Konten dari Pengguna

Contoh Cerita Singkat Satu Momen Spesifik MPLS yang Paling Berkesan

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh cerita singkat satu momen spesifik MPLS. Foto: Unsplash.com/Husniati Salma
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh cerita singkat satu momen spesifik MPLS. Foto: Unsplash.com/Husniati Salma

Ceritakan singkat satu momen spesifik saat MPLS yang paling membuatmu merasa dihargai dan diterima di sekolah ini! Pertanyaan tersebut berkaitan dengan pengalaman siswa ketika mulai beradaptasi di lingkungan sekolah baru.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dirancang sebagai kegiatan awal yang membantu peserta didik mengenal suasana sekolah, guru, teman baru, serta berbagai aturan yang berlaku.

Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat merasakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan mendukung sejak hari pertama.

Contoh Cerita Singkat Satu Momen Spesifik MPLS Bagi Siswa

Ilustrasi contoh cerita singkat satu momen spesifik MPLS. Foto: Unsplash.com/Husniati Salma

Ceritakan singkat satu momen spesifik saat MPLS yang paling membuatmu merasa dihargai dan diterima di sekolah ini! Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika baru memasuki lingkungan sekolah dan merasa gugup karena belum mengenal siapa pun.

Saat kegiatan MPLS berlangsung, seorang kakak pendamping menghampiri saya, mengajak berbicara, serta membantu mengenalkan beberapa teman baru di kelompok. Momen sederhana tersebut membuat rasa canggung perlahan hilang. Ketika teman-teman satu kelompok mulai mengajak berdiskusi dan bekerja sama dalam kegiatan MPLS, suasana sekolah yang awalnya terasa asing berubah menjadi tempat yang lebih nyaman.

Dikutip dari menpan.go.id, MPLS sendiri merupakan kegiatan pengenalan sekolah yang bertujuan membantu peserta didik memahami lingkungan baru.

Kegiatan ini tidak hanya berisi pengenalan ruang kelas, fasilitas, tata tertib, dan kegiatan belajar, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun hubungan positif antara siswa, guru, serta warga sekolah lainnya.

Pelaksanaan MPLS Ramah menekankan pentingnya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif. Tradisi perpeloncoan yang dapat membuat siswa merasa takut atau tertekan mulai digantikan dengan kegiatan yang menumbuhkan sikap saling menghargai, bekerja sama, dan menghormati perbedaan.

Contoh cerita lain yang dapat menggambarkan pengalaman berkesan saat MPLS adalah ketika seorang siswa mengikuti kegiatan permainan kelompok pada hari kedua.

Awalnya, siswa tersebut merasa kurang percaya diri karena belum memiliki teman dekat. Namun, guru pendamping memberikan kesempatan kepada setiap anggota kelompok untuk menyampaikan pendapat dan memperkenalkan diri.

Dalam kegiatan tersebut, setiap siswa diberi kesempatan untuk berbicara tanpa takut salah. Teman-teman dalam kelompok juga memberikan dukungan ketika ada peserta yang merasa kesulitan menyelesaikan tugas.

Sikap saling membantu itu membuat siswa merasa bahwa sekolah merupakan tempat yang terbuka bagi siapa saja.

Contoh lainnya terjadi ketika kegiatan pengenalan organisasi dan ekstrakurikuler sekolah. Seorang siswa yang memiliki minat dalam bidang seni merasa senang ketika guru memberikan kesempatan untuk mencoba kegiatan baru.

Dukungan tersebut membuat siswa semakin yakin bahwa kemampuan setiap anak memiliki nilai dan dapat berkembang melalui lingkungan sekolah.

Pengalaman seperti itu sejalan dengan tujuan MPLS Ramah yang mendorong terciptanya budaya sekolah positif. Selain mengenalkan lingkungan pendidikan, kegiatan ini juga menjadi awal pembentukan karakter melalui kebiasaan disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian terhadap sesama.

Sekolah diharapkan menjadi tempat yang membuat setiap peserta didik merasa aman untuk belajar dan mengembangkan potensi. Oleh sebab itu, momen kecil seperti mendapat bantuan dari teman, disambut guru, atau diberi kesempatan berpartisipasi dapat memberikan kesan mendalam bagi siswa baru.

Contoh cerita singkat satu momen spesifik MPLS dapat menjadi gambaran bahwa perhatian kecil mampu menciptakan rasa nyaman bagi siswa baru.

Pengalaman tersebut menunjukkan pentingnya lingkungan sekolah yang ramah, terbuka, dan mendukung setiap peserta didik. (Suci)

Baca Juga: Contoh Laporan MPLS Ramah 2026 yang Bisa Jadi Referensi