Dari Makanan Apakah Rasa Umami Pertama Kali Ditemukan? Ini Jawabannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pertanyaan yang sering kali muncul dalam dunia masakan adalah dari makanan apakah rasa umami pertama kali ditemukan, karena rasa ini memiliki peran dalam membuat makanan lebih gurih dan lezat.
Rasa umami menjadi perhatian publik, khususnya untuk pencinta kuliner karena rasanya mampu memberikan sensasi khas yang mendalam pada berbagai hidangan.
Dari Makanan Apakah Rasa Umami Pertama Kali Ditemukan?
Dari makanan apakah rasa umami pertama kali ditemukan? Mengutip situs rri.co.id, inilah jawabannya.
Pertanyaan mengenai dari makanan apa rasa umami pertama kali ditemukan mengarah ke hidangan sederhana Jepang, yaitu kaldu rumput laut, khususnya kombu (sejenis rumput laut).
Pada awal abad ke-20, seorang profesor Jepang bernama Kikunae Ikeda tertarik dengan kelezatan kaldu kombu yang rasanya tidak terpaut pada keempat rasa dasar.
Kemudian ia melakukan penelitian dan menemukan bahwa rasa asam glutamat di dalam rumput laut itu menjadi sumber dari rasa gurih khas yang kemudian dinamakan umami.
Penemuan seorang Kikunae Ikeda menunjukkan bahwa dari makanan apa rasa umami pertama kali ditemukan jawabannya adalah dari kaldu rumput laut atau kombu.
Setelah adanya temuan tersebut, konsep umami pun semakin diperluas. Senyawa lain seperti inosinat dan guanilat yang terdapat dalam daging, ikan, jamur, serta produk fermentasi turut memperkaya cita rasa gurih alami dalam berbagai hidangan.
Seiring berjalannya waktu, perkembangan kuliner dan riset dari berbagai pihak gizi menjadi semakin banyak bahan makanan sehari-hari yang dikenal mengandung umami alami.
Namun, akar pertama dari rasa umami ini tetap pada kaldu kombu yang menjadi titik awal pemahaman manusia terhadap rasa kelima.
Melihat kembali sejarahnya yang membuktikan bahwa dari makanan apakah rasa umami pertama kali ditemukan, jawabannya tidak jauh dari hal sederhana dan sebuah rumput laut yang diolah jadi kaldu.
Penemuan tersebut membuka pintu bagi masyarakat luas untuk menghargai kekayaan rasa yang tersembunyi dalam bahan alami.
Dengan mengetahui asal rasa umami, sekarang bisa lebih cermat dalam memilih bahan masakan supaya rasa gurih yang diciptakan maksimal tanpa bergantung pada penambah rasa buatan. (Dista)
Baca Juga: 50 Rekomendasi Makanan Enak Indonesia yang Patut Dicoba
