Konten dari Pengguna

Kapan Puncak Musim Kemarau 2026 Dimulai? Ini Jawaban dan Penjelasannya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kapan Puncak Musim Kemarau 2026 Dimulai?, Unsplash/Oleksandr Sushko
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kapan Puncak Musim Kemarau 2026 Dimulai?, Unsplash/Oleksandr Sushko

Kapan puncak musim kemarau 2026 dimulai? Saat ini, Indonesia sudah memasuki musim kemarau. Dengan cuaca yang terkadang panas menyengat, banyak masyarakat Indonesia yang ingin mengetahui hal tersebut.

Dikutip dari situs sciencedirect.com, musim kemarau merupakan periode khusus dalam ekosistem kering musiman. Tanda musim ini adalah penurunan curah hujan secara signifikan yang berlangsung selama 1 sampai 7 bulan.

Kapan Puncak Musim Kemarau 2026 Dimulai di Negara Tropis Seperti Indonesia?

Ilustrasi Kapan Puncak Musim Kemarau 2026 Dimulai?, Unsplash/Hardingferrent

Kapan puncak musim kemarau 2026 dimulai? Dikutip dari Instagram @infobmkg, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) memperkirakan puncak musim kemarau 2026 terjadi pada bulan Juli hingga September 2026 di mayoritas wilayah Indonesia.

Namun, di saat yang sama, peluang El Nino mencapai kategori moderat sampai kuat. Ini bisa memengaruhi kondisi iklim dan cuaca selama musim kemarau.

Kapan puncak musim kemarau 2026 dimulai? Berikut adalah jadwal puncak kemarau 2026.

1. Juli (83 Zona Musim (ZOM) atau 12,26% Wilayah)

Sebagian kecil Jawa dan Kalimantan, Sulawesi Tengah bagian barat, Sulawesi Barat bagian utara, Nusa Tenggara Timur bagian selatan, sebagian Sumatera, sebagian kecil Papua Barat Daya bagian selatan, Maluku, Papua bagian timur, dan Papua Barat bagian Tengah.

2. Agustus (369 ZOM (Zona Musim) atau 48,84% Wilayah)

Sumatera bagian tengah, sebagian Nusa Tenggara Timur, sebagian besar Bali, Nusa Tenggara Barat, Jawa, sebagian Sulawesi, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Pulau Papua, sebagian Maluku Utara dan Maluku.

3. September (169 ZOM (Zona Musim) atau 25,41% Wilayah)

Kepulauan Bangka Belitung, sebagian kecil Jawa, sebagian besar Lampung, Sumatera Selatan, sebagian besar Kalimantan bagian selatan, Nusa Tenggara Timur, sebagian besar Maluku Utara, sebagian besar Sulawesi, sebagian Maluku dan Papua Pegunungan bagian tengah.

BMKG juga memprediksi kemarau tahun ini lebih panjang dan lebih kering daripada biasanya.

Dikutip dari Instagram @infobmkg dan situs bmkg.go.id, dalam menghadapi puncak musim kemarau 2026, BMKG menyarankan sektor sumber daya air untuk bisa melakukan revitalisasi waduk, memastikan ketersediaan air untuk kebutuhan masyarakat, dan memperbaiki jaringan distribusi air.

BMKG juga merekomendasikan pelaku sektor pangan untuk memilih varietas tanaman yang memerlukan lebih sedikit air, mempunyai siklus tanam yang lebih pendek, lebih tahan kekeringan, dan menyesuaikan jadwal tanam.

BMKG juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk menyiapkan langkah antisipasi sejak dini demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Mey)

Baca juga: Kenapa Akhir-Akhir Ini Dingin di Jawa Timur? Cek Informasi dari BMKG di Sini