Kultum Singkat tentang Bersyukur dan Menata Niat dalam Kehidupan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kultum singkat tentang bersyukur dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk menghargai nikmat Allah Swt dalam kehidupan sehari-hari.
Rasa syukur dapat membantu seseorang menjalani kehidupan dengan hati yang lebih tenang, termasuk ketika menghadapi keadaan yang tidak sesuai keinginan.
Sikap ini tidak hanya berkaitan dengan ucapan, tetapi juga tercermin melalui tindakan dan cara memperlakukan sesama.
Contoh Kultum Singkat tentang Bersyukur dalam Kegiatan
Berikut adalah kultum singkat tentang bersyukur yang dapat disampaikan dalam kegiatan keagamaan di sekolah, masjid, maupun lingkungan masyarakat, dikutip dari sijunjung.kemenag.go.id.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil 'alamin, segala puji bagi Allah Swt. yang telah memberikan berbagai nikmat kepada kita. Selawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad saw., keluarga, sahabat, serta umatnya hingga akhir zaman.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Marilah kita senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah Swt. Nikmat tersebut tidak selalu berupa harta, rumah, atau kendaraan.
Kesehatan, kesempatan untuk beribadah, udara yang kita hirup, mata untuk melihat, dan telinga untuk mendengar juga merupakan karunia yang patut disyukuri.
Allah Swt. berfirman dalam Surah Ibrahim ayat 7 yang artinya:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”
Ayat tersebut mengingatkan bahwa syukur merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang muslim.
Bersyukur bukan sekadar mengucapkan alhamdulillah, melainkan menyadari bahwa setiap nikmat berasal dari Allah Swt. Kesadaran tersebut seharusnya mendorong kita untuk menggunakan nikmat dengan cara yang baik.
Ada tiga cara untuk menunjukkan rasa syukur. Pertama, bersyukur melalui hati dengan menyadari dan meyakini bahwa segala karunia berasal dari Allah Swt.
Kedua, bersyukur melalui lisan dengan memuji Allah serta mengucapkan alhamdulillah atas nikmat yang diterima.
Ketiga, bersyukur melalui perbuatan, misalnya menjaga kesehatan, menggunakan ilmu untuk membantu orang lain, bersedekah, dan menjalankan ibadah.
Sebagai contoh, seseorang yang memperoleh rezeki dapat menunjukkan rasa syukurnya dengan menyisihkan sebagian harta untuk orang yang membutuhkan.
Orang yang diberi kesehatan dapat menjaganya melalui pola hidup yang baik dan memanfaatkan tenaga untuk melakukan kebaikan. Begitu pula ketika memperoleh ilmu, kita sepatutnya membagikannya untuk hal yang bermanfaat.
Hadirin sekalian,
Jangan sampai kesibukan mengejar sesuatu yang belum dimiliki membuat kita melupakan nikmat yang sudah ada.
Belajarlah menghargai hal-hal sederhana dan tetap bersabar ketika menghadapi kesulitan. Semoga Allah Swt. menjadikan kita hamba yang pandai bersyukur dan menggunakan setiap karunia untuk kebaikan.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Demikian contoh kultum singkat tentang bersyukur ini yang dapat menjadi pengingat untuk senantiasa menghargai nikmat Allah Swt. dalam keadaan lapang maupun sempit.
Mari wujudkan rasa syukur melalui hati, ucapan, dan perbuatan agar kehidupan menjadi lebih berkah. (Khoirul)
Baca Juga: 5 Kultum 10 Hari Terakhir Ramadhan, Menggapai Ampunan Menjelang Lebaran
