Cara Membuat Layang-Layang dari Bambu dengan Baik

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Layang-layang adalah salah satu permainan tradisional. Cara membuat layang-layang sangatlah mudah sehingga jenis permainan ini banyak dimainkan oleh orang-orang.
Layang-layang sendiri merupakan permainan lembaran bahan tipis berkerangka yang diterbangkan ke udara dan terhubungkan dengan tali atau benang ke daratan atau pengendali.
Proses pembuatan layang-layang biasanya hanya membutuhkan alat dan bahan yang mudah untuk ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
Lantas, bagaimana cara membuat layang-layang? Simak cara mudah membuat layang-layang pada penjelasan berikut ini.
Pengertian Layang-Layang
Layang-layang merupakan permainan tradisional yang telah dikenal dari zaman dahulu yang hingga saat ini masih menjadi permainan yang populer di kalangan anak-anak.
Jika telisik dari sejarah, layang-layang adalah budaya yang berasal dari Cina sekitar 2500 tahun lalu. Melalui jalur perdagangan, permainan ini disebarkan ke beberapa wilayah, termasuk Indonesia.
Dikutip Sukses Ulangan SD Kelas 1 yang ditulis oleh Tim Smart Center, pengertian layang-layang adalah permainan yang terbuat dari bambu dan kertas serta benang.
Layang-layang dimainkan dengan cara diterbangkan dengan benang khusus dan dibantu dengan angin supaya bisa terbang tinggi.
Jenis-Jenis Layang-Layang
Sebelum mengetahui cara pembuatan layang-layang, jenis-jenis layang-layang adalah hal penting untuk dipahami.
Layang-layang adalah salah satu kebudayaan Indonesia yang memiliki banyak jenis. Berikut jenis-jenis layang-layang.
1. Layang-Layang AduAdu
Layang-layang adu adalah jenis layang-layang yang mempunyai bentuk seperti adu yang dibuat dengan tujuan untuk diterbangkan secara agresif.
Pada umumnya, jenis layang-layang ini tidak memiliki ukuran yang tidak terlalu besar sehingga bisa ditopang untuk diterbangkan.
2. Layang-Layang Hias
Layang-layang hias adalah jenis layangan yang memiliki ragam bentuk, ukuran, dan warna. Layang-layang jenis ini umumnya mempunyai fungsi artistik yang digunakan sebagai penghias dan bahkan menjadi cinderamata.
3. Layang-Layang Tradisional
Layang-layang tradisional adalah jenis layang-layang yang bentuk, ukuran, dan warna dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya yang ada pada suatu masyarakat.
4. Layang-Layang Olahraga
Layang-layang olahraga adalah jenis layangan yang dibuat untuk kegiatan olahraga dan dilombakan dalam ajang-ajang tertentu. Contohnya perlombaan layang-layang.
Bahan Membuat Layang-Layang
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, alat dan bahan yang digunakan dalam membuat layang-layang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Dikutip dari buku Seni Budaya dan Keterampilan yang ditulis oleh Drs. Sri Murtono, M.Pd, dkk, berikut alat dan bahan membuat layang-layang.
Alat
Gunting, yakni alat yang digunakan untuk memotong bahan-bahan yang akan digunakan
Pisau, yaitu alat yang berfungsi untuk memotong bilah-bilah bambu
Kuas, yaitu alat yang digunakan untuk mewarnai layang-layang.
Bahan
Bambu, yaitu bahan yang berfungsi sebagai kerangka layang-layang
Kertas tipis putih, yaitu bahan yang akan digunakan untuk menjadi alas dari badan layang-layang.
Benang, yakni bahan yang digunakan untuk merekatkan dan menerbangkan layang-layang.
Tali, yaitu bahan untuk mengikat stik-stik bambu yang digunakan dalam membuat kerangka layang-layang.
Bahan pewarna, seperti cat air atau pewarna lain yang digunakan untuk menghias layang-layang
Lem, yakni bahan untuk melekatkan alas layang-layang dan kerangkanya
Cara Membuat Layang-Layang
