Kemungkinan Lebaran 2026 yang Patut Diketahui Umat Islam

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan suci Ramadan akan berakhir, yang juga merupakan pertanda umat Islam akan segera merayakan Hari Raya Idulfitri, yang menjadi hari kemenangan. Kemungkinan Lebaran 2026 menjadi topik yang hangat di masyarakat.
Dikutip dari situs pendidikan-matematika.fmipa.unesa.ac.id, penetapan tanggal Lebaran di Indonesia merupakan sebuah persimpangan yang rumit antara kebijakan publik, sains, dan hukum Islam.
Kemungkinan Lebaran 2026
Dikutip dari situs pendidikan-matematika.fmipa.unesa.ac.id dan daftarsekolah.spmb.teknokrat.ac.id, kemungkinan Lebaran 2026 jatuh pada hari Sabtu, tanggal 21 Maret 2026.
Kemungkinan Lebaran tahun 2026 tersebut diperuntukkan untuk versi pemerintah serta NU (Nahdlatul Ulama).
Pemerintah serta NU diketahui memakai kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) untuk menentukan Idulfitri.
Untuk dapat dinyatakan sebagai bulan baru, kriteria MABIMS mensyaratkan elongasi minimal 6,4 derajat serta tinggi hilal minimal 3 derajat.
Menurut data BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) dan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), pada tanggal 19 Maret 2026, posisi hilal di sebagian daerah di Indonesia diperkirakan masih berada di bawah kriteria itu.
Oleh sebab itu, NU serta pemerintah kemungkinan besar akan menggenapkan Ramadan menjadi 30 hari atau istikmal sehingga kemungkinan Lebaran 2026 adalah pada hari Sabtu, tanggal 21 Maret 2026.
Pemerintah RI belum mengumumkan tanggal pasti Lebaran 2026. Tanggal pasti Idulfitri tahun 2026 sendiri baru akan dirilis setelah diputuskan lewat sidang isbat yang direncanakan akan digelar pada hari Kamis, tanggal 19 Maret 2026.
Sidang isbat ini akan memadukan hasil laporan petugas pemantau hilal atau rukyatulhilal dari seluruh wilayah Indonesia dengan data hisab secara astronomis.
Menurut Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah, PP Muhammadiyah sendiri telah menentukan Lebaran tahun 2026 jatuh pada hari Jumat, tanggal 20 Maret 2026.
Muhammadiyah memakai metode hisab hakiki kontemporer KHGT. Metode ini mengandalkan perhitungan astronomi tanpa harus terlebih dahulu menunggu pengamatan hilal secara langsung.
Penentuan Lebaran 2026 ini didasarkan pada kondisi di mana ijtimak atau konjungsi terjadi sebelum Matahari terbenam serta posisi Bulan telah berada di atas ufuk ketika Matahari terbenam di wilayah Indonesia.
Kemungkinan Lebaran 2026 di atas akan menjadi pasti setelah hasil sidang isbat Kementerian Agama diumumkan. (Mey)
Baca juga: Hari Raya Idul Fitri 2026 Muhammadiyah Jatuh pada Tanggal Berapa? Cek Jadwalnya
