Konten dari Pengguna

Cara Menghentikan Cyberbullying tanpa Menghindari Akses ke Internet

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana kita menghentikan cyberbullying tanpa menghindari akses ke internet. Sumber: Unsplash/Thomas Park
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana kita menghentikan cyberbullying tanpa menghindari akses ke internet. Sumber: Unsplash/Thomas Park

Cyberbullying adalah bentuk perundungan yang dilakukan secara online melalui media sosial, atau platform pesan lainnya. Lantas, bagaimana kita menghentikan cyberbullying tanpa menghindari akses ke internet?

Tindakan perundungan di dunia maya ini bisa berupa komentar kasar, penyebaran kebencian, fitnah, sampai pelecehan verbal.

Ada cara terbaik untuk menghindari dampak buruk cyberbullying tanpa arus menjauh dari internet.

Bagaimana Menghentikan Cyberbullying tanpa Menghindari Akses ke Internet?

Ilustrasi bagaimana kita menghentikan cyberbullying tanpa menghindari akses ke internet. Sumber: Unsplash/Chad Madden

Dikutip dari Buku Monograf Peran Media Sosial Terhadap Perilaku Cyber Bullying Pada Kalangan Remaja, Feftin Hendriyani dkk, (2025: 12), cyberbullying berbeda dengan bullying konvensional yang terjadi secara fisik atau langsung.

Cyberbullying dilakukan secara virtual sehingga pelaku dapat menyembunyikan identitasnya.

Risiko cyberbullying ini nyata, sehingga harus bisa mencegah dan melindungi diri tanpa harus menghindari internet.

Lantas, bagaimana kita menghentikan cyberbullying tanpa menghindari akses ke internet? Inilah penjelasannya.

1. Kesadaran Etika Digital

Edukasi tentang etika berinternet sangat penting. Setiap orang, perlu memahami dunia maya yang memiliki aturan sosial.

Menyebarkan informasi palsu, menghina, atau mempermalukan orang lain secara orang memiliki konsekuensi serius, baik secara hukum maupun moral.

2. Pengaturan Privasi dan Keamanan

Atur akun media sosial agar hanya dapat diakses oleh orang yang dikenal.

Gunakan fitur menyaring komentar kasar atau menghina, serta menghindari membagikan alamat, nomor telepon, atau informasi sensitif lainnya.

3. Bangun Empati di Dunia Digital

Saat berinteraksi di dunia maya, biasakan berpikir sebelum berkomentar atau membagikan sesuatu. Gunakan internet untuk menyebarkan kebaikan, bukan kebencian.

Dengan membangun empati digital, maka ikut menciptakan lingkungan online yang lebih aman.

4. Laporkan tindakan Cyberbullying

Jika mengalami cyberbullying atau melihatnya, laporkan ke pihak berwenang atau platform terkait.

Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki undang-undang untuk melindungi korban perundungan digital.

5. Dukungan Korban

Korban cyberbullying sering merasa takut, atau malu. Dengan memberikan dukungan moral akan sangat membantu proses pemulihan.

Dukungan ini juga dapat mendorong bagi mereka agar tidak menjauh dari internet.

6. Kendalikan Aktivitas Online

Tidak perlu menghindari internet sepenuhnya, tetapi bijaklah dalam menggunakannya. Batasi waktu saat menggunakan media sosial, dan memilih konten yang positif.

Itulah beberapa cara menghentikan cyberbullying tanpa menghindari akses ke internet. Dengan cara-cara di atas, semoga bisa membantu tetap menikmati manfaat dunia online tanpa terjebak dalam sisi negatifnya. (NOV)

Baca juga: Mengapa Anonimitas di Internet Sering Berkontribusi pada Cyberbullying?