Konten dari Pengguna

Fakta 99942 Apophis, Fenomena Langka yang Bisa Dilihat

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fakta 99942 Apophis, Foto: Shutter stock/kumparanSAINS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fakta 99942 Apophis, Foto: Shutter stock/kumparanSAINS

Fenomena luar angkasa kembali mencuri perhatian, salah satunya asteroid 99942 Apophis. Banyak orang mulai mencari fakta 99942 Apophis yang disebut sebagai salah satu asteroid paling menarik untuk diamati.

Perbincangan ini semakin meluas karena 99942 Apophis memiliki karakteristik unik dan pernah menjadi fokus penelitian ilmuwan dunia.

Fakta 99942 Apophis Luar Angkasa

Ilustrasi Fenomena 99942 Apophis, Foto: NASA/kumparanSAINS

Mengutip situs https://science.nasa.gov/, berikut fakta 99942 Apophis yang disebut sebagai salah satu asteroid paling menarik:

1. Asteroid yang Akan Melintas Dekat Bumi

Apophis adalah asteroid dekat Bumi yang akan melintas sangat dekat pada 13 April 2029. Jaraknya diperkirakan sekitar 32.000 km dari permukaan Bumi, bahkan lebih dekat dibandingkan beberapa satelit di orbit geostasioner.

Meski terdengar mengkhawatirkan, ilmuwan memastikan tidak ada risiko tabrakan dengan Bumi setidaknya dalam 100 tahun ke depan.

2. Sisa Material Tata Surya Purba

Asteroid ini merupakan “fosil” dari awal pembentukan tata surya sekitar 4,6 miliar tahun lalu.

Apophis terbentuk dari material yang tidak pernah menjadi bagian dari planet atau bulan. Ukurannya cukup besar, dengan diameter sekitar 340 meter dan panjang mencapai 450 meter.

3. Pernah Dianggap Berbahaya

Saat pertama kali ditemukan pada tahun 2004, Apophis sempat diprediksi berpotensi menabrak bumi pada 2029, 2036, atau 2068.

Faktanya, setelah diamati lebih detail menggunakan teleskop dan radar, orbitnya kini sudah dipahami dengan baik sehingga ancaman tersebut dinyatakan tidak ada.

4. Peristiwa Langka yang Sangat Berharga

Asteroid sebesar Apophis yang melintas sedekat ini hanya terjadi sekali dalam ribuan tahun. Oleh karena itu, para ilmuwan di seluruh dunia sangat antusias memanfaatkan momen ini untuk mempelajari lebih dalam tentang asteroid dan sejarah tata surya.

5. Misi Khusus dari NASA dan ESA

NASA mengalihkan misi pesawat luar angkasa OSIRIS-REx (yang kini dinamai OSIRIS-APEX) untuk mendekati Apophis setelah tahun 2029.

Sementara itu, European Space Agency (ESA) juga mengirim misi bernama Ramses untuk mengamati asteroid ini dari dekat saat melintas.

6. Bisa Dilihat Tanpa Alat Canggih

Menariknya, Apophis berpotensi bisa terlihat dari Bumi, khususnya di wilayah Belahan Bumi Timur, tanpa bantuan teleskop, tentu saja jika kondisi cuaca mendukung.

7. Dampak Gravitasi Bumi pada Apophis

Saat melintas dekat, gravitasi Bumi akan menarik dan memengaruhi bentuk serta pergerakan Apophis.

Hal ini bisa menyebabkan perubahan orbit, rotasi, bahkan kemungkinan longsoran kecil di permukaannya. Dari sini, ilmuwan bisa mempelajari struktur dalam asteroid tersebut.

8. Ditemukan oleh Para Astronom

Apophis ditemukan pada 19 Juni 2004 oleh Roy Tucker, David Tholen, dan Fabrizio Bernardi di Kitt Peak National Observatory, Amerika Serikat. Di sisi lain, Apophis merupakan nama yang berasal dari sosok dewa kehancuran dalam mitologi Mesir.

9. Ukuran dan Jaraknya

Bentuk Apophis diperkirakan lonjong, bahkan mungkin menyerupai kacang. Ukurannya sedikit lebih panjang dari lapangan football Amerika dan tingginya mendekati Menara Eiffel. Jarak terjauhnya dari Bumi bisa mencapai ratusan juta kilometer.

10. Orbit dan Rotasi yang Unik

Apophis mengelilingi Matahari dalam waktu kurang dari satu tahun. Setelah pertemuan dekat dengan Bumi pada 2029, orbitnya akan berubah menjadi sedikit lebih besar.

Selain itu, asteroid ini berputar dengan cara yang unik, termasuk gerakan “bergoyang” yang tidak biasa.

11. Struktur Berbatu

Asteroid ini termasuk tipe S (stony), artinya tersusun dari batuan silikat serta campuran logam seperti nikel dan besi. Bentuknya kemungkinan memiliki dua bagian utama seperti “kacang”.

12. Permukaan yang Masih Misterius

Hingga kini belum ada gambar detail permukaan Apophis. Namun diperkirakan mirip dengan asteroid berbatu lainnya, penuh dengan debu, batu, dan kemungkinan kawah kecil.

Itulah fakta menarik tentang asteroid 99942 Apophis, salah satu benda langit yang paling banyak menarik perhatian ilmuwan karena akan melintas sangat dekat dengan Bumi.

Meski tidak berbahaya, peristiwa ini menjadi kesempatan langka untuk mempelajari lebih dalam tentang asteroid dan sejarah awal tata surya. (Fikah)

Baca juga: Penyebab Fenomena Space Jellyfish di Langit Indonesia yang Hebohkan Masyarakat