Konten dari Pengguna

Info Penerimaan Polri 2026 dan Persyaratannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi info penerimaan Polri 2026. Foto: Unsplash.com/Glenn Carstens-Peters
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi info penerimaan Polri 2026. Foto: Unsplash.com/Glenn Carstens-Peters

Banyak pencarian terkait info penerimaan Polri 2026 seiring jadwal pembukaan pendaftaran calon anggota Kepolisian Republik Indonesia tahun anggaran terbaru.

Kesempatan menjadi bagian dari institusi kepolisian selalu terbuka bagi generasi muda yang memenuhi persyaratan administrasi, fisik, serta kriteria yang telah ditetapkan.

Proses seleksi dilakukan melalui tahapan panjang yang dirancang untuk menilai kemampuan akademik, kesehatan, kepribadian, serta kesiapan fisik calon peserta.

Info Penerimaan Polri 2026

Ilustrasi info penerimaan Polri 2026. Foto: Unsplash.com/Zan Lazarevic

Berikut adalah info penerimaan Polri 2026 yang mencakup jadwal pendaftaran, jalur rekrutmen, persyaratan dasar, serta tahapan seleksi yang harus dilalui calon peserta.

Dikutip dari tribratanews.babel.polri.go.id, rekrutmen anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk tahun anggaran 2026 dijadwalkan dibuka pada Maret 2026. Namun untuk tanggal pastinya hingga kini belum diumumkan.

Pendaftaran dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia melalui situs resmi penerimaan Polri. Calon peserta dapat melakukan pendaftaran awal melalui laman resmi berikut:

https://www.penerimaan.polri.go.id

Penerimaan anggota Polri tahun 2026 membuka tiga jalur utama yang dapat dipilih sesuai latar belakang pendidikan dan minat peserta. Jalur pertama adalah Akademi Kepolisian atau Akademi Kepolisian yang merupakan pendidikan perwira.

Jalur kedua adalah Bintara Polri yang berfokus pada pendidikan kepolisian tingkat menengah. Jalur ketiga adalah Tamtama Polri yang menjalankan fungsi operasional pada unit tertentu.

Proses seleksi Polri dilaksanakan dengan prinsip BETAH yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

Prinsip tersebut digunakan untuk memastikan seluruh tahapan rekrutmen berjalan secara adil serta bebas dari praktik yang tidak sesuai aturan.

Setiap peserta wajib memenuhi syarat umum sebelum mengikuti tahapan seleksi. Persyaratan tersebut mencakup status sebagai warga negara Indonesia, beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta setia kepada negara berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Kondisi kesehatan juga menjadi syarat penting dalam rekrutmen anggota kepolisian. Calon peserta harus dinyatakan sehat secara jasmani dan rohani yang dibuktikan melalui surat keterangan kesehatan dari fasilitas medis resmi.

Riwayat hukum juga menjadi perhatian dalam proses seleksi, sehingga peserta tidak boleh pernah terlibat tindak pidana. Selain syarat umum, terdapat kriteria khusus terkait tinggi badan, usia, serta pendidikan terakhir.

Untuk jalur Akpol dan Bintara, tinggi badan minimal pria umumnya sekitar 165 sentimeter. Tinggi badan minimal wanita untuk jalur Akpol sekitar 163 sentimeter dan untuk Bintara sekitar 160 sentimeter.

Batas usia juga berbeda pada setiap jalur pendidikan. Jalur Akpol biasanya menerima peserta dengan usia maksimal sekitar 21 tahun.

Jalur Bintara memiliki batas usia sekitar 21 hingga 23 tahun. Jalur Tamtama biasanya menetapkan usia maksimal sekitar 22 tahun.

Setelah proses pendaftaran selesai, peserta akan mengikuti beberapa tahap seleksi yang menggunakan sistem gugur. Tahap pertama adalah pemeriksaan administrasi awal yang dikenal sebagai Rikmin Awal.

Pada tahap ini panitia memeriksa dokumen penting seperti ijazah, akta kelahiran, kartu keluarga, serta kartu identitas.

Tahap berikutnya adalah pemeriksaan kesehatan tahap pertama. Pemeriksaan ini meliputi kondisi fisik dasar seperti tinggi badan, berat badan, kesehatan mata, gigi, telinga, serta kondisi kulit.

Seleksi kemudian dilanjutkan dengan tes psikologi berbasis komputer atau Computer Assisted Test. Tes ini bertujuan menilai kemampuan kognitif, pola berpikir, serta karakter kepribadian peserta.

Tahapan berikutnya adalah uji akademik yang menguji kemampuan pengetahuan umum, bahasa Indonesia, serta matematika dasar. Pada jalur tertentu dapat ditambahkan tes keahlian khusus sesuai bidang yang dibutuhkan.

Uji kesamaptaan jasmani menjadi tahap penting yang mengukur kemampuan fisik peserta. Tes ini mencakup lari dua belas menit, push up, sit up, pull up atau chinning, shuttle run, serta tes renang.

Tahap lanjutan meliputi pemeriksaan kesehatan tahap kedua yang lebih mendalam, termasuk pemeriksaan organ dalam melalui tes laboratorium dan pemeriksaan radiologi.

Seleksi kesehatan jiwa juga dilakukan untuk memastikan stabilitas mental calon anggota kepolisian. Tahap akhir adalah verifikasi administrasi terakhir dan sidang penentuan kelulusan yang dikenal sebagai pantukhir.

Pada tahap ini seluruh nilai dari setiap tes dihitung dan dibandingkan untuk menentukan peserta yang lolos menjadi calon anggota Polri.

Info penerimaan Polri 2026 menunjukkan bahwa proses seleksi dilakukan melalui tahapan ketat yang mencakup pemeriksaan administrasi, kesehatan, akademik, psikologi, hingga kemampuan fisik.

Persiapan yang matang sejak awal menjadi langkah penting agar setiap tahapan seleksi dapat dijalani dengan hasil yang optimal. (Khoirul)

Baca Juga: Persyaratan Penerimaan Polri 2025 dan Cara Pendaftarannya