Konten dari Pengguna

Cara Melakukan Senam Gelang-Gelang dengan Berbagai Gerakan

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi senam gelang-gelang. Foto: doc. olympics.com
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi senam gelang-gelang. Foto: doc. olympics.com

Cara melakukan senam gelang-gelang yang benar perlu diketahui untuk menghindari cedera pada tubuh. Senam gelang-gelang menjadi salah satu kategori senam artistik kategori putra yang dipertandingkan dalam Olimpiade Paris.

Cabang olahraga ini menjadi salah satu tema doodle Google yang muncul pada Minggu, 4 Agustus 2024. Dalam doodle tersebut, Google menampilkan ring senam yang digunakan sebagai alat senam gelang-gelang.

Jika ingin menekuni cabang olahraga tersebut, simaklah cara melakukan senam gelang-gelang dengan berbagai gerakan dasar maupun tingkat lanjut pada artikel ini. Sebelum itu, kenali alat yang digunakan pada olahraga senam artistik tersebut pada uraian berikut.

Alat Senam Gelang-Gelang

ilustrasi alat senam gelang-gelang. Foto: dokumentasi Britannica

Senam gelang-gelang merupakan jenis senam artistik yang memanfaaatkan alat berbentuk bundar yang terbuat dari besi seperti gelang.

Alat tersebut diikat dengan tali dan digantungkan pada palang besar. Pada saat kompetisi, para atlet akan melakukan berbagai bentuk gerak senam dengan alat tersebut.

Dalam satu penampilan, seorang pesenam harus melakukan sikap statis dan mengerjakan dua kali perubahan posisi ke sikap tegak dengan tumpu atas tangan satu kali.

Menyadur buku Dr. Olahraga Mengenalkan Teknik Senam Dasar oleh Haryanto, untuk melakukan senam gelang-gelang, setiap atlet harus memiliki tenaga yang kuat.

Jadi, jenis senam ini hanya dikerjakan pesenam atau atlet pria. Berikut alat senam gelang-gelang yang bisa digunakan.

1. Ring

Ring terbuat dari kayu atau logam dengan cicin setebal 28 mm atau 1,1 inci dengan diameter bagian dalam 18 cm atau 7,1 inch.

2. Tali

Cincin tersebut digantungkan di palang atau alat lainnya dengan tali sepanjang 5,75 meter di atas lantai. Cincin tersebut digantungkan 2,5 meter di atas lantai dan terpisah dengan jarak 50 cm.

Agar lebih jelas simak alat senam gelang-gelang pada gambar ilustrasi di atas.

Baca Juga: Cara Melakukan Gerakan Langkah Rapat dalam Senam Irama

Cara Melakukan Senam Gelang-Gelang

ilustrasi cara melakukan senam gelang-gelang. Foto: doc.olympics.com

Pada dasarnya, tata cara melakukan senam gelang-gelang yakni dengan memahami tiga elemen utama, yakni ayunan, kekuatan, dan pegangan.

Atlet senam gelang-gelang melakukan beberapa gerakan untuk menunjukkan keterampilan yang mereka miliki pada ketiga elemen tersebut.

Dirangkum dari laman Synergy Gymnastics London, cara melakukan senam gelang-gelang yakni dengan melakukan berbagai gerakan yang dibagi menjadi gerakan dasar dan tingkat lanjut. Berikut ini macam-macam gerakan senam gelang-gelang yang perlu dipahami.

Gerakan Dasar

1. Support Hold

Support hold adalah keterampilan dasar senam gelang-gelang, di mana posisi tubuh dalam keadaan tegak dengan lengan lurus dan tubuh sejajar dengan tanah.

Support hold termasuk dalam gerakan statis. Untuk melatih gerakan ini, setiap atlet perlu melatih keterampilan gerak menggantung. Mulai dari regular grip, reverse grip, dan gerakan lainnya.

2. Handstand

Handstand selain termasuk dalam gerakan keseimbangan, juga termasuk dalam gerak menumpuk. Handstand adalah posisi tubuh terbalik dengan tangan lurus menuju tanah.

Gerakan ini dilakukan dengan cincin yang berada di dekat dengan tubuh. Agar menjaga keseimbangan, setiap pesenam membutuhkan kekuatan dan kontrol yang signifikan.

3. Muscle Up

Muscle up adalah gerak dasar senam gelang-gelang yang melibatkan transisi dari posisi menggantung ke posisi dukungan di atas cincin. Keterampilan ini membutuhkan kombiniasi kekuatan, teknik, dan momentum.

4. Basic Swing

Basic Swing adalah gerakan senam gelang-gelang yang melibatkan tubuh mengayun bolak balik sambil mempertahankan kontrol dan posisi tubuh yang tepat.

5. Kip

Kip adalah gerakan ayunan dasar senam gelang-gelang yang melibatkan kaki untuk menghasilkan transisi dari posisi menggantung ke posisi pendukung pada cincin.

Keterampilan ini merupakan fondasi penting bagi banyak gerakan lain yang dilakukan oleh pesenam profesional.

6. German Hang

German hang adalah keterampilan gerak dasar senam gelang-gelang dengan posisi tubuh menggantung terbalik dengan tangan melilit cincin. Keterampilan ini membutuhkan kekuatan bahu dan lengan yang kuat.

7. Hanging in Tuck

Hanging in tuck adalah gerakan yang melibatkan posisi lutut terlipat di dada. Keterampilan ini menjadi dasar berbagai gerakan profesional yang dilakukan atlet profesional.

8. Pike and Straddle Shapes

Pike and straddle shapes adalah posisi tubuh yang menekuk pinggul dan menjaga kaki agar tetap lurus, sedangkan bentuk straddle mengharuskan pesenam untuk membuka kaki selebar-lebarnya.

ilustrasi cara melakukan senam gelang-gelang. Foto: doc.olympics.com

Gerakan Tingkat Lanjut

Gerakan di bawah ini membutuhkan keterampilan gerak dasar senam cincin yang sangat baik. Agar dapat melakukan berbagai gerakan tingkat lanjut, para atlet profesional perlu berlatih bertahun-tahun untuk menguasainya.

Masih dari sumber yang sama, berikut ini contoh gerakan tingkat lanjut yang dilakukan dalam senam gelang-gelang, yaitu:

1. Back Lever

Back lever adalah pegangan statis di mana pesenam menggantung terbalik dengan lengan lurus. Posisi tubuh pada gerakan ini adalah horizontal dan menghadap ke atas. Gerakan ini menggunakan otot punggung guna menjaga tubuh dalam garis lurus.

2. Back Uprise

Back uprise adalah keterampilan yang melibatkan transisi dari posisi menggantung ke posisi cincin pendukung tanpa menggunakan kaki. Keterampilan ini membutuhkan banyak kekuatan dan teknik tubuh bagian atas.

3. Dislocate

Dislocate adalah keterampilan berayun ke depan dan melakukan roll mundur sambil memegang cincin agar tetap di dekat tubuh. Dislocate membutuhkan banyak kekuatan, kontrol, dan waktu untuk menguasainya dengan benar.

4. Front Uprise

Front uprise adalah gerakan transisi pesenam dari posisi tergantung ke posisi pendukung menghadap ke depan. Keterampilan ini membutuhkan otot bahu dan dada yang kuat.

5. Iron Cross

Iron cross adalah gerakan senam gelang-gelang ikonik yang melibatkan pesenam memegang tubuh secara horizontal sambil tergantung pada cincin.

Sementara itu, lengan terulur ke samping dalam bentuk salib. Keterampilan ini membutuhkan kekuatan dan kontrol tubuh bagian atas yang luar biasa serta fleksibilitas di bahu dan dada.

(IPT)