Dikutip dari buku Antropologi SMA/MA Kls XII terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, simak penjelasan mengenai cara membuat layang-layang dari bambu.
1. Membuat Kerangka
Langkah pertama adalah membuat tanda salib dengan mengambil stik bambu sepanjang 50 cm dan letakkan pada stik sepanjang 60 cm sehingga membentuk tanda salib.
2. Rekatkan Kerangka
Rekatkan kedua stik bambu memakai benang atau lem. Pastikan kerangka telah direkatkan dengan baik. Untuk membuat kerangka terpasang dengan kokoh, bubuhkan lem pada persilangan kedua stik dan tekan sehingga melekat erat dan tidak geser.
3. Hubungkan Semua Ujung Kerangka
Langkah selanjutnya adalah menghubungkan semua ujung kerangka dengan tali atau benang yang diikatkan pada bagian ujung kerangka. Pastikan tali atau benang terikat dengan pas.
Ingat, jangan mengikat benang atau tali terlalu erat atau kencang untuk menghindari kerangka bengkok atau miring.
4. Membuat Rancangan Alas Layang-Layang
Setelah kerangka telah dibuat, langkah berikutnya adalah membuat alas untuk kerangka. Membuat alas layang-layang dapat dilakukan dengan mudah.
Cara pertamanya adalah meletakkan kerangka di atas plastik atau bahan yang ingin digunakan untuk menjadi alas dari layang-layang. Selanjutnya, buatlah garis bayang yang akan digunakan untuk menjadi panduan nantinya.
5. Potong Alas yang Telah Dibuat
Setelah itu, buatlah garis bantu dengan jarak 10 cm dari garis yang telah dibuat sebelumnya. Selanjutnya, potong garis bantu tersebut hingga membentuk layang-layang.
6. Rekatkan Alas dengan Kerangka
Langkah selanjutnya adalah dengan merekatkan alas yang telah dibuat dengan kerangka bambu tersebut. Lipat pinggiran layar pada kerangka dan rekatkan sampai kuat dengan lem.
7. Memasang Benang Layang-Layang
Siapkan benang dengan panjang minimal 50 cm agar dapat menerbangkan layang-layang. Selanjutnya, buatlah lubang kecil persis di atas pertemuan kedua bambu memakai gunting atau alat pemotong.
Setelah lubang dibuat, tariklah satu ujung benang melalui lubang dan ikatkan dengan erat pada titik pertemuan kedua bambu. Benang-benang pun telah siap.
8. Buat Ekor Layang-Layang
Jika badan layang-layang telah selesai dibuat. Tambahkan ekor pada bagian bawah layang-layang dengan menggunakan sisa bahan untuk alas untuk memperindah layang-layang.
Cara membuatnya adalah gunting bahan sesuai keinginan. Sambungkan ekor ke ujung bawah kerangka dengan cara melilitkan beberapa simpul sebelum mengikatnya dengan kuat.
9. Hias Layang-Layang
Ketika layang-layang telah selesai dibuat, hiaslah layang-layang tersebut dengan cara mewarnai menggunakan pewarna atau membuat pola menarik sesuai dengan keinginan.
10. Uji Coba Layang-Layang
Langkah terakhir adalah mencoba menerbangkan layang-layang yang telah dibuat. Apabila tidak terjadi masalah, maka layang-layang pun sudah bisa dimainkan.
Begitulah cara membuat layang-layang dari bambu dengan baik. Selamat mencoba!
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Tulislah 5 langkah dalam pembuatan layang layang?

Tulislah 5 langkah dalam pembuatan layang layang?
Membuat kerangka, rekatkan kerangka, hubungkan semua ujung kerangka, membuat rancangan alas layang-layang, potong alas yang telah dibuat, rekatkan alas dengan rangka, memasang benang layang-layang, buat ekor layang-layang, hias layang-layang, kemudian uji coba layang-layang.
Apa itu layang-layang?

Apa itu layang-layang?
Layang-layang merupakan permainan tradisional yang telah dikenal dari zaman dahulu yang hingga saat ini masih menjadi permainan yang populer di kalangan anak-anak.
Apa itu layang-layang adu?

Apa itu layang-layang adu?
Layang-layang adu adalah jenis layang-layang yang mempunyai bentuk seperti adu yang dibuat dengan tujuan untuk diterbangkan secara agresif.
