Konten dari Pengguna

Ketahui Kadar Kolesterol Normal, Ciri-Ciri, dan Cara Ceknya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 9 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi makanan yang mengandung kolesterol. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makanan yang mengandung kolesterol. Foto: iStock

Berapa kadar kolesterol normal bagi setiap orang? Kadar kolesterol dalam darah setiap individu umumnya tidak sama karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti usia, jenis kelamin, riwayat penyakit, dan lainnya.

Kolesterol merupakan salah satu komponen lemak yang ada di dalam tubuh. Senyawa ini sering dikaitkan dengan pola makan tinggi lemak.

Dikutip dari Terapi Jus untuk Kolesterol oleh Yuni Harlinawati, kolesterol sebenarnya merupakan zat gizi yang diperlukan tubuh dan memiliki sejumlah manfaat, antara lain:

  • Penyumbang energi yang lebih tinggi daripada protein.

  • Pembungkus jaringan saraf.

  • Pelapis selaput sel.

  • Bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid.

  • Pembuat garam empedu yang penting untuk mencerna lemak.

  • Pelarut vitamin A, D, E, dan K.

  • Membantu perkembangan jaringan otak pada anak.

Namun, kolesterol berubah menjadi buruk jika kadarnya dalam tubuh melebihi normal. Kelebihan kolesterol akan disimpan dan menempel di dinding pembuluh darah hingga menimbulkan pengapuran (aterosklerosis).

Kolesterol yang melekat selapis demi selapis tersebut perlahan-lahan tanpa disadari penderitanya akan mengakibatkan aliran darah yang melewati pembuluh darah menjadi tidak lancar.

Oksigen yang dibawa darah untuk menyuplai jantung dan otak otomatis menjadi lebih sedikit. Hal inilah yang akan menjadi cikal-bakal terjadinya berbagai penyakit, seperti penyakit jantung koroner dan stroke.

Untuk mengetahui kadar kolesterol normal menurut Departemen Kesehatan (Depkes) bagi pria dan wanita, ciri-ciri kolesterol normal, hingga cara mengeceknya, simak selengkapnya di bawah ini.

Tabel Kolesterol Normal

Ilustrasi jenis-jenis kolesterol. Foto: iStock

Terdapat dua jenis kolesterol, yaitu kolesterol baik dan kolesterol jahat. Kolesterol baik atau disebut juga HDL (High Density Lipoprotein) berguna untuk membersihkan kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dengan mengangkutnya kembali ke hati.

Sementara itu, kolesterol jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein) adalah jenis kolesterol yang menyebabkan penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah. Selain kolesterol baik dan jahat, ada juga lemak dengan bentuk lain dalam darah yang disebut trigliserida.

Kadar kolesterol dalam darah diukur dalam miligram per desiliter (mg/dl). Berdasarkan jenis-jenis kolesterol yang ada dalam darah, berikut kadar kolesterol normal menurut Depkes sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

1. Kolesterol Baik (HDL)

Tabel Kolesterol HDL. Foto: Laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI)

Semakin tinggi angka kolesterol baik, maka semakin rendah risiko terkena penyakit jantung.

2. Kolesterol Jahat (LDL)

Tabel Kolesterol LDL. Foto: Laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI)

Kolesterol jahat dapat mengumpul di dinding arteri dan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

3. Trigliserida

Tabel Trigliserida. Foto: Laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI)

Kadar trigliserida yang tinggi telah dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi terkena penyakit arteri koroner.

4. Kolesterol Total

Tabel Kolesterol Total. Foto: Laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI)

Total kolesterol darah adalah pengukuran dari kolesterol baik, kolesterol jahat, dan komponen lipid lainnya.

Sementara itu, nilai normal kolesterol menurut WHO (World Health Organization) adalah kurang dari 200 mg/dl, dengan rincian sebagai berikut.

