Konten dari Pengguna

Keuntungan Utama Penerapan Model PBL dalam Pembelajaran

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi keuntungan utama penerapan model PBL dalam pembelajaran. Sumber: Pixabay/Deltaworks
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi keuntungan utama penerapan model PBL dalam pembelajaran. Sumber: Pixabay/Deltaworks

Problem Based Learning (PBL) merupakan pendekatan pembelajaran yang menempatkan siswa sebagai pemecah masalah aktif. Perlu diketahui bahwa keuntungan utama penerapan model PBL dalam pembelajaran menjadi alasan mengapa metode ini digemari.

Dikutip dari buku Agenda Reformasi Pendidikan Nasional, Tilaar (2018:78) guru harus memiliki kepribadian yang matang dan berkembang, memiliki penguasaan ilmu yang kuat dan memiliki keterampilan untuk membangkitkan minat para peserta didik kepada ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ketahui Keuntungan Utama Penerapan Model PBL dalam Pembelajaran

Ilustrasi keuntungan utama penerapan model PBL dalam pembelajaran. Sumber: Pixabay/Pexels

Dalam menerapkan metode Program Based Learning, siswa bukan hanya menghafal fakta-fakta, tapi diajak untuk memecahkan masalah dunia nyata yang relevan dengan materi pelajaran.

Konsep dasar dari PBL adalah memberikan sebuah “problem” atau masalah kompleks kepada siswa, yang kemudian mereka teliti secara mandiri atau dalam kelompok.

Masalah tersebut biasanya mencerminkan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan nyata, seperti merancang solusi untuk mengatasi perubahan iklim atau mengevaluasi kebijakan kesehatan masyarakat.

Keuntungan utama penerapan model PBL dalam pembelajaran adalah dapat mendorong siswa untuk menjadi pembelajar yang mandiri dan mampu untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dalam konteks kehidupan nyata.

Dengan belajar mengeksplorasi masalah, siswa tidak hanya memperdalam pemahaman mereka tentang konsep-konsep akademis, tetapi juga belajar untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, kerjasama tim, dan pemikiran kritis.

Siswa juga dilatih untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menemukan solusi dari suatu masalah. Dengan cara tersebut, mereka dapat belajar mencari cara untuk memecahkan masalah secara ilmiah dan membuat keputusan yang bijak.

Proses Pembelajaran dalam Problem Based Learning

Ilustrasi keuntungan utama penerapan model PBL dalam pembelajaran. Sumber: Pixabay/Sanjiang

Dalam pembelajaran Problem Based Learning siswa akan melalui rangkaian proses sebagai berikut.

1. Penyajian Masalah

Proses dimulai dengan memberikan sebuah masalah atau tantangan yang kompleks kepada siswa. Masalah ini biasanya relevan dengan materi pelajaran yang sedang dipelajari dan mengharuskan siswa untuk melakukan analisis mendalam.

2. Perencanaan Strategi

Setelah menerima masalah, siswa akan diminta untuk merencanakan strategi penyelesaian. Mereka harus memikirkan langkah-langkah yang perlu diambil, sumber daya apa yang diperlukan, dan cara terbaik untuk memecahkan masalah

3. Kolaborasi dalam Kelompok

Siswa bekerja dalam kelompok untuk menyelidiki masalah tersebut. Mereka bertukar ide dan bekerja sama untuk mencapai pemahaman yang lebih baik tentang masalah tersebut.

4. Penyelidikan dan Analisis

Siswa kemudian melakukan riset, mengumpulkan data, dan menganalisis informasi yang relevan untuk membantu mereka memecahkan masalah.

5. Presentasi Solusi

Setelah menyelidiki masalah, siswa harus mampu untuk menyajikan solusi mereka secara sistematis. Mereka harus menggunakan bukti dan argumen yang mereka kembangkan selama proses PBL untuk mendukung proposisi mereka.

Keuntungan utama penerapan model PBL dalam pembelajaran dapat membuat siswa mampu berpikir secara kritis untuk memecahkan sebuah masalah, sehingga membuat pembelajaran menjadi lebih relevan dengan dunia nyata. (EA)

Baca juga: Apa Tujuan Utama dari Langkah Survey dalam Model SQR3? Ini Jawabannya