Jenis-Jenis Diabetes Melitus: Tipe Diabetes 1 hingga 3

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Diabetes adalah penyakit yang terdiri dari beberapa tipe atau jenis. Tipe diabetes dibedakan berdasarkan jumlah produksi hormon insulin dalam pankreas.
Diabetes sendiri merupakan jenis penyakit yang ditandai dengan adanya gejala sekresi dan ekskresi urine dalam jumlah yang banyak.
Diabetes atau diabetes melitus dibedakan menjadi tiga tipe, yakni diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan diabetes tipe 3. Untuk memahami masing-masing tipe diabetes, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Diabetes Tipe 1
Dikutip dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, diabetes tipe 1 adalah jenis penyakit diabetes yang disebabkan oleh tak adanya produksi hormon insulin sama sekali. Jenis diabetes ini juga sering disebut sebagai diabetes juvenille.
Penyebab penyakit diabetes tipe 1 adalah adanya disfungsi organ pankreas yang berhenti memproduksi hormon insulin sehingga mengakibatkan gangguan dalam tubuh manusia.
Ciri-ciri penyakit diabetes tipe 1 adalah turunnya berat badan secara drastis. Selain itu, ada beberapa ciri diabetes tipe 1 lainnya, yakni:
Poliphagia (banyak makan)
Polidipsia (banyak minum)
Poliuria (banyak kencing/sering kencing di malam hari).
Adapun gejala lain yang dirasakan oleh penderita tipe 1. Gejala diabetes tipe 1 lainnya adalah kesemutan, lemas, luka yang sukar sembuh, pandangan kabur, dan gangguan perilaku.
Lantas, apakah diabetes tipe 1 bisa disembuhkan? Menurut Aman B. Pulungan dalam Diabetes Melitus Tipe-1 pada Anak: Situasi di Indonesia dan Tata Laksana, diabetes adalah jenis penyakit yang tidak dapat disembuhkan.
Diabetes tipe 1 dapat dikendalikan dengan beberapa cara, yakni dengan mengatur pola makan yang mana pola makan ini disesuaikan dengan kebutuhan asupan kalori.
Makanan untuk diabetes tipe 1 yang dianjurkan adalah makanan dengan karbohidrat dari zat tepung, tidak berlemak, dan yang tidak mengandung bahan pemanis yang berlebihan.
Selain mengatur pola makan, diabetes tipe 1 juga dapat dikontrol dengan berbagai macam aktivitas fisik, seperti berolahraga dan mengikuti terapi diabetes 1.
Diabetes Melitus Tipe 1
Dikutip dari Teori Epidemiologi Penyakit Tidak Menular yang ditulis dari Hamzah B, diabetes melitus tipe 1 adalah kelainan sistemik akibat terjadinya gangguan metabolisme glukosa yang ditandai oleh hiperglikemia kronis.
Penderita diabetes tipe ini pada umumnya membutuhkan asupan insulin dari luar tubuhnya karena organ pankreas yang tidak berfungsi dengan baik.
Patofisiologi diabetes melitus tipe 1 ditandai dengan adanya gangguan insulin karena kerusakan sel-sel β pankreas yang disebabkan oleh reaksi autoimun.
Selain itu, diabetes melitus tipe 1 juga dapat disebabkan oleh bermacam-macam virus, di antaranya virus Cocksakie, Rubella, CMVirus, Herpes, dan lain sebagainya.
Diabetes sebagai suatu penyakit memiliki kode komplikasi diabetes yang dapat menggambarkan kondisi penderita penyakit diabetes secara spesifik.
Kode tersebut dikenal sebagai kode ICD-10. Adapun kode ICD-10 diabetes melitus tipe 1 adalah kode yang dimulai dari E-10 hingga E.10.9
Komplikasi diabetes melitus tipe 1 mencakup komplikasi akut dan kronik. Komplikasi kronik jarang menimbulkan manifestasi klinis, sedangkan komplikasi kronik dapat mengakibatkan KAD dan hipoglikemia.
Diabetes Tipe 2
Diabetes tipe 2 adalah jenis penyakit diabetes yang disebabkan oleh kenaikan gula darah karena adanya penurunan insulin yang rendah oleh kelenjar pankreas.
Ada banyak pemicu diabetes melitus tipe 2, di antaranya pola makan yang buruk, gaya hidup yang tidak baik, dan kurang istirahat.
Kurang istirahat atau kurang tidur dapat menyebabkan timbulnya diabetes sebab fungsi tidur bagi kesehatan tubuh adalah untuk menjaga peran tubuh dalam mengatur gula darah.
Ciri-ciri diabetes tipe 2 ditandai dengan gejala utama, yakni sering kencing, cepat lapar, dan cepat haus. Ketiga hal ini diikuti oleh beberapa gejala lainnya.
Adapun gejala diabetes tipe 2 lainnya adalah sebagai berikut:
Berat badan menurun secara cepat tanpa alasan yang jelas
Sering merasakan kesemutan
Gatal-gatal di daerah kemaluan
Untuk wanita, banyak mengeluarkan keputihan secara berlebihan
Luka susah sembuh
Banyak bisul dan gangguan kulit yang muncul
Penglihatan kabur
Mudah lelah dan gampang mengantuk.
