Kumpulan Zikir dan Doa Setelah Sholat Dzuhur

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Membaca zikir dan doa setelah sholat dzuhur merupakan amalan ringan, tetapi memiliki pahala besar. Amalan ini memiliki banyak keutamaan. Salah satunya menghapus dosa-dosa yang telah dilakukan.
Hal tersebut dijelaskan dalam hadis riwayat Abu Hurairah, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah akan mengampuni orang-orang yang berdoa dan berzikir setelah sholat meski dosa-dosanya sebanyak buih di lautan.
Lalu, apa saja bacaan zikir dan doa setelah sholat dzuhur? Berikut penjelasannya.
Bacaan Zikir dan Doa Setelah Sholat Dzuhur
Membaca doa setelah sholat dzuhur menjadi bentuk ibadah umat muslim kepada Allah. Dalam hadis Tirmidzi, setelah selesai sholat fardhu adalah waktu utama untuk berdoa kepada Allah. Waktu tersebut menjadi waktu mustajab untuk berdoa agar dikabulkan Allah SWT.
Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW ditanya oleh sahabat, “Doa macam apakah yang paling didengarkan, Ya Rasulullah.” Beliau menjawab, “Bagian malam yang akhir dan setelah sholat fardhu.”
Selain berdoa, umat muslim juga dianjurkan untuk berzikir sebagai amalan mengingat Allah. Perintah zikir tertuang dalam ayat Al Quran surat Al Baqarah ayat 152 yang artinya, “Ingatlah kamu sekalian kepada-Ku, niscaya Aku Ingat pula kepadamu.”
Adapun, bacaan zikir dan doa setelah sholat dzuhur sejatinya sama dengan bacaan doa setelah sholat fardhu lainnya.
Zikir Setelah Sholat Dzuhur
Dikutip dari buku Tuntunan Sholat Lengkap dan Benar yang disusun oleh Neni Nuraeni, berikut ini bacaan zikir yang dicontohkan Rasulullah setiap selesai sholat:
1. Membaca istighfar 33x
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullah hal'adzim, aladzi laailaha illahuwal khayyul qoyyuumu wa atuubu ilaiih.
Artinya, Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan aku bertaubat kepada-Nya.
2. Membaca doa pelindung siksa neraka 33x
اَللَّهُمَّ أَجِرْنِـى مِنَ النَّارِ
Allahumma ajirni minan-naar
Artinya: Ya Allah, selamatkanlah aku dari azab neraka.
3. Membaca tasbih 33x
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ العَظِيْمِ
Subhanallahi wabihamdihi, subhanallahil adzim.
Artinya: Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah yang Maha Agung.
4. Membaca doa mengagungkan Allah
لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ
Laa ilaha illallah wakhdahu laa syarika lahu, lahul mulku walahul khamdu yukhyiiy wayumiitu wahuwa 'alaa kulli syai'innqodiir.
Artinya: Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Segala pujian dan kerajaan adalah milik Allah. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
5. Membaca Al – Fatihah dan Al -Muawidzat
Selanjutnya, membaca surat Al Fatihah dan Al Muawidzat atau ayat-ayat perindungan yang terdiri dari Surat Al Falaq, Surat An-Nas, dan Al-Ikhlas.
Doa Setelah Sholat Dzuhur
Masih dari sumber yang sama, setelah membaca zikir di atas, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk membaca doa berikut ini:
Bismillahirrahmaanirrahiim. Alhamdu lillaahi rabbil 'aalamiin, hamdan yuwaafii ni'amahu wayukaafii maziidahu. Ya rabbanaa lakal hamdu kamaa yan baghhi lijalaali wajhika wa'azhiimi sulthaanika.
Allahumma shalli’alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aali sayyidinaa Muhammad. Allahumma rabbana taqabbal minnaa shalaataana washiyaamanaa warukuu’anaa wasujuudanaa waqu’uudanaa watadlarru’anna, watakhasysyu’anna wata’abbudanaa, watammim waqshiraanaa Ya Allay aa rabala alamin.
Rabbana dzalamnaa anfusanaa wa inlamtaghfir lanaa watarhamna lanaakunannan minal khaasiriin. Rabbanaa walaa tahmil’alainaa minal khaasirin. Rabana walaa tahmil alainaa ishran kamaa hamaltahul’alal ladziina min qablinaa.
Rabbanaa walaa tuhammilnaa maalaa thaaqata lanaa bihii wa'fu'annaa waghfir lanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa 'alal qaumil kaafiriin. Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba'da idzhadaitanaa w'ahablanaa min ladunka rahmatan innaka antal wahhaab.
Rabbanaghfir lanaa waliwaalidinaa walijami'il muslimiin walmuslimaati wal mu'miniina walmu'minati. Al ahyaa-i-minhum wal amwaati, innaka alaa kuli syai'n qadiir. Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanatan wafil aakhirati hasanatan waqinaa adzaaban-naar.
