuting membuat Mu-hee koma selama enam bulan.
Ketika sadar, Mu-hee mendapati dirinya telah menjadi seorang bintang internasional. Sayangnya, ketenaran itu membawa dampak psikologis yang berat baginya.
Ia sering mengalami halusinasi seolah karakter yang ia perankan menyeretnya ke sebuah rumah menyeramkan di dalam pikirannya. Rumah tersebut menggambarkan trauma dan luka batin yang belum selesai ia hadapi.
Di saat masih kecilnya, Mu-hee berpura-pura tidak mengingat apa pun sebelum peristiwa kecelakaannya. Karena itu, orang-orang di sekitarnya mengatakan bahwa kedua orang tuanya meninggal pada malam itu. Namun kenyataannya orang tua Mu-hee selamat.
Ayahnya kini tinggal di luar negeri sementara ibunya tidak meninggal, melainkan menghilang tanpa jejak. Setelah mengetahui kebenaran ini, Mu-hee menghubungi ayahnya dan mencari ibunya menyelesaikan lukanya.
Mu-hee mengatakan kepada Ho-jin bahwa ia ingin “putus sementara” sebelum pergi. Hal ini bukan karena ia ingin mengakhiri hubungan, melainkan karena ia merasa perlu menghadapi luka masa kecilnya sendiri. Ho-jin memahaminya dan menyetujui perpisahan sementara tersebut.
Keputusan Mu-hee mengatakan “kita putus dulu” menandakan kepercayaan yang sangat besar terhadap Ho-jin dan cinta mereka. Ia sudah yakin dengan perasaan Ho-jin dan merasa aman untuk berjalan sendiri menghadapi masa lalunya.
Dalam drama ini tidak secara jelas memperlihatkan apakah Mu-hee benar-benar bertemu ibunya atau tidak. Akhir cerita ini bersifat penuh harapan dan yang terpenting bukanlah apakah Mu-hee bertemu ibunya secara fisik, tetapi bahwa ia berani menghadapi sisi tergelap dalam dirinya.
Perjalanan ini menandai perubahan besar dalam diri Mu-hee, yaitu dari seseorang yang merasa tidak layak dicintai, menjadi seseorang yang siap menerima dan memberi cinta sepenuhnya.
Setelah kembali, Mu-hee bertemu Ho-jin di observatorium. Mereka berdua berciuman tanpa rasa takut, tanpa terikat masa lalu, dan hanya memilih satu sama lain.
Can This Love Be Translated happy atau sad ending? Drama ini menutup ceritanya dengan pesan bahagia sederhana namun dalam, yaitu setiap orang memiliki bahasanya sendiri. Untuk memahami seseorang, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan tindakan, tatapan mata, nada suara, dan sentuhan. (Win)
Baca juga: 6 Lokasi Syuting Can This Love Be Translated yang Bikin Fans Penasaran
