Dampak Etanol di BBM pada Mesin Kendaraan yang Harus Diketahui

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dampak etanol di BBM pada mesin kendaraan menjadi topik penting di tengah upaya pemerintah menghadirkan bahan bakar yang ramah lingkungan. Etanol dikenal sebagai bahan aditif yang meningkatkan angka oktan pada bensin sekaligus menurunkan emisi gas buang.
Namun, penggunaan etanol dalam campuran bahan bakar juga menimbulkan sejumlah pertanyaan terkait pengaruhnya terhadap performa dan daya tahan mesin kendaraan, terutama bagi pengguna yang belum memahami karakteristik bahan bakar campuran ini.
Dampak Etanol di BBM pada Mesin Kendaraan
Dikutip dari Jurnal Pengaruh Campuran Bahan Bakar Ethanol Bensin terhadap Konsumsi Bahan Bakar dan Emisi Gas Buang pada Kendaraan Bermotor 125 CC Sistem Injeksi, Mohamad Rifal, (2021:51), inilah dampak etanol di BBM pada mesin kendaraan.
Penggunaan etanol sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM) kini semakin meluas karena dinilai mampu menekan emisi gas buang sekaligus mendukung energi ramah lingkungan.
Namun, ada sejumlah dampak etanol di BBM pada mesin kendaraan yang harus diketahui oleh para pengguna. Etanol memiliki kandungan oksigen yang tinggi sehingga membantu proses pembakaran menjadi lebih sempurna.
Hal ini dapat meningkatkan efisiensi mesin dan mengurangi kadar polutan seperti karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC). Selain itu, etanol memiliki angka oktan yang tinggi, sehingga dapat mencegah terjadinya “knocking” atau detonasi pada mesin.
Meskipun memiliki banyak keunggulan, dampak etanol di BBM pada mesin kendaraan yang harus diketahui juga mencakup sisi negatifnya.
Etanol bersifat higroskopis, artinya mudah menyerap air dari udara, yang dapat menyebabkan korosi pada komponen logam di sistem bahan bakar.
Campuran etanol yang terlalu tinggi juga dapat merusak seal karet, selang bahan bakar, dan komponen plastik tertentu jika kendaraan tidak dirancang untuk itu.
Selain itu, karena kandungan energi etanol lebih rendah dibanding bensin murni, konsumsi bahan bakar bisa meningkat jika kadar etanol dalam campuran terlalu besar.
Oleh karena itu, memahami kadar etanol yang sesuai dengan spesifikasi mesin menjadi hal penting agar performa kendaraan tetap optimal dan umur mesin lebih panjang.
Dengan memahami lebih jauh dampak etanol di BBM pada mesin kendaraan, masyarakat dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam memilih bahan bakar sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan kendaraannya. (Dista)
Baca Juga: Apa Itu Etanol dalam BBM? Ini Jawaban dan Penjelasannya
