Konten dari Pengguna

Hari Ibu Tanggal Berapa 2025 di Indonesia? Cek di Sini

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hari Ibu tanggal berapa 2025 di Indonesia. Foto: Unsplash.com/Ijaz Rafi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hari Ibu tanggal berapa 2025 di Indonesia. Foto: Unsplash.com/Ijaz Rafi

Hari Ibu tanggal berapa 2025 di Indonesia menjadi pertanyaan yang kerap muncul menjelang akhir tahun karena memiliki makna historis yang mendalam bagi bangsa.

Tradisi memperingati Hari Ibu di Indonesia tidak hanya sekadar momentum seremonial, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap peran perempuan dalam pembangunan sosial, budaya, dan keluarga.

Setiap tahun, masyarakat menanti momen ini sebagai wujud cinta dan penghormatan terhadap sosok ibu yang menjadi pilar utama kehidupan.

Hari Ibu Tanggal Berapa 2025 di Indonesia

Ilustrasi Hari Ibu tanggal berapa 2025 di Indonesia. Foto: Unsplash.com/Dakota Corbin

Hari Ibu tanggal berapa 2025 di Indonesia? Jawabannya adalah pada tanggal 22 Desember 2025, sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Mengutip situs djkn.kemenkeu.go.id, tanggal ini telah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 sebagai salah satu hari nasional yang bukan hari libur.

Penetapan tersebut tidak muncul begitu saja, melainkan merupakan hasil dari sejarah panjang perjuangan perempuan Indonesia yang dimulai pada Kongres Perempuan Indonesia I di Yogyakarta pada tahun 1928.

Kongres bersejarah itu menjadi tonggak awal kesadaran kolektif perempuan Indonesia untuk memperjuangkan hak dan kesetaraan dalam berbagai bidang kehidupan.

Sekitar 30 organisasi perempuan dari berbagai wilayah seperti Jawa dan Sumatera hadir untuk menyatukan visi dalam memajukan kaum perempuan.

Pertemuan tersebut juga menjadi simbol kebangkitan semangat nasionalisme di kalangan perempuan yang ingin berperan aktif dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa.

Pada kongres pertama itu pula lahir berbagai gagasan progresif mengenai pentingnya pendidikan bagi perempuan, perbaikan aturan pernikahan, serta perlindungan bagi janda dan anak yatim.

Para tokoh perempuan yang hadir menyadari bahwa kemajuan bangsa tidak mungkin tercapai tanpa adanya kemajuan kaum perempuan. Sejak saat itu, semangat kesetaraan gender mulai mendapatkan ruang dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Kongres lanjutan terus diadakan, seperti Kongres Perempuan II, III, dan IV, yang memperkuat perjuangan perempuan di berbagai sektor.

Dalam Kongres Perempuan III yang berlangsung di Bandung pada tahun 1938, diputuskan bahwa tanggal 22 Desember dijadikan sebagai Hari Ibu Nasional.

Penetapan ini memiliki arti simbolis karena bertepatan dengan berdirinya Perserikatan Perempuan Indonesia (PPI), organisasi yang menjadi wadah perjuangan perempuan lintas daerah dan bidang.

Makna Hari Ibu di Indonesia lebih luas dibandingkan peringatan Mother’s Day di negara lain.

Hari ini bukan semata-mata untuk memberikan hadiah atau ucapan kasih, tetapi lebih menekankan pada penghargaan terhadap kiprah perempuan sebagai agen perubahan sosial dan pembangunan bangsa.

Peringatan Hari Ibu juga dimaknai sebagai pengingat akan pentingnya peran perempuan dalam memperjuangkan pendidikan, hak-hak keluarga, dan masa depan bangsa yang lebih adil.

Kini, setiap tanggal 22 Desember, berbagai instansi dan komunitas di seluruh Indonesia mengadakan kegiatan khusus untuk memperingati Hari Ibu.

Banyak pula masyarakat yang mengenakan kebaya sebagai simbol pelestarian budaya dan penghormatan terhadap perempuan Indonesia.

Semangat Hari Ibu senantiasa menjadi refleksi akan nilai-nilai perjuangan, kasih sayang, serta dedikasi tanpa batas dari sosok perempuan dalam setiap aspek kehidupan.

Sebagai penutup, pertanyaan Hari Ibu tanggal berapa 2025 di Indonesia akhirnya terjawab dengan jelas bahwa peringatannya jatuh pada 22 Desember, sebagai momen istimewa untuk mengenang perjuangan dan peran penting perempuan dalam membangun bangsa. (Shofia)

Baca Juga: 80 Ide Kado yang Cocok untuk Hari Ibu, Istimewa dan Menyentuh Hati