Hasil Sidang Isbat 2026, Penentuan Dimulainya Hari Pertama Puasa bagi Umat Islam

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pelaksanaan sidang isbat sebagai penentuan awal Ramadan telah dilaksanakan. Melalui hasil sidang isbat 2026 dapat diketahui kapan dimulainya hari pertama puasa bagi umat Islam.
Sidang isbat adalah sidang yang diadakan oleh Kementerian Agama untuk menetapkan awal bulan dalam Kalender Hijriah, khususnya pada bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Dikutip dari situs resmi kemenag.go.id, sidang ini telah rutin diadakan sejak tahun 1950-an.
Hasil Sidang Isbat 2026, Kapan Dimulainya 1 Ramadan 1447 H?
Hari ini telah diadakan sidang isbat untuk menentukan awal 1 Ramadan 1447 H. Berdasarkan hasil sidang isbat 2026 yang dilakukan oleh Kementerian Agama, hari pertama bulan Ramadan jatuh pada 19 Februari 2026 sesuai informasi dari Instagram @kemenag_ri.
Dalam sidang tersebut diketahui bahwa hilal belum terlihat di berbagai wilayah Indonesia. Seharusnya hilal minimal berada di ketinggian 3 derajat di atas ufuk dengan sudut elongasi minimal 6,4 derajat, sementara saat ini hilal masih berada di bawah ufuk.
Atas hasil tersebut, maka umat Islam di Indonesia akan mulai menjalankan ibadah puasa Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan tanggal tersebut merupakan keputusan dari pemerintah melalui sidang isbat yang dilakukan oleh sejumlah pihak.
Beberapa pihak yang berpartisipasi dalam proses sidang isbat adalah perwakilan organisasi masyarakat Islam, MUI, perwakilan duta besar negara Islam, BMKG, ahli falak (astronomi), anggota, DPR, hingga perwakilan Mahkamah Agung.
Dalam proses sidang isbat, terdapat 3 tahapan utama yang dilakukan. Berdasarkan informasi dari situs resmi diy.baznas.go.id, berikut adalah 3 tahapan selengkapnya.
Pemaparan Data Hisab
Kementerian Agama menghadirkan tim ahli yang menyampaikan data posisi hilal, yakni bulan sabit muda sesuai perhitungan astronomi. Posisi hilal ini menentukan awal dimulainya bulan baru dan menjadi data dasar ilmiah sebelum dilakukan observasi.
Verifikasi Hasil Rukyatul Hilal
Setelah proses hisab, verifikasi langsung terhadap hasil pemantauan hilal dari sejumlah titik rukyatul hilal yang ada di berbagai daerah di Indonesia dilakukan. Lokasi pengamatan ada di beberapa lokasi strategis untuk mendapatkan laporan terbaik jika hilal muncul.
Musyawarah dan Pengambilan Keputusan
Tahap akhir adalah musyawarah serta pengambilan keputusan. Seluruh pihak yang hadir dalam sidang akan berdiskusi untuk mengambil keputusan, yang hasilnya nanti dijadikan sebagai acuan resmi pemerintah dan diumumkan kepada publik.
Hasil sidang isbat 2026 tersebut dapat dijadikan sebagai acuan untuk mulai menjalani ibadah puasa pada bulan Ramadan 1477 H. Dengan begitu umat Islam di Indonesia dapat beribadah dengan nyaman dan melaksanakan puasa sesuai tanggal yang telah ditetapkan. (Prima)
Baca juga: Niat Sahur Ramadhan 2026 dalam Bahasa Arab, Latin, dan Artinya
