Konten dari Pengguna

Kenali Penyebab Osteoporosis dan Cara Mengatasinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi seorang pasien osteoporosis yang sedang berkonsultasi dengan dokter. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seorang pasien osteoporosis yang sedang berkonsultasi dengan dokter. Foto: Pexels

Osteoporosis adalah penyakit tulang yang ditandai dengan menurunnya massa tulang (kepadatan tulang) secara keseluruhan. Penyebab osteoporosis utamanya akibat ketidakmampuan tubuh dalam mengatur kandungan mineral dalam tulang dan rusaknya susunan kandungan tulang sehingga mengakibatkan pengeroposan tulang.

Osteoporosis merupakan salah satu penyakit yang digolongkan sebagai silent disease karena tidak menunjukkan gejala-gejala yang spesifik. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai penyebab penyakit ini, simak pembahasan berikut.

Penyebab Penyakit Osteoporosis

Ilustrasi dokter yang sedang mengecek kondisi pasien osteoporosis. Foto: Pexels

Dikutip dari Masase Terapi Penyakit Degeneratif oleh Ali Satia Graha, osteoporosis adalah penyebab utama penyakit dan kematian pada orang lanjut usia (lansia). Kondisi tersebut ditandai dengan massa tulang yang rendah, sehingga meningkatkan risiko fraktur terutama tulang belakang, panggul, dan pergelangan tangan.

Secara umum, terdapat dua macam penyebab yang melatarbelakangi terjadinya osteoporosis, yaitu penyebab yang dapat dihindari dan yang tidak dapat dihindari. Adapun penjelasan mengenai penyebab osteoporosis adalah sebagai berikut.

a. Penyebab Osteoporosis yang Dapat Dihindari

  1. Perubahan hormonal, yaitu kadar estrogen (hormon wanita) yang rendah, dan kadar testosteron (hormon pria) yang rendah. Perubahan hormonal dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam menyerap kalsium.

  2. Gangguan makan, pencernaan kurang baik, tidak ada nafsu makan, dan mengonsumsi makanan yang kurang bergizi dapat mengakibatkan osteoporosis.

  3. Kekurangan kalsium dan vitamin D dari makanan sehingga tulang kehilangan massanya.

  4. Mengonsumsi obat yang mengandung steroid atau kortikosteroid.

  5. Kurang banyak bergerak dan sedikit melakukan aktivitas fisik.

  6. Kebiasaan merokok.

  7. Kebiasaan mengonsumsi alkohol.

  8. Kebiasaan mengonsumsi kafein dapat meningkatkan pengeluaran kalsium dari tubuh.

b. Penyebab Osteoporosis yang Tidak Dapat Dihindari

  1. Jenis kelamin, diketahui wanita lebih banyak mengalami osteoporosis daripada pria.

  2. Usia, semakin bertambah usia maka semakin berisiko terkena osteoporosis.

  3. Orang yang terlalu kurus.

  4. Riwayat osteoporosis dalam keluarga.

  5. Ras, diketahui wanita berkulit putih memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis daripada wanita berkulit hitam.

Selain itu, penyebab osteoporosis adalah tubuh kekurangan zat gizi, seperti kalsium, vitamin D, protein, dan mineral. Oleh karena itu, pencegahan maupun pengobatan osteoporosis sangat erat kaitannya dengan zat gizi yang terkandung dalam asupan makanan.

Osteoporosis umumnya lebih sering terjadi pada orang dewasa, terutama pada wanita yang sudah mencapai usia menopause. Meskipun demikian, penyakit ini dapat menyerang berbagai kalangan usia, termasuk osteoporosis juga bisa dialami oleh anak dan remaja.

Faktor Penyebab Osteoporosis

Ilustrasi mengonsumsi obat-obatan tertentu merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya osteoporosis. Foto: Pexels

Menurut Sri Kumalaningsih dalam Sehat dan Bahagia Menjelang dan saat Menopause, beberapa faktor penyebab terjadinya osteoporosis adalah sebagai berikut.

1. Faktor Genetik

Faktor ini berperan penting dalam penentuan massa tulang. Jika memiliki anggota keluarga yang menderita osteoporosis, kemungkinan anggota keluarga lainnya menderita osteoporosis adalah sebesar 80 persen. Dua puluh persen lainnya tergantung pada olahraga dan pola makan sehari-hari.

2. Kekurangan Kalsium

Kekurangan kalsium sejak kecil dan remaja mengakibatkan pembentukan massa tulang yang tidak maksimal.

3. Gangguan Fisiologi

Penyakit pada usus kecil, hati, dan pankreas, serta faktor gaya hidup seperti konsumsi minuman beralkohol dan merokok dapat mengurangi penyerapan kalsium.

4. Konsumsi Kafein

Konsumsi kafein atau minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh secara berlebihan terbukti dapat meningkatkan pengeluaran kalsium melalui air seni dan tinja.

5. Perubahan Hormonal

Perubahan hormonal seperti menopause dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium secara maksimal. Hormon penyebab osteoporosis pada wanita adalah hormon estrogen yang rendah sehingga penyerapan kalsium pada wanita menopause tidak efisien.

Sementara itu, hormon penyebab osteoporosis pada pria adalah hormon testosteron yang semakin berkurang sejalan dengan bertambahnya usia.

Fungsi testosteron sama dengan estrogen, yaitu memperkuat tulang dan mencegah pengoroposan tulang. Karena kekurangan hormon tersebut maka mengakibatkan munculnya osteoporosis.

6. Konsumsi Obat-obatan

Konsumsi obat-obatan yang mengandung kortikosteroid dalam jangka lama, misalnya obat asma, lupus, dan sebagainya.

7. Konsumsi Makanan

Osteoporosis juga dapat disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi. Berikut beberapa makanan penyebab osteoporosis.

  • Makanan tinggi garam

  • Makanan tinggi gula

  • Beberapa jenis sayuran, seperti tomat, jamur, lada, dan kentang putih

  • Bayam mentah

  • Kacang-kacangan

  • Daging merah

Selain itu, mengonsumsi susu yang berlebihan dapat menyebabkan osteoporosis. Meskipun susu memiliki kalsium tinggi, susu penyebab osteoporosis mengandung zat D-galaktosa.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh British Medical Journal, terlalu banyak minum susu dapat menyebabkan osteoporosis. Mengonsumsi susu yang mengandung zat D-galaktosa dalam jangka panjang dapat merusak sel-sel dalam tubuh, termasuk sel tulang.

Tidak hanya itu, zat D-galaktosa juga dapat mengakibatkan inflamasi pada organ-organ dalam tubuh sehingga mengganggu kesehatan tulang dan menurunkan massa tulang.

Penyebab Osteoporosis dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi susu yang memiliki kandungan kalsium. Foto: Pexels

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penyebab osteoporosis dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti kurangnya asupan kalsium dan vitamin D, perubahan hormonal, konsumsi minuman beralkohol, dan sebagainya.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), adapun penyebab dan pencegahan osteoporosis dapat dilakukan dengan beberapa langkah, di antaranya:

1. Mempelajari Penyakit Osteoporosis

Mempelajari penyakit osteoporosis sehingga mengetahui cara pencegahan secara dini dan langkah-langkah yang harus diambil setelah menderita osteoporosis.

Dengan mengetahui masalah osteoporosis secara tuntas, akan dapat melakukan pencegahan secara dini baik untuk diri sendiri, keluarga, dan teman.

2. Mengusahakan Mencapai Kepadatan Tulang sebelum Usia 34 Tahun

Usahakan untuk mencapai kepadatan tulang semaksimal mungkin sebelum usia 34 tahun, karena kepadatan tulang akan menurun setelah mencapai usia itu. Oleh karenanya, sejak muda harus merawat kepadatan tulang.

3. Mencukupi Kebutuhan Kalsium

Mencukupi kebutuhan kalsium untuk memperkuat tulang sangat dibutuhkan untuk pencegahan osteoporosis.

Kalsium dapat diperoleh dari berbagai sumber makanan untuk mencegah osteoporosis, seperti produk susu, yoghurt, dan keju. Selain itu, kalsium juga bisa didapatkan dari kacang-kacangan, sayuran hijau, serta makanan laut, seperti ikan sarden, salmon, dan udang.

4. Mencukupi Asupan Vitamin D

Asupan vitamin D dapat diperoleh dari berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 15-20 menit. Selain dari berjemur, vitamin D juga bisa didapatkan dari mengonsumsi makanan, seperti keju, salmon, tuna, dan telur.

Vitamin D memiliki manfaat untuk meningkatkan penyerapan kalsium pada tulang, meningkatkan pertumbuhan sel tulang, dan mengurangi peradangan.

5. Rutin Melakukan Aktivitas Fisik

Salah satu penyebab osteoporosis adalah kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan. Untuk itu, lakukan aktivitas fisik secara rutin dan teratur, seperti olahraga dan melakukan beberapa aktivitas harian.

Penyebab Osteoporosis pada Wanita

Ilustrasi pasien wanita yang mengalami osteoporosis melakukan konsultasi dengan dokter. Foto: Pixabay

Penyebab osteoporosis pada wanita utamanya disebabkan oleh pengaruh hormonal yang tidak lagi efektif, yakni hormon estrogen yang berfungsi melindungi tulang dalam tubuh berkurang jumlahnya.

Dikutip dari 100 Questions And Answers Osteoporosis oleh Srikandi Waluyo, osteoporosis pada wanita umumnya terjadi setelah menopause. Hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan pembentukan tulang dengan penghancuran tulang yang terjadi ketika hormon estrogen semakin berkurang setelah menopause.

Massa tulang yang berkurang pada wanita bukan hanya disebabkan oleh berkurangnya hormon estrogen, tetapi juga karena pengaruh hormon-hormon lain, seperti paratiroid, tiroid, hingga kalsitonin, yang semuanya berperan dalam proses pengeroposan tulang.

Selain itu, ada beberapa penyebab wanita lebih rentan mengalami osteoporosis saat memasuki usia paruh baya, di antaranya kurang aktivitas fisik, gaya hidup tidak sehat, hingga kurangnya penyerapan kalsium dan vitamin D dalam tubuh.

Penyebab Osteoporosis pada Lansia

Ilustrasi seorang lansia yang menderita osteoporosis. Foto: iStock

Osteoporosis pada lansia terjadi karena menurunnya kepadatan tulang seiring bertambahnya usia. Beberapa penyebab terjadinya osteoporosis pada lansia antara lain sebagai berikut.

  • Kurangnya asupan vitamin D dan kalsium dalam tubuh, sehingga tulang kehilangan massanya.

  • Berkurangnya hormon estrogen pada wanita dan hormon testosteron pada pria.

  • Kurang melakukan aktivitas fisik.

  • Efek samping beberapa jenis obat.

  • Berkurangnya stimulasi mekanik pada tulang.

  • Gaya hidup yang tidak sehat.

  • Mengonsumsi makanan pemicu osteoporosis dalam jangka waktu lama.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa pengertian osteoporosis?

chevron-down

Osteoporosis adalah penyakit tulang yang ditandai dengan menurunnya massa tulang (kepadatan tulang) secara keseluruhan.

Apa penyebab osteoporosis yang dapat dihindari?

chevron-down

Perubahan hormonal, gangguan makan, kekurangan kalsium dan vitamin D, mengonsumsi obat yang mengandung steroid atau kortikosteroid, kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol, serta kurang banyak bergerak.

Apa penyebab osteoporosis yang tidak dapat dihindari?

chevron-down

Jenis kelamin, usia, orang yang terlalu kurus, riwayat osteoporosis dalam keluarga, dan ras.