Kabel Cross: Pengertian, Fungsi, Cara Membuat, dan Susunan Warnanya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kabel cross menjadi salah satu kabel Unishield Twisted Pair (UTP) yang biasa ditemui pada jaringan LAN. Fungsi kabel cross ini ialah sebagai penghubung perangkat komputer dan penghubung antarjaringan.
LAN sendiri merupakan singkatan dari Local Area Network yang berfungsi sebagai jaringan komputer dengan cakupan yang terbatas. Jaringan ini dapat menyambungkan komputer dalam wilayah kecil, seperti tempat tinggal, sekolah, gedung kantor, universitas, dan sebagainya.
Dengan bantuan kabel cross, jaringan tersebut dapat terbentuk dan terhubung ke perangkat jaringan lainnya. Dalam praktiknya, kabel cross ini memiliki fungsi dan susunannya tersendiri supaya dapat digunakan untuk menghubungkan antarjaringan.
Pengertian Kabel Cross
Mengutip dari jurnal Pengenalan Internet dan Jaringan pada Siswa SMAN 1 Air Joman oleh Febri Dristyan, pengertian kabel cross adalah kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung yang lainnya.
Kabel cross atau yang dikenal sebagai kabel cross over ini digunakan untuk menghubungkan dua perangkat elektronik serupa. Contohnya komputer dengan komputer dan laptop dengan laptop.
Lebih lanjut menurut Sugeng Purbawanto dalam bukunya yang berjudul Media Transmisi Telekomunikasi, kabel cross merupakan jenis kabel yang digunakan untuk menghubungkan suatu perangkat dengan jaringan secara peer to peer atau point to point.
Fungsi Kabel Cross
Mengutip dari Manajemen Jaringan Komputer yang ditulis oleh Adimas Ketut Nalendra, berikut ini fungsi dari penggunaan kabel cross dalam kehidupan sehari-hari:
Penghubung 2 komputer.
Penghubung 2 buah switch.
Penghubung 2 buah hub.
Penghubung switch dengan hub.
Penghubung komputer dengan ruter.
Menurut laman SMPN 1 Payakumbuh, hanya 4 dari 8 buah kabel cross yang bisa digunakan. Keempat kabel tersebut dapat digunakan untuk mengirim dan menerima data antar-perangkat elektronik yang terhubung.
Perbedaan Kabel Cross dan Straight
Selain kabel cross, ada juga kabel straight yang menjadi salah satu jenis kabel UTP. Dalam buku Media Transmisi Telekomunikasi yang ditulis oleh Sugeng Purbawanto, kabel straight adalah sebuah sistem pengkabelan yang urutan warna konektornya bersatu dengan konektor serupa lainnya.
Lantas apa saja perbedaan kabel cross dan straight? Berikut ini penjelasannya menurut buku Fundamental Hardware dan Jaringan Komputer yang ditulis oleh Cecep Kurnia Sastradipraja.
1. Perbedaan Warna Ujung Konektor
Perbedaan antara warna ujung konektor adalah perbedaan yang mendasar antara dua jenis kabel tersebut.
Pada kabel straight, ujung konektor dan ujung konektor lainnya memiliki susunan warna yang sama. Sedangkan pada kabel cross, susunan warna antara kedua ujung konektornya berbeda.
2. Perbedaan Fungsi
Kabel straight merupakan jenis kabel yang berfungsi menghubungkan dua perangkat yang berbeda. Sementara itu, kabel cross berfungsi sebagai penghubung antara dua perangkat yang sama.
Dengan begitu, tips untuk membedakan kabel straight dan cross adalah dengan mengecek warna ujung konektornya. Apabila kedua konektor memiliki warna yang berbeda, kabel tersebut adalah kabel cross. Jika memiliki warna yang sama, kabel tersebut merupakan kabel tipe straight.
Cara lain untuk membedakan kabel straight dan cross adalah dengan melihat atau mengecek jenis perangkat yang terkoneksi.
Apabila perangkat berupa router, host server tersambung dengan switch dan hub, kabel yang digunakan adalah kabel straight. Jika perangkat yang tersambung antara sesama jenis perangkat yang sama, kabel yang digunakan adalah kabel cross.
Cara Membuat Kabel Cross
Berdasarkan jurnal Pengenalan Internet dan Jaringan pada Siswa SMAN 1 Air Joman oleh Febri Dristyan, cara membuat kabel cross dan straight memiliki peralatan dan langkah-langkah yang sama.
Adapun jenis peralatan yang perlu kamu siapkan untuk mmebuat kabel cross dan straight, yaitu:
Tang crimping
Alat pengupas kabel
Kabel UTP
Conector RJ-45
LAN tester
Jika kamu sudah menyiapkan beberapa perlengkapan di atas, berikut ini langkah membuat kabel cross dan straight:
Kupas terlebih dahulu ujung kabel menggunakan alat pengupas kabel sekitar kurang lebih 2 cm sampai kabel yg ada di dalamnya terlihat.
Pisahkan kabel-kabel tersebut dan luruskan.
Susun kabel-kabel tersebut dengan rapih berdasarkan warna seperti oranye putih, oranye, hijau putih, biru, biru putih, hijau, cokelat putih, dan cokelat.
Setelah kabel tersusun, ambil konektor RJ-45. Konektor ini terdiri dari 8 pin. Pin 1 dari konektor ini adalah pin yang berada paling kiri.
Masukkan kabel-kabel tersebut hingga bagian ujungnya mentok di dalam konektor dan sesuaikan dengan urutan warna kabel.
Setelah selesai menyusun kabel UTP, coba dengan menggunakan LAN tester dan masukkan ujung kabel ke alat tersebut.
Selanjutnya, nyalakan LAN Tester yang tersambung dengan kabel UTP.
Kalau lampu LED yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti kamu telah sukses.
Untuk cara pemasangan kabel yang kedua, langkah-langkahnya sama dengan pemasangan ujung kabel pertama. Ulangi langkah-langkah tadi untuk memasang konektor RJ-45 pada ujung kabel yang kedua.
Selesai.
Baca Juga: 5 Fungsi Kabel UTP dan Jenis-Jenisnya
Susunan Kabel Cross
Mengutip dari jurnal Pengenalan Internet dan Jaringan pada Siswa SMAN 1 Air Joman oleh Febri Dristyan, susunan kabel cross hampir sama dengan susunan kabel tipe straight. Perbedaannya ada pada urutan warna kabel cross dan kabel straight.
Urutan Kabel Cross
Sesuai dengan namanya, kabel cross memiliki susunan warna pin yang berlawanan atau berseberangan. Susunan warna kabel cross memiliki perbedaan pada ujung konektor satu dan ujung konektor lainnya. Berikut susunan warna kabel cross untuk jaringan LAN:
1. Ujung Konektor 1
Putih hijau
Hijau
Putih oranye
Biru
Putih biru
Oranye
Putih cokelat
Cokelat
2. Ujung Konektor 2
Putih oranye
Oranye
Putih hijau
Biru
Putih biru
Hijau
Putih cokelat
Cokelat
Urutan Kabel Straight
Sedangkan, susunan kabel straight memiliki urutan warna yang sama antara setiap ujung konektor. Berikut ini adalah urutan kabel straight yang benar:
1. Pada standar TIA/EIA-568A
Ujung konektor 1: Putih hijau, Hijau, Putih oranye, Biru, Putih biru, Oranye, Putih cokelat, Cokelat.
Ujung konektor 2: Putih hijau, Hijau, Putih oranye, Biru, Putih biru, Oranye, Putih cokelat, Cokelat.
2. Pada standar TIA/EIA-568B
Ujung konektor 1: Putih oranye, Oranye, Putih hijau, Biru, Putih biru, Hijau, Putih cokelat, Cokelat.
Ujung konektor 2: Putih oranye, Oranye, Putih hijau, Biru, Putih biru, Hijau, Putih cokelat, Cokelat.
(FNS)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan kabel cross?

Apa yang dimaksud dengan kabel cross?
Kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung yang lainnya.
Apa fungsi kabel cross?

Apa fungsi kabel cross?
Penghubung 2 komputer, penghubung 2 buah switch, penghubung 2 buah hub, penghubung switch dengan hub, dan penghubung komputer dengan ruter.
Apa perbedaan kabel straight dan cross?

Apa perbedaan kabel straight dan cross?
Berdasarkan warnanya, ujung konektor dan ujung konektor lain kabel straight memiliki susunan warna yang sama. Sedangkan pada kabel cross, susunan warna antara kedua ujung konektornya berbeda. Adapun menurut fungsinya, kabel straight merupakan jenis kabel yang berfungsi menghubungkan dua perangkat yang berbeda. Sedangkan, kabel cross berfungsi sebagai penghubung antara dua perangkat yang sama.
