Kenapa Akun SSCASN Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seleksi CPNS 2023 resmi dibuka pada Rabu, 20 September 2023. Di awal masa pendaftarannya, banyak orang yang mengeluhkan sejumlah kendala, salah satunya masalah akun SSCASN tidak bisa dibuka.
Penyebabnya karena ada sejumlah instansi yang masih membutuhkan waktu untuk verifikasi CPNS 2023. Oleh karena itu, pendaftar diminta untuk menunggu sampai proses verifikasinya selesai.
Jangan khawatir, pendaftaran masih dibuka sampai 8 Oktober 2023. Untuk menjawab pertanyaan kenapa akun SSCASN tidak bisa dibuka, Anda bisa menyimak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.
Penyebab Akun SSCASN Tidak Bisa Dibuka dan Cara Mengatasinya
Selain penyebab yang telah dijelaskan sebelumnya, alasan lain kenapa akun SSCASN tidak bisa dibuka yaitu karena server-nya sedang penuh. Ini karena terlalu banyak orang yang mengakses websitenya dalam waktu yang bersamaan.
Jika mengalami hal tersebut, disarankan untuk menunggu sampai server stabil. Akses website pada jam-jam yang tidak ramai, misalnya pada dini hari atau pagi hari.
Kemudian, cek website secara berkala untuk melanjutkan proses pendaftaran. Dengan begitu, Anda akan mengetahui update terbaru dari instansi yang sudah melakukan verifikasi formasi.
Baca juga: Passing Grade CPNS 2023, Cek Ketentuan Terbarunya di Sini
Cara Daftar Akun SSCASN
Dalam Buku Petunjuk Pendaftaran Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara disebutkan bahwa untuk mendaftar seleksi CPNS, peserta harus membuat akun SSCASN terlebih dahulu. Proses pendaftarannya bisa dilakukan melalui laman sscasn.bkn.go.id.
Pendaftaran dibuka sampai 8 Oktober 2023. Simak langkah-langkahnya berikut ini:
Akses laman SSCASN melalui link https://sscasn.go.id/, lalu klik “Buat Akun” untuk memulai proses pendaftaran.
Jika muncul alert permintaan akses kamera, Anda bisa mengklik “Allow” untuk mengizinkan penggunaan kamera.
Masukkan data diri berupa NIK, nomor KK, nama lengkap, tempat tanggal lahir, nomor HP, dan email.
Masukkan kode CAPTCHA, lalu klik Lanjutkan.
Masukkan data ijazah untuk menyinkronkannya dengan identitas KTP.
Masukkan Nama Tanpa Gelar (sesuai ljazah), Tempat Lahir (sesuai KTP), Kab/Kota Lahir (sesuai jazah), dan Tanggal Lahir (Sesuai ljazah). Khusus kolom Kab/Kota Lahir, cukup ketikkan minimal 3 karakter awal saja, kemudian klik salah satu dari pilihan yang tersedia (auto complete).
Unggah foto scan KTP dan lakukan swafoto. Setelah itu, klik “Simpan Foto”.
Masukkan kembali kode CAPTCHA yang sesuai, kemudian klik Lanjutkan.
Jika ingin melakukan perbaikan data, klik tombol “Kembali”. Jika ingin mengakhiri pendaftaran, klik “Proses Pendaftaran Akun”.
Nantinya, pelamar akan ditanyakan kembali, apakah data yang dimasukkan sudah sesuai. Pilih “Iya” jika data yang diisi sudah benar dan pilih “Tidak” untuk mengoreksinya kembali.
Pendaftaran selesai. Peserta dapat mengunduh informasi pendaftaran dan melanjutkan proses Login.
Baca juga: Apakah Daftar CPNS Berbayar? Ini Penjelasannya
(MSD)
