Kapan Terakhir Boleh Potong Kuku bagi yang Berkurban 2026? Cek di Sini

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kapan terakhir boleh potong kuku bagi yang berkurban 2026? Menjelang masuknya bulan Zulhijjah dalam penanggalan Hijriah dan Hari Raya Kurban, umat Islam ingin mengetahui hal tersebut.
Persiapan ibadah kurban tidak hanya berkaitan dengan hewan sembelihan, tetapi juga mencakup adab serta amalan sunnah sebelum hari raya tiba.
Sepuluh hari pertama Zulhijjah dikenal memiliki banyak keutamaan sehingga umat Islam dianjurkan menjaga amalan dengan lebih hati-hati dan tertib.
Kapan Terakhir Boleh Potong Kuku bagi yang Berkurban 2026 di Bulan Zulhijjah
Kapan terakhir boleh potong kuku bagi yang berkurban 2026? Berdasarkan perkiraan kalender Hijriah Kementerian Agama RI, batas akhirnya jatuh pada Minggu, 17 Mei 2026 sebelum masuk 1 Dzulhijjah 1447 H pada Senin, 18 Mei 2026.
Setelah waktu tersebut, orang yang berniat melaksanakan ibadah kurban dianjurkan tidak memotong kuku maupun rambut sampai hewan kurban selesai disembelih.
Dikutip dari baznas.go.id, anjuran tersebut bersumber dari hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan Imam Muslim nomor 1977.
Dalam hadits itu disebutkan bahwa ketika sepuluh hari pertama Dzulhijjah telah masuk dan seseorang ingin berkurban, maka tidak diperbolehkan memotong rambut maupun kuku sedikit pun hingga proses penyembelihan kurban dilakukan.
Mayoritas ulama menjelaskan hukum larangan tersebut termasuk sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.
Imam Nawawi menerangkan bahwa memotong kuku sebelum penyembelihan memang tidak membatalkan ibadah kurban, tetapi meninggalkan sunnah tersebut dianggap mengurangi kesempurnaan amalan.
Sebagian ulama dari mazhab Hanbali memiliki pandangan lebih tegas terkait persoalan itu. Pendapat tersebut menyebut larangan memotong kuku dan rambut mendekati hukum wajib sehingga pelanggarannya dipandang berdosa.
Oleh sebab itu, banyak Muslim memilih bersikap lebih hati-hati selama memasuki awal Zulhijjah.
Larangan memotong kuku dimulai sejak masuk malam pertama Zulhijjah. Dalam kalender Hijriah, pergantian hari dimulai ketika matahari terbenam.
Berdasarkan perkiraan awal 1 Zulhijjah 1447 H pada Senin, 18 Mei 2026, maka batas akhir memotong kuku berada pada Minggu petang, 17 Mei 2026 sebelum waktu magrib tiba.
Ketentuan tersebut berlaku khusus bagi pihak yang berniat melaksanakan kurban.
Penjelasan sejumlah ulama kontemporer seperti Syaikh Bin Baz dan Syaikh Utsaimin menyebutkan larangan itu tidak berlaku otomatis kepada seluruh anggota keluarga apabila tidak tercatat sebagai pekurban.
Hikmah dari larangan tersebut berkaitan dengan bentuk penghormatan terhadap ibadah kurban dan peneladanan sebagian keadaan jamaah haji ketika sedang ihram.
Menahan diri dari memotong kuku maupun rambut dipandang sebagai simbol kesiapan spiritual menyambut hari raya Iduladha.
Namun, kondisi tertentu tetap mendapatkan keringanan menurut sebagian ulama. Apabila kuku terlalu panjang hingga mengganggu aktivitas atau kebersihan, pemotongan seperlunya masih diperbolehkan.
Meski demikian, menjaga sunnah tetap dianggap lebih utama selama tidak menimbulkan kesulitan berarti.
Selain menjaga larangan memotong kuku, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak ibadah pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
Rentang waktu 18 sampai 26 Mei 2026 bertepatan dengan tanggal 1 hingga 9 Zulhijjah yang dikenal sebagai hari-hari utama untuk memperbanyak amal saleh.
Puasa sunnah menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada periode tersebut. Puncaknya berlangsung pada Puasa Arafah tanggal 9 Zulhijjah atau Selasa, 26 Mei 2026.
Dalam hadits riwayat Muslim nomor 1162 disebutkan puasa Arafah memiliki keutamaan menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya bagi orang yang menjalankannya dengan ikhlas.
Hari Raya Iduladha 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Setelah salat Id dilaksanakan, proses penyembelihan hewan kurban dilakukan sesuai syariat Islam.
Pada waktu itulah larangan memotong kuku dan rambut bagi pekurban otomatis berakhir. Hari Tasyrik kemudian berlangsung pada 28 hingga 30 Mei 2026 atau tanggal 11 sampai 13 Zulhijjah.
Pada masa tersebut, umat Islam dilarang berpuasa dan dianjurkan memperbanyak zikir serta menikmati makanan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt.
Penetapan resmi awal Zulhijjah 1447 H tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah yang dijadwalkan berlangsung Minggu, 17 Mei 2026.
Oleh karena itu, pelaksanaan ibadah sebaiknya mengikuti keputusan resmi agar penentuan waktunya lebih tepat dan sesuai ketentuan syariat.
Kapan terakhir boleh potong kuku bagi yang berkurban 2026 diperkirakan jatuh pada Minggu, 17 Mei 2026 sebelum matahari terbenam dan memasuki awal Zulhijjah.
Kedisiplinan menjaga sunnah tersebut menjadi bagian penting dalam menyempurnakan adab ibadah kurban sesuai tuntunan Rasulullah saw. (Shofia)
Baca Juga: Masuknya Islam ke Indonesia Menurut Soetjipto Wirjosoeparto
