Konten dari Pengguna

Cara Mengempukkan Daging Kambing untuk Sate secara Efektif dan Mudah

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Mengempukkan Daging Kambing untuk Sate. Foto: Dok. Thinkstock/ KumparanFOOD
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Mengempukkan Daging Kambing untuk Sate. Foto: Dok. Thinkstock/ KumparanFOOD

Cara mengempukkan daging kambing untuk sate perlu diketahui sebelum proses pembakaran dilakukan.

Tekstur daging yang empuk tidak hanya membuat sate lebih nikmat disantap, tetapi juga membantu bumbu meresap dengan sempurna hingga ke bagian dalam daging.

Apalagi daging kambing dikenal memiliki serat yang cukup padat sehingga membutuhkan perlakuan khusus agar hasil akhirnya tidak alot saat dimakan.

Cara Mengempukkan Daging Kambing untuk Sate agar Enak Dimakan

Ilustrasi Cara Mengempukkan Daging Kambing untuk Sate. Foto: Dok. Thinkstock/ KumparanFOOD

Cara mengempukkan daging kambing untuk sate secara efektif dan mudah dapat dilakukan dengan memadukan bahan alami dan teknik pengolahan yang tepat.

Dikutip dari buku Teknologi Pengolahan Daging, Peni Patriani, S. Pt, MP, dkk, (2020: 46), salah satu cara yang paling sering digunakan ialah memanfaatkan daun pepaya atau getah pepaya muda yang mengandung enzim papain.

Berdasarkan sumber di atas, papain merupakan enzim proteolitik yang mampu memutus ikatan protein pada daging sehingga serat otot dan jaringan ikat menjadi lebih lunak.

Enzim ini bekerja aktif saat proses pemasakan sehingga daging kambing menjadi lebih empuk dan mudah dikunyah. Selain itu, papain juga dapat ditaburkan atau digunakan untuk merendam daging sekitar 1–2 jam sebelum dimasak agar proses pengempukan lebih maksimal.

Selain papain, parutan nanas juga sering digunakan karena mengandung enzim bromelin. Bromelin merupakan enzim protease yang mampu menghidrolisis protein pada serat otot dan jaringan ikat daging sehingga teksturnya menjadi lebih lembut.

Hampir seluruh bagian tanaman nanas mengandung bromelin, meskipun kadarnya berbeda-beda. Namun, penggunaan nanas tidak boleh terlalu lama karena dapat membuat tekstur daging terlalu lembek dan mudah hancur saat dibakar menjadi sate.

Di samping penggunaan enzim alami, terdapat beberapa teknik lain yang membantu mengempukkan daging kambing. Marinasi menggunakan bahan asam seperti jeruk nipis, cuka, yogurt, atau susu asam dapat membantu melunakkan jaringan otot.

Teknik memukul daging juga efektif untuk memecah serat kasar pada daging kambing agar lebih empuk. Selain itu, memasak dengan api kecil dalam waktu lama membantu jaringan ikat dan kolagen terurai perlahan sehingga menghasilkan tekstur daging yang lebih juicy dan lembut.

Tingkat keempukan daging dipengaruhi oleh jumlah jaringan ikat dan ukuran serat otot. Semakin banyak jaringan ikat pada daging, maka teksturnya akan semakin alot.

Proses perendaman menggunakan enzim proteolitik seperti papain dan bromelin sebelum pemasakan sangat efektif untuk membantu hidrolisis protein serat otot sehingga daging kambing sate menjadi lebih empuk dan nikmat disantap.

Itulah cara mengempukkan daging kambing untuk sate yang dapat diterapkan dengan mudah menggunakan bahan alami maupun teknik pengolahan sederhana agar daging menjadi lebih empuk, lezat, dan tidak prengus saat dimasak. (Idaf)

Baca juga: Apakah Tanggal 1 Juni Tanggal Merah? Cek Informasi Resmi Pemerintah di Sini