1. Pria/wanita usia 19 tahun atau lebih muda:

  • Kolesterol LDL: kurang dari 100mg/dl

  • Kolesterol HDL: lebih dari 45mg/dl

  • Non-HDL: kurang dari 120mg/dl

  • Total kolesterol: kurang dari 170mg/dl

2. Pria usia 20 tahun atau lebih tua:

  • Kolesterol LDL: kurang dari 100mg/dl

  • Kolesterol HDL: 40mg/dL atau lebih tinggi

  • Non-HDL: kurang dari 130mg/dl

  • Total kolesterol: 125 sampai 200 mg/dl

3. Wanita usia 20 tahun atau lebih tua:

  • Kolesterol LDL: kurang dari 100mg/dl

  • Kolesterol HDL: 50mg/dL atau lebih tinggi

  • Non-HDL: kurang dari 130mg/dl

  • Total kolesterol: 125 sampai 200 mg/dl

Sebagai catatan, kolesterol non-HDL adalah total kolesterol yang dikurangi HDL. Non-HDL termasuk LDL dan jenis kolesterol lainnya.

Kadar Kolesterol Normal Wanita

Ilustrasi wanita menjalani pemeriksaan kolesterol. Foto: iStock

Berdasarkan usia, kadar kolesterol normal pada wanita adalah sebagai berikut.

1. Wanita usia 19 tahun atau lebih muda:

  • Kolesterol LDL: kurang dari 100mg/dl

  • Kolesterol HDL: lebih dari 45mg/dl

  • Kolesterol total: Kurang dari 170mg/dl

  • Non-HDL Kurang dari 120mg/dl

2. Wanita usia 20 tahun atau lebih tua:

  • Kolesterol LDL: kurang dari 100mg/dl

  • Kolesterol HDL: 50mg/dl atau lebih tinggi

  • Non-HDL: kurang dari 130mg/dl

  • Total kolesterol: 125 sampai 200 mg/dl

Nilai Normal Kolesterol

Ilustrasi nilai kolesterol. Foto: iStock

Berapa nilai normal asam urat dan kolesterol? Dikutip dari Diam-Diam Mematikan, Cegah Asam Urat dan Hipertensi oleh Dina Savitri, nilai normal asam urat dalam darah untuk pria dan wanita berbeda, rinciannya sebagai berikut.

  • Nilai normal asam urat untuk pria: 3,4 sampai 7 mg/dl

  • Nilai normal asam urat untuk wanita: 2,4 sampai 6 mg/dl

Angka kisaran nilai normal asam urat dalam darah yang stabil adalah 5 mg/dl. Jadi, yang disebut terkena asam urat adalah kondisi yang melebihi ambang batas tersebut.

Sementara itu, nilai kolesterol normal yang disarankan adalah tidak lebih dari 200 mg/dl. Adapun nilai normal kolesterol pada wanita dan pria secara lebih rinci adalah sebagai berikut.

  1. Nilai normal kolesterol wanita yang disarankan tidak lebih dari 200 ml/dl, dengan kolesterol jahat di bawah 100 mg/dl dan kolesterol baik sekitar 50 mg/dl atau lebih.

  2. Nilai normal kolesterol pria yang disarankan tidak lebih dari 200 mg/dl, dengan kolesterol jahat tidak lebih dari 120 sampai 130 mg/dl.

Batas Normal Kolesterol

Ilustrasi batasan kolesterol. Foto: iStock

Batas normal kolesterol total bagi wanita dan laki-laki umumnya sama. Batas normal kolesterol wanita adalah 200 mg/dl. Artinya, kadar kolesterol baik dan kolesterol jahat tidak lebih dari angka tersebut.

Sementara, batas normal kolesterol laki-laki adalah 200 mg/dl, dengan jumlah kolesterol jahat tidak lebih dari 120 sampai 130 mg/dl.

Secara umum, batasan kolesterol normal adalah 200 mg/dl. Kadar kolesterol melebihi 200 sampai 239 mg/dl sudah dianggap masuk pada ambang batasan tinggi kolesterol.

Kadar Kolesterol Normal Pria

Ilustrasi pria yang menjalani pemeriksaan kolesterol. Foto: iStock

Berdasarkan usia, kadar kolesterol normal pada pria adalah sebagai berikut.

1. Pria usia 19 tahun atau lebih muda:

  • Kolesterol LDL: kurang dari 100mg/dL

  • Kolesterol HDL: lebih dari 45mg/dL

  • Non-HDL: kurang dari 120mg/dL

  • Total kolesterol: kurang dari 170mg/dL

2. Pria usia 20 tahun atau lebih tua:

  • Kolesterol LDL: kurang dari 100mg/dL

  • Kolesterol HDL: 40mg/dL atau lebih tinggi

  • Non-HDL: kurang dari 130mg/dL

  • Total kolesterol: 125 sampai 200 mg/dL

Cara Cek Kolesterol Normal

Ilustrasi hasil tes darah untuk pemeriksaan kolesterol. Foto: iStock

Cek kolesterol normal adalah sebuah tes darah yang bisa dilakukan untuk mengecek kadar kolesterol dalam tubuh. Selain itu, tes ini juga dapat membantu mengetahui kadar trigliserida.

Mengecek kolesterol bisa dilakukan di rumah sakit atau klinik terdekat. Sebelum menjalani pemeriksaan, biasanya pasien perlu melakukan beberapa persiapan, di antaranya:

  • Berpuasa selama kurang lebih 9-12 jam sebelum dokter mengambil sampel darah. Biasanya, pasien hanya boleh mengonsumsi air mineral selama periode puasa tersebut.

  • Tidak dianjurkan makan makanan yang mengandung lemak tinggi pada malam hari sebelum menjalani pemeriksaan.

  • Tidak dianjurkan mengonsumsi minuman beralkohol atau olahraga berlebihan sebelum melakukan pengecekan.

Cek kolesterol dilakukan menggunakan sampel darah yang diambil oleh dokter atau ahli medis. Biasanya, sampel darah akan diambil pada keesokan harinya dan kadar kolesterol akan diukur di laboratorium.

Hasil tes darah umumnya berupa angka-angka dalam miligram per desiliter yang terdiri dari jumlah kadar kolesterol total, kolesterol LDL, kolesterol HDL, dan trigliserida.

Selain itu, cek kolesterol dalam tubuh bisa dilakukan di rumah tanpa bantuan alat dengan memperhatikan beberapa faktor tertentu.

Tanda Kolesterol Sudah Normal

Ilustrasi kolesterol. Foto: iStock

Menurut Kemenkes RI, kolesterol total merupakan gabungan dari jumlah kolesterol baik, kolesterol jahat, dan trigliserida dalam setiap desiliter darah.

Kolesterol total normal pada pria dan wanita adalah kurang dari 200 mg/dl, sedangkan kolesterol total tinggi pada pria dan wanita adalah lebih dari 240 mg/dl.

Tanda kolesterol sudah normal yang utama adalah jumlah kadar kolesterol tidak melebihi yang ditetapkan (kurang dari 200 mg/dl) dengan kadar kolesterol baik dan jahat juga sesuai anjuran.

Untuk itu, lakukan pengecekan kolesterol secara berkala untuk menilai status kesehatan dan mencegah timbulnya penyakit.

Tensi Kolesterol Normal

Ilustrasi seorang pasien menjalani pemeriksaan tensi dan kolesterol. Foto: iStock

Dikutip dari Healthline, tensi atau tekanan darah memiliki hubungan dengan kolesterol dalam tubuh. Seseorang yang memiliki kolesterol tinggi umumnya memiliki tensi yang tinggi juga.

Hal ini karena jika seseorang memiliki kolesterol tinggi, di mana terjadi penumpukan kolesterol pada pembuluh darah, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melaluinya.

Seiring berjalannya waktu, tekanan tersebut dapat merusak arteri dan pembuluh darah lainnya. Hal ini karena pembuluh darah tidak mampu mengelola aliran darah dengan tekanan tinggi yang konstan.

Oleh karena itu, perlu menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol agar tidak membahayakan kesehatan. Salah satu cara menurunkan tekanan darah dan kolesterol tinggi adalah dengan mengonsumsi makanan sehat dan menghindari makanan pemicu darah tinggi dan kolesterol.

Lalu, berapa tekanan darah dan kolesterol normal? Secara umum, tekanan darah normal jika angkanya berada di atas 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg. Tekanan darah normal bisa naik atau turun tergantung usia, aktivitas fisik, dan kondisi emosional yang dialami.

Sementara itu, kadar kolesterol normal jika angkanya kurang dari 200 mg/dl, dengan kadar kolesterol baik dan kolesterol jahat tidak lebih dari angka tersebut.

Kolesterol Normal Setelah Makan

Ilustrasi makanan bergizi untuk menjaga kolesterol. Foto: iStock

Kadar kolesterol biasanya berpotensi naik setelah makan. Dikutip dari studi jurnal Fasting and Nonfasting Lipid Levels oleh Anne Langsted dkk., setelah menyantap makanan dengan porsi normal, seseorang memiliki perubahan rata-rata kadar kolesterol sebesar 8 mg/dl untuk kolesterol total pada 0 hingga 2 jam setelah makan terakhir.

Kolesterol normal umumnya tidak melebih 200 mg/dl, baik setelah makan ataupun sedang berpuasa. Oleh sebab itu, sebelum melakukan tes darah untuk pengecekan kolesterol, dianjurkan berpuasa terlebih dahulu agar hasil analisis kolesterol lebih akurat.

Ciri-Ciri Kolesterol Normal

Ilustrasi orang yang memiliki kolesterol normal menerapkan pola hidup sehat. Foto: iStock

Dikutip dari Mayo Clinic, setiap orang dapat memiliki kolesterol tinggi, bahkan jika orang tersebut masih muda, langsing, memiliki pola makan yang baik, dan berolahraga. Hal ini karena kolesterol tinggi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti gaya hidup yang tidak sehat dan genetik.

Meskipun demikian, ada beberapa ciri-ciri yang tampak bagi orang yang memiliki kolesterol normal, di antaranya:

  • Tidak mudah lelah

  • Jarang sakit kepala tanpa sebab

  • Kaki dan tangan tidak mudah kesemutan

  • Tidak memiliki gejala dari penyakit jantung

  • Tidak memiliki benjolan lemak pada persendian tubuh

  • Tidak cepat mengantuk

  • Tidak mengalami nyeri dada dan gejala dada berdebar

Kolesterol Normal Remaja

Ilustrasi remaja yang menerapkan pola makan sehat untuk menjaga kolesterol. Foto: iStock

Dikutip dari Medline Plus, kadar kolesterol normal remaja berusia di bawah 19 tahun adalah sebagai berikut.

  • Kolesterol total: kurang dari 170 mg/dl

  • Kolesterol LDL: kurang dari 100 mg/dl

  • Kolesterol HDL: lebih dari 45 mg/dl

  • Non-HDL: kurang dari 120 mg/dl

Sementara, rekomendasi umum untuk remaja dapat menjalani pemeriksaan kolesterol adalah sebagai berikut.

  • Pemeriksaan pertama dilakukan antara usia 9 hingga 11 tahun.

  • Remaja harus menjalani pemeriksaan lagi setiap 5 tahun.

Kolesterol Normal Lansia

Ilustrasi sepasang lansia yang menerapkan pola hidup sehat. Foto: iStock

Pada orang lanjut usia (lansia), kadar kolesterol normalnya adalah sebagai berikut.

  • Kadar kolesterol total: 125 sampai 200 mg/dl

  • Kadar LDL normal: kurang dari 100 mg/dl

  • Kadar HDL normal untuk lansia wanita: 50 mg/dl atau lebih

  • Kadar HDL normal untuk lansia pria: 40 mg/dl atau lebih

  • Kadar trigliserida normal: di bawah 150 mg/dl

Perlu diketahui, kadar kolesterol total terus meningkat seiring bertambahnya usia, mulai dari usia 20 hingga 65 tahun, setelah itu sedikit menurun pada pria dan cenderung mendatar pada wanita. Peningkatan kadar kolesterol biasanya terjadi pada lansia.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Berapa kolesterol normal wanita?

chevron-down

Nilai normal kolesterol wanita yang disarankan tidak lebih dari 200 ml/dl, dengan kolesterol jahat di bawah 100 mg/dl dan kolesterol baik sekitar 50 mg/dl atau lebih.

Berapa kolesterol normal pria?

chevron-down

Nilai normal kolesterol pria yang disarankan tidak lebih dari 200 mg/dl, dengan kolesterol jahat tidak lebih dari 120 sampai 130 mg/dl.

Berapa kadar kolesterol tinggi?

chevron-down

Kadar kolesterol normal adalah kurang dari 200 mg/dl, dengan kadar kolesterol baik dan kolesterol jahat tidak lebih dari angka tersebut.