Kegiatan MPLS TK 2026 yang Menyenangkan dan Ramah Anak

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegiatan MPLS TK 2026 menjadi tahap awal yang penting dalam membantu anak mengenal lingkungan sekolah melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangannya.
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya berfokus pada pengenalan ruang belajar, tetapi juga bertujuan menciptakan rasa aman, nyaman, dan percaya diri sehingga anak lebih siap mengikuti kegiatan di sekolah.
Kegiatan MPLS TK 2026, Pengalaman Pertama Bersekolah
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dirancang untuk menciptakan pengalaman pertama yang positif bagi siswa baru. Oleh karena itu, kegiatan MPLS TK disusun dalam suasana yang ramah anak sehingga proses adaptasi berlangsung secara alami tanpa menimbulkan rasa takut maupun cemas.
Berikut beberapa kegiatan MPLS TK 2026 yang umum diterapkan di sekolah.
1. Penyambutan Anak di Gerbang Sekolah
Kegiatan diawali dengan penyambutan oleh kepala sekolah dan para guru. Sambutan yang hangat memberikan kesan pertama yang baik sekaligus membuat anak merasa diterima di lingkungan sekolah yang baru.
2. Perkenalan Guru dan Teman
Mengutip laman sttheresia-jkt.sch.id, kegiatan perkenalan dilakukan melalui permainan sederhana atau aktivitas kelompok yang menyenangkan. Selain membantu anak mengenal guru dan teman sekelas, kegiatan ini juga mendukung tumbuhnya rasa percaya diri saat mulai berinteraksi.
3. Mengenal Lingkungan Sekolah
Guru mengajak anak berkeliling untuk melihat berbagai fasilitas, seperti ruang kelas, perpustakaan, taman bermain, toilet, ruang kesehatan, dan halaman sekolah. Dengan demikian, anak menjadi lebih mengenal lingkungan yang akan digunakan selama proses belajar.
4. Bermain Sambil Belajar
Permainan edukatif menjadi bagian penting dalam MPLS karena mampu melatih kemampuan motorik, membangun kerja sama, serta mengembangkan kemampuan berpikir sesuai dengan usia anak.
5. Bernyanyi dan Menari Bersama
Bernyanyi sambil melakukan gerakan sederhana menciptakan suasana belajar yang ceria. Selain membuat anak lebih rileks, kegiatan ini juga membantu meningkatkan semangat mengikuti setiap aktivitas.
6. Mendengarkan Dongeng
Guru membacakan cerita yang mengandung pesan positif, seperti pentingnya berbagi, saling menghormati, dan menjaga kebersihan. Penyampaian melalui dongeng umumnya lebih mudah dipahami oleh anak usia dini.
7. Mengenalkan Tata Tertib Sekolah
Tata tertib dikenalkan menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami. Anak dibiasakan mengenal kebiasaan baik, seperti mengantre, merapikan mainan, menjaga kebersihan, serta menghormati guru dan teman.
8. Senam Ceria
Senam bersama menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat untuk menggerakkan tubuh sehingga anak lebih bersemangat sebelum mengikuti aktivitas berikutnya.
9 Menggambar dan Mewarnai
Melalui kegiatan ini, anak dapat mengekspresikan kreativitas sekaligus melatih koordinasi mata dan tangan serta kemampuan motorik halus.
10 Bermain di Area Bermain
Guru mendampingi anak bermain di taman atau area bermain sekolah. Selama kegiatan berlangsung, anak belajar bersosialisasi sekaligus mengenal fasilitas sekolah dengan lebih dekat.
11. Cuci Tangan dan Hidup Bersih
Anak dikenalkan pada kebiasaan mencuci tangan sebelum makan maupun setelah beraktivitas. Selain itu, guru juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah.
12. Makan Bersama
Kegiatan makan bersama menjadi kesempatan untuk membiasakan pola hidup sehat. Pada saat yang sama, anak juga belajar berbagi serta merapikan tempat makan setelah selesai digunakan.
13. Bermain Tebak Gambar
Permainan ini membantu anak mengenali berbagai benda, warna, hewan, maupun bentuk. Di samping itu, kegiatan tersebut juga melatih keberanian dalam menyampaikan jawaban.
14. Mengenalkan Lagu Nasional dan Daerah
Anak diajak menyanyikan lagu nasional serta lagu daerah dalam suasana yang menyenangkan. Melalui kegiatan ini, pengalaman belajar bertambah sekaligus menjadi sarana mengenalkan keberagaman budaya sejak usia dini.
15. Penutupan dengan Apresiasi
Rangkaian MPLS diakhiri dengan pemberian apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi selama mengikuti kegiatan. Apresiasi dapat berupa pujian, tepuk semangat, maupun kenang-kenangan sederhana sehingga hari pertama di sekolah menjadi pengalaman yang menyenangkan.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, proses awal memasuki jenjang pendidikan di Taman Kanak-Kanak dapat berlangsung dengan lebih nyaman, menyenangkan, serta memberikan pengalaman positif bagi setiap anak dalam mengenal lingkungan sekolah yang baru.(Yolan)
Baca juga: Jingle MPLS Ramah yang Bisa Digunakan di Sekolah