Apakah penyakit diabetes tipe 2 dapat sembuh? Sama halnya dengan diabetes tipe 1, penyakit diabetes tipe 2 juga tidak dapat disembuhkan.
Namun, penyakit ini dapat dikendalikan dengan cara mengatur pola makan dengan baik, rajin berolahraga, dan mengikuti tata laksana atau terapi farmakologi untuk diabetes tipe 2.
Untuk mengatur pola makan, ada beberapa makanan diabetes tipe 2 yang dianjurkan untuk dikonsumsi, yakni makanan yang rendah lemak, gula, ataupun garam, dan lain-lain.
Kode ICD 10 diabetes melitus tipe 2 adalah kode penggambaran kondisi pasien penderita melitus tipe 2. Kode ICD 10 diabetes melitus tipe 2 adalah E11.
Diabetes Melitus Tipe 2
Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit yang ditandai dengan kondisi ketika kadar gula darah melebihi nilai normal akibat adanya resistensi insulin.
Gejala diabetes melitus tipe 2 kurang lebih memiliki gejala yang sama dengan gejala diabetes tipe 2, yakni mudah haus, mudah lapar, dan sering buang air kecil.
Adapun faktor resiko diabetes melitus tipe 2 terbagi menjadi dua kelompok, yakni faktor yang dapat diubah dan tidak diubah. Berikut penjelasannya:
Faktor risiko yang dapat diubah adalah kegemukan, dispilmedia, riwayat penyakit jantung, hipertensi, dan sebagainya.
Faktor risiko diabetes melitus tipe yang tidak dapat diubah adalah usia, riwayat kesehatan, dan riwayat penyakit diabetes dan penyakit lainnya.
Patofisiologi diabetes melitus tipe 2 terdiri dari beberapa keadaan, yakni resistensi insulin dan disfungsi sel B pankreas.
Diabetes melitus tipe 2 tidak disebabkan oleh kurangnya sekresi insulin, tetapi karena sel-sel sasaran insulin gagal atau tidak mampu merespons insulin secara normal.
Akibatnya, kesehatan tubuh seseorang dapat terancam. Ada beberapa bahaya diabetes melitus tipe 2 bagi kesehatan tubuh, yakni:
Hipoglikemia : kadar glukosa darah terlalu rendah < 70 mg/dl
Hiperglikemia: kadar glukosa darah sangat tinggi > 300 mg/dl
Kedua kondisi ini dapat menyebabkan sejumlah gangguan di dalam tubuh manusia, seperti kerusakan saraf, menurun tingkat kesadaran, dan sebagainya.
Bahaya diabetes melitus tipe dua juga akan mengakibatkan terjadinya sejumlah komplikasi. Berikut macam-macam komplikasi diabetes melitus tipe 2, yaitu:
Gangguan penglihatan
Penyakit jantung dan pembuluh darah
Gangguan ginjal
Gangguan saraf yang menyebabkan kelumpuhan dan amputasi.
Untuk menghindari berbagai macam bahaya dan komplikasi di atas, ada sejumlah cara penanganan dan pengobatan diabetes melitus tipe 2 yang dapat dilakukan untuk mengendalikan penyakit ini.
Caranya manajemen penyakit diabetes melitus dapat dilakukan dengan terapi insulin dan terapi faramkologi dan perawatan diri, seperti diet, olahraga, konseling gizi, dan sebagainya.
Diagnosa keperawatan diabetes melitus tipe 2 dapat dibantu dengan menggunakan kode ICD 10 penyakit diabetes melitus 2.
Hasil diagnosis setiap pasien penyakit diabetes melitus tipe 2 tentunya akan berbeda. Hal ini disesuaikan dengan kondisi dari setiap pasien.
Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2
Diabetes tipe 1 dan 2 memiliki letak perbedaan pada hasil produksi hormon insulin yang dihasilkan. Bedanya diabetes tipe 1 dan 2 adalah diabetes tipe 1 sama sekali tidak menghasilkan insulin, sedangkan tipe 2 disebabkan oleh sel-sel tubuh yang tidak reaktif terhadap hormon insulin.
Diabetes Tipe 3
Menurut Prof. Dr. F.G. Winarno dan Ir. Wida dalam buku Telomer, Membalik Proses Penuaan, diabetes tipe 3 adalah jenis diabetes yang diperkirakan banyak diidap oleh anak muda. Oleh karena itu, penyakit ini disebut sebagai (youth diabetes).
Prof. Dr. F.G. Winarno dan Ir. Wida menyebutkan bahwa diabetes tipe 3 adalah kategori diabetes baru yang banyak menyerang anak muda.
Diabetes tipe 3 adalah penyakit yang diakibatkan oleh minimnya suplai atau pasokan insulin ke dalam otak. Hal ini menyebabkan terjadinya penyakit alzheimer atau pikun.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa itu diabetes tipe 2?

Apa itu diabetes tipe 2?
Diabetes tipe 2 adalah jenis penyakit diabetes yang disebabkan oleh kenaikan gula darah karena adanya penurunan insulin yang rendah oleh kelenjar pankreas.
Apa gejala diabetes tipe 2?

Apa gejala diabetes tipe 2?
Ciri-ciri diabetes tipe 2 ditandai dengan gejala utama, yakni sering kencing, cepat lapar, dan cepat haus.
Apa itu diabetes tipe 1?

Apa itu diabetes tipe 1?
Diabetes tipe 1 adalah jenis penyakit diabetes yang disebabkan oleh tak adanya produksi hormon insulin sama sekali.