Allahummaghfirlanaa dzunuubanaa wakaffir annaa sayyiaatinaa watawaffanaa maalabraari. Subhaana rabbika rabbil i'zzati ammaa yashifuuna wasalaamun 'alal mursalhna wal-hamdu lillaahi rabbil'aalamiina
Artinya, “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Dengan puji yang sebanding dengan nikmat-Nya dan menjamin tambahannya.
Ya Allah Tuhan kami, bagi-Mu segala puji dan segala apa yang patut atas keluhuran DzatMu dan Keagungan kekuasaanMu. Ya Allah! Limpahkanlah rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad dan sanak keluarganya.
Ya Allah terima sholat kami, puasa kami, ruku kami, sujud kami, duduk rebah kami, khusyu' kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama sholat ya Allah. Tuhan seru sekalian alam.
Ya Allah, kami telah aniaya terhadap diri kami sendiri, karena itu ya Allah jika tidak dengan limpahan ampunan-Mu dan rahmat-Mu niscaya kami akan jadi orang yang sesat.
Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan atas diri kami beban yang berat sebagaimana yang pernah Engkau bebankan kepada orang yang terdahulu dari kami.
Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan atas diri kami apa yang di luar kesanggupan kami. Ampunilah dan limpahkanlah rahmat ampunan terhadap diri kami ya Allah. Ya Allah Tuhan kami, berilah kami pertolongan untuk melawan orang yang tidak suka kepada agamaMu.
Ya Allah Tuhan kami, janganlah engkau sesatkan hati kami sesudah mendapat petunjuk, berilah kami karunia. Engkaulah yang maha Pemurah.
Ya Allah Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan dosa dosa orang tua kami, dan bagi semua orang Islam laki-laki dan perempuan, orang orang mukmin laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya Engkau dzat Yang Maha Kuasa atas segala-galanya.
Maha suci Engkau, Tuhan segala kemuliaan. Suci dari segala apa yang dikatakan oleh orang-orang kafir. Semoga kesejahteraan atas para Rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.
Baca Juga: Niat Sholat Qobliyah Dzuhur dan Tata Cara Melaksanakannya
Keutaaman Doa Setelah Sholat Dzuhur
Membaca doa setelah sholat dzuhur memiliki sederet keutamaan bagi umat muslim. Dirangkum dari buku 24 Jam Hidup dengan Doa dan Amal Harian Rasulullah karya Abu Bakar bin As-Sina, berikut beberapa keutamaan membaca doa setelah melakukan ibadah sholat dzuhur:
1. Memperoleh Ketenangan
Allah berjanji akan memberi ketenangan hati pada orang yang selalu mengingat Allah dengan berdoa dan berzikir. Sebagaimana tertuang dalam ayat Al Quran surat Al Ra’du ayat 28 yang artinya:
“Orang-orang yang beriman keadaan hati mereka menjadi tenang karena zikir kepada Allah, ingatkah dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang.”
2. Doa-doa dan Impian Dikabulkan oleh Allah
Umat muslim yang memanjatkan doa dan berzikir pada Allah SWT setelah sholat, maka semua doa-doa dan impiannya akan dikabulkan oleh Allah SWT. Sebagaimana diterangkan dalam hadis berikut yang diriwayatkan dari Ubadah bin Shamit, Rasulullah bersabda:
'Tidak ada seorang muslim di bumi ini yang memanjatkan doa kepada Allah melainkan dia akan memberi apa yang dimintanya atau Allah akan memalingkannya dari keburukan yang senilai dengan isi doanya; sepanjang ia tidak memanjatkan doa yang mengandung dosa atau memutus hubungan kekerabatan.'
Seseorang kemudian berkata, 'Jikalau begitu, kita akan memperbanyak (doa).' Rasulullah menjawab, 'Allah lebih banyak (mengabulkan doa).'" (HR. At-Tirmidzi).
3. Mendekatkan Diri Pada Allah SWT
Berdoa membuat seseorang dapat mengenal Tuhan dan mencitai-Nya dengan sebaik-baiknya. Momen ini menjadi waktu di mana manusia dapat memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Doa setelah sholat menunjukkan ketergantungan dan rasa syukur pada Allah SWT.
4. Meningkatkan Keimanan dan Ketakawaan
Membiasakan diri berdoa setelah sholat dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan seseorang. Hal ini menunjukkan ketaatan dan keyakinan penuh pada kekuasaan Allah.
5. Meraih Kebaikan Dunia dan Akhirat
Bacaan doa setelah sholat fardhu juga menyertakan permohonan kebaikan di dunia dan akhirat. Bacaan doa tersebut membantu seorang muslim untuk hidup dengan penuh berkah dan mendapatkan pahala tertinggi, yakni pahala surga.
6. Mendapat Perlindungan dan Keberkahan
Membaca doa setelah sholat fardhu dapat menjadi sarana untuk memohon keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap doa yang dipanjatkan setelah sholat berisi harapan dan permohonan seorang hamba untuk mendapat perlindungan dari Yang Maha Kuasa atas segala marabahaya serta mendapat rahmat dan kasih sayang-Nya.
(IPT